ASAL USUL KETURUNAN DAJJAL

Dajjal g+

Dajjal

Dajjal 1

 

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar….

ASAL-USUL KETURUNANNYA:

Dajjal adalah seorang manusia dari keturunan Yahudi. Dia bukan Jin dan juga bukan makhluk lain selain manusia yang ditangguhkan ajalnya, “MinalMunzhariin” seperti halnya Nabi ‘Isa alaihissalaam yang di angkat oleh Allah Subhaanahu wa ta’ala ke atas langit dan ditangguhkan kematiannya sehingga nantinya turun kembali ke muka bumi ini, kemudian akan mati dan di kuburkan di Madinah AlMunawwarah. Sama juga halnya dengan Iblis yang di tangguhkan kematiannya sehingga kiamat tiba.

Dajjal; ayahnya seorang yang tinggi dan gemuk. Hidungnya seperti Paruh burung. Sedangkan Ibunya seorang perempuan gemuk dan banyak dagingnya. Menurut Imam Al Barzanji ada pendapat mengatakan bahwa asal keturunan bapaknya ialah seorang Dukun Yahudi yang dikenali dengan “syaqq” dan ibunya adalah dari bangsa Jin. Ia hidup di zaman Nabi Sulaiman alaihissalaam dan mempunyai hubungan dengan makhluk halus. Lalu oleh Nabi Sulaiman alaihissalaam ia akhirnya ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Walau bagaimanapun kelahiran dan kehidupan masa kecilnya tidak diketahui dengan jelas.

SIFAT BADAN (TUBUHNYA):

Dari Huzaifah radhiyallaahu ‘anhu; Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam, bersabda: “Dajjal ialah orang yang buta matanyasebelah kiri, lebat (panjang) rambutnya serta dia mempunyai Surga dan Neraka. Nerakanya itu merupakan Surga dan Surganya adalah Nerakaya.” ( #HR-Muslim )

Ada beberapa ciri perawakan Dajjal yang disebutkan dalam sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, diantaranya:

Seorang yang kelihatannya masih muda; Berbadan Besar dan agak kemerah-merahan; Rambutnya kerinting dan tebal. Kelihatan dari belakang seolah-olah dahan kayu yang rimbun.

Dan tandanya yang paling kentara sekali ada dua: ? Buta mata kirinya dan kelihatan seperti buah kismis yang kecut, manakala mata kanannya tertonjol keluar kehijau-hijauan berkelip-kelip laksana bintang. Jadi kedua-dua matanya adalah cacat. Tertulis didahinya tulisan: “Kafir (Kaf-Fa-Ra)”. Tulisan ini dapat dibaca oleh setiap orang Islam, sama saja, apakah ia pandai membaca atau tidak. Menurut hadits riwayat At-Thabrani, kedua-dua tanda ini menjelma dalam diri Dajjal setelah ia mengaku sebagai Tuhan. Adapun sebelum itu, kedua-dua tanda yang terakhir (Kaf-Fa-Ra, atau Kafir) ini belum ada pada dirinya.

TEMPAT TINGGALNYA SEKARANG:

Menurut riwayat yang sahih, yang disebutkan dalam kitab: “Shahih Muslim” bahwa Dajjal itu sudah ada sejak dahulu kala. Ia dirantai di sebuah pulau dan ditunggu oleh seekor binatang yang bernama, “Al-Jassasah”. Terdapat hadits mengenainya.. (di post saya sebelumnya). Dari Hadits ini jelaslah bagi kita bahwa Dajjal itu telah ada dan ia menunggu masa yang diizinkan Allah Subhaanahu wa ta`ala untuk keluar menjelajah permukaan bumi dan tempat “transitnya” itu ialah disebelah Timur bukan di Barat.

BERAPA LAMA IA (DAJJAL) AKAN HIDUP SETELAH KEMUNCULANNYA?

Dajjal akan hidup dan memulai fitnahnya kepada umat ini selama Empat Puluh Hari saja. Namun begitu, hari pertamanya adalah sama dengan setahun dan hari kedua sama dengan sebulan dan ketiga sama dengan satu minggu dan hari-hari sisanya lagi sama seperti hari-hari biasa.

Jadi.., keseluruhan masa Dajjal membuat fitnah dan kerusakan itu ialah 14 bulan dan14 hari. Dalam Hadits riwayat Muslim ada disebutkan:

Kami, bertanya: “Wahai Rasulullah! Berapa lamakah ia akan tinggal di muka bumi ini” Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, menjawab: “Ia akan tinggal selama empat puluh hari. Hari yang pertama seperti setahun dan hari berikutnya seperti sebulan dan hari ketiga seperti seminggu. Kemudian hari yang masih tinggal lagi (yaitu 37hari) adalah sama seperti hari kamu yang biasa.” Lalu, kami bertanya lagi: “Wahai Rasulullah, di hari yang panjang seperti setahun itu, apakah cukup bagi kami hanya shalat sehari saja (5 waktu saja).” Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, menjawab: “Tidak cukup. Kamu mesti menghitung hari itu dengan menentukan kadar yang sesuai bagi setiap shalat.”

Maksud Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, supaya kita menghitung jam yang berlalu pada hari itu. Bukan mengikuti perjalanan matahari seperti biasanya kita lakukan. Misalnya, sudah berlalu tujuh jam selepas shalat Shubuh pada hari itu, maka masuklah waktu sembahyang Dzuhur, maka hendaklah kita shalat Dzuhur, dan apabila telah berlalu selepas shalat Dzuhur itu, 3 ½ (tiga setengah) jam misalnya, maka masuklah waktu Ashar, maka wajib kita shalat Ashar. Begitulah seterusnya waktu shalat Maghrib, Isya` dan Shubuh seterusnya hingga berlalu hari yang panjang itu sama panjangnya dengan masa satu tahun dan bilangan shalat pun pada sehari itu sebanyak bilangan sembahyang setahun yang kita lakukan. Begitu juga pada hari Kedua dan ketiga.

FITNAH DAJJAL:

Dajjal telah diberi peluang oleh Allah Subhaanahu wa ta`ala untuk menguji umat ini. Oleh kerana itu, Allah memberikan kepadanya beberapa kemampuan yang luar biasa?

Di antara kemampuan Dajjal ialah:

Segala kesenangan hidup akan ada bersama dengannya. Benda-benda mati akan mematuhinya. Sebelum kedatangan Dajjal, dunia Islam akan diuji oleh Allah dengan kemarau panjang -selama 3 tahun berturut-turut.

Pada tahun pertama hujan akan kurang sepertiga dari biasa dan pada tahun kedua akan kurang ? (dua per tiga) dari biasa dan tahun ketiga hujan tidak akan turun langsung.

Umat akan dilanda kemarau dan kekeringan. Di saat itu Dajjal akan muncul membawa ujian. Maka daerah mana yang percaya Dajjal itu Tuhan, ia akan berkata pada awan: “Hujanlah kamu di daerah ini!” Lalu, hujan pun turun dan bumi menjadi subur. Begitu juga ekonomi, perdagangan akan menjadi makmur dan stabil pada orang yang bersekutu dengan Dajjal. Manakala penduduk yang tidak mau bersukutu dengan Dajjal, mereka akan tetap berada dalam kemarau dan kesusahan.

Dan ada diriwayatkan, pembantu Dajjal akan memiliki segunung roti (makanan) sedangkan orang yang tidak percaya dengannya berada dalam kelaparan dan kesusahan.

Dalam hal ini, para sahabat Rasullullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, bertanya: ”Jadi, apa yang dimakan oleh orang Islam yang beriman pada hari itu wahai Rasulullah?” Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, menjawab: “MEREKA AKAN MERASA KENYANG DENGAN BERTAHLIL, BERTAKBIR, BERTASBIH DAN BERTAUBAT. Jadi zikir-zikir itu yang akan MENGGANTIKAN MAKANAN.” (?? #HR-Ibnu-Majah )

Ada bersamanya Layaknya Surga dan Neraka:

Di antara ujian Dajjal ialah kelihatan bersama dengannya seumpama Surga dan Neraka dan juga Sungai Air dan Sungai Api. Dajjal akan menggunakan kedua-duanya ini untuk menguji iman orang Islam sebab hakikat yang benar adalah KEBALIKAN DARI APA YANG TERLIHAT. Apa yang dikatakan Surga itu sebenarnya Neraka dan apa yang dikatakannya Neraka itu adalah Surga.

Kepantasan perjalanan dan Negeri-Negeri yang tidak dapat dimasukinya:

“Kepantasan yang dimaksudkan ini tidak ada pada kenderaan orang² terdahulu. Kalau hari ini maka bolehlah kita mengatakan kepantasan itu seperti kepantasan jet-jet tempur yang digunakan oleh militer udara atau lebih pantas lagi daripada kenderaan tersebut sehingga beribu-ribu kilometer dapat ditempuh dalam satu jam.” … Kami, bertanya: “Wahai Rasulullah! Bagaimana kepantasan perjalanannya di atas bumi ini?” Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, menjawab: ”Kepantasan perjalanannya adalah seperti kepantasan ‘Al Ghaist’ (hujan atau awan) yang dipukul oleh angin yang kencang.” ( #HR-Muslim )

Namun demikian, Dajjal tetap tidak dapat memasuki dua tempat suci umat Islam: Makkah Al Mukarramah dan Madinah Al Munawwarah.

Bantuan Syaitan-Syaitan untuk memperkuat kedudukannya:

Syaitan juga akan bergotong royong membantu Dajjal. Bagi syaitan, inilah masa yang terbaik untuk menyesatkan lebih banyak lagi anak cucu Adam alaihissalaam.

Wa Billaahittaufiqi wal hidayah,

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: