“Perkara Termasuk Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Setelah Meninggal”

 

Doa untuk ortu3

Doa untuk ortu 4

 

“Perkara Termasuk Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Setelah Meninggal”

Bismillah. Assalamu’alaikum.

1.Ada gak sih perkara perkara yang termasuk berbakti kepada Orang tua sesudah mereka wafat?

2. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menjelaskan:

3. Berbakti kepada kedua orang tua adalah berbuat baik kepada mereka dengan harta, wibawa (kedudukan) dan bantuan fisik. Ini hukumnya wajib.

4. Sedangkan durhaka kepada kedua orang tua termasuk perbuatan yang berdosa besar, yaitu tidak memenuhi hak-hak mereka.

5. Berbuat baik kepada mereka semasa hidup, sudah maklum, sebagaimana kami sebutkan tadi, yaitu dengan harta, wibawa (kedudukan) dan bantuan fisik.

6. Adapun setelah meninggal, maka cara berbaktinya adalah dengan ….

7. 1. Mendo’akan dan memohonkan ampunan bagi mereka,

8. 2. Melaksanakan wasiat mereka,

9. 3. Menghormati teman-teman mereka

10. 4. Memelihara hubungan kekerabatan yang ada tidak akan punya hubungan kekerabatan dengan mereka tanpa keduanya.

11. Itulah perkara yang merupakan bakti kepada kedua orang tua setelah mereka meninggal dunia.

12. Bersedekah atas nama keduanya hukumnya boleh. Tapi tidak harus, misalnya dengan mengatakan kepada sang anak, “Bersedekahlah”.

13. Namun yang lebih tepat, “Jika engkau bersedekah, maka itu boleh”.

14. Jika tidak bersedekah, maka mendo’akan mereka adalah lebih utama, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

15. “Jika manusia meninggal, terputuslah semua amalnya kecuali tiga, shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak shalih yang mendo’akannya”

16. [Hadits Riwayat Muslim dalam Al-Washiyah (1631)]

17. Yuk teman teman, banyak-banyak mendo’akan mereka. Dari [Kitab Ad-Da’wah (5), Syaikh Ibnu Utsaimin 2/148-149]

18. [Disalin dari kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, Penerbit Darul Haq]

19. Semoga manfa’at. Diambil dari @almanhajindo, Link lengkap: http://t.co/930xebbQV1. Assalamu’alaikum.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: