*** APAKAH DITERIMA IBADAH SEORANG PEREMPUAN YANG TIDAK BERJILBAB ***

Aurat di tutup anggun

Aurat Pantas mengharap surga

Aurat allah yg suruh

Aurat islam

 

*** APAKAH DITERIMA IBADAH SEORANG PEREMPUAN YANG TIDAK BERJILBAB ***

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar.

*Ada Sebuah Kisah Menggetarkan Tentang Seorang Perempuan Yang Menganggap Bahwa Dosa Meninggalkan JILBAB Itu Adalah DOSA KECIL*

Ada Seorang Wanita yang di Kenal Taat Beribadah.

Ia Kadang Menjalankan Ibadah Sunnah.

Hanya Satu Kekurangannya, Ia Tak Mau BERJILBAB Menutup Auratnya.

Setiap Kali di Tanya ia hanya Tersenyum dan Menjawab ” Insya Allah

Yang Penting Hati Dulu yang BERJILBAB,” (Jawaban yang Sering Terdengar dari Kaum Hawa).

Sudah banyak Orang Menanyakan maupun Menasehatinya, Tapi Jawabannya Tetap Sama.

Hingga di suatu Malam, Ia Bermimpi sedang di sebuah Taman yang sangat Indah.

Rumputnya sangat Hijau, berbagai macam Bunga Bermekaran.

Ia bahkan bisa merasakan Segarnya Udara dan Wanginya Bunga.

Sebuah Sungai yang sangat Jernih hingga Dasarnya Kelihatan, Melintas di Pinggir Taman.

Semilir Angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya.

Ia tak sendiri. Ada beberapa Wanita disitu yang terlihat juga Menikmati Keindahan Taman.

Ia pun Menghampiri salah satu Wanita.

Wajahnya sangat Bersih seakan-akan Memancarkan Cahaya yang sangat Lembut.

Assalamu’Alaikum, Saudariku

Wa’alaikum Salam. Selamat Datang Saudariku

“Terima Kasih. Apakah ini SURGA?”

Wanita itu Tersenyum. “Tentu saja bukan, Saudariku.

Ini hanyalah Tempat Menunggu Sebelum ke SURGA.”

“Benarkah? Tak bisa Kubayangkan seperti apa Indahnya SURGA jika tempat Menunggunya saja sudah Seindah ini. ”

Wanita itu Tersenyum Lagi, ”Amalan apa yang bisa Membuatmu Kemari, Saudariku?”

“Aku selalu Nenjaga Waktu SHALAT dan aku Menambahnya dengan Ibadah SUNNAH.”

Alhamdulillah

Tiba-tiba jauh di ujung Taman ia melihat sebuah Pintu yang sangat Indah Pintu itu Terbuka.

Dan ia melihat beberapa Wanita yang berada di Taman mulai Memasukinya Satu-Persatu.

“Ayo Kita Ikuti Mereka,” kata Wanita itu setengah Berlari.

Ada apa di Balik Pintu Itu?” Katanya sambil Mengikuti Wanita itu.

Tentu saja SURGA Saudariku,” Larinya Semakin Cepat. “Tunggu…Tunggu Aku…”

Dia Berlari namun tetap Tertinggal, Wanita itu hanya setengah Berlari sambil Tersenyum Kepadanya.

Ia tetap tak mampu Mengejarnya meski ia sudah Berlari.

Ia lalu Berteriak, “Amalan apa yang telah kau lakukan hingga engkau begitu Ringan..?

Sama dengan Engkau Saudariku,” Jawab Wanita itu sambil Tersenyum

Wanita itu telah mencapai Pintu.

Sebelah Kakinya telah Melewati Pintu.

Sebelum Wanita itu Melewati Pintu Sepenuhnya, Ia Berteriak pada Wanita itu.

Amalan Apa lagi yang kau lakukan yang Tidak Kulakukan..?

Wanita itu Menatapnya dan Tersenyum.

Lalu berkata, “Apakah kau tak Memperhatikan Dirimu, apa yang Membedakan dengan Diriku?”

Ia sudah Kehabisan Napas, tak Mampu lagi Menjawab.

“Apakah Kau Mengira Rabbmu akan Mengijinkanmu Masuk ke SURGA-Nya tanpa JILBAB Menutup AURATMU…?

Tubuh Wanita itu telah Melewati Pintu.

Tapi tiba-tiba Kepalanya Mengintip Keluar.

Memandangnya dan Berkata,Sungguh Sangat di Sayangkan AMALANMU.

Tak Mampu Membuatmu Mengikutiku Memasuki SURGA ini untuk Dirimu.

Cukuplah SURGA hanya sampai HATIMU karena Niatmu Adalah: MENGHIJABI HATI

Ia Tertegun lalu Terbangun, Beristighfar lalu Mengambil Air Wudhu.

Ia Tunaikan SHALAT Malam.

Menangis dan Menyesali Perkataanya Dulu.

Berjanji Pada ALLAH sejak saat itu Ia Akan Menutup AURATNYA.

Saudariku, “Sesungguhnya Seorang Mukmin Dosanya itu Bagaikan Bukit Besar yang Kuatir Jatuh Padanya

Sedang Orang Kafir Memandang Dosanya Bagaikan Lalat yang Hinggap di Atas Hidungnya.”

Sekarang Kaum Wanita yang tak mau Berjilbab…???

Dapat Menanyakannya ke dalam HATI NURANI mereka masing-masing.

Apakah terasa Berdosa Bagaikan Gunung yang Sewaktu-Waktu Jatuh Menghimpitnya.

Atau Bagaikan Lalat yang Hinggap di Hidung Mereka…?

Kalau Kaum Wanita yang Tak Mau Memakai JILBAB.

Menganggap Enteng DOSA mereka Bagaikan Lalat yang Hinggap di Hidungnya.

Maka tak akan Bertobat di Dalam Hidupnya.

Atau dalam Perkataan lain tidak ada Perasaan Takut Kepada ALLAH.

Sebab itu mereka Kekal di Dalam Neraka.

Dan Mereka Tak akan Mendapatkan SYAFAAT atau Pertolongan Nabi Muhammad SAW Nanti di AKHIRAT.

Sesungguhnya Banyak Kaum Wanita yang Hapus Pahala SHALATNYA.

Yang Hidup di Zaman ini dan di Zaman yang akan Datang.

Semata-Mata karena Mereka Tidak Memakai JILBAB didalam Hidup Mereka.

Telah di Isyaratkan Nabi Muhammad SAW di Kala Hidup Beliau Sebagaimana

Bunyi Hadits di Bawah ini yang Artinya sbb:

“Ada Satu Masa yang Paling Aku Takuti.

Dimana Ummatku Banyak yang Mendirikan SHALAT.

Tetapi Sebenarnya Mereka Bukan Mendirikan SHALAT.

Dan NERAKA JAHANAMLAH Bagi Mereka.

Dari Jadits di Atas

Ada Sepenggal Kalimat “Sebenarnya Bukan Mendirikan SHALAT

Maksudnya Ialah Nilai SHALAT Mereka Tidak ada di Sisi Allah.

Karena Telah Hapus PAHALANYA

Di Sebabkan Kaum Wanita Mengingkari Ayat tentang Perintah JILBAB.

Begitulah Nabi Muhammad SAW Memberi Peringatan kepada Kita Semua.

Bahwa Banyak Ummatnya dari Kaum Wanita yang masuk NERAKA.

Biarpun Mereka Mendirikan SHALAT.

Tetapi Tidak Memakai JILBAB Semasa HIDUNYA.

Apakah Kita yang Mengaku Mencintai Sesama Ummat Nabi Muhammad SAW.

Akan Diam Berpangku Tangan Membiarkan Kaum Wanita berada dalam DOSA yang Bergelimpangan…?

Tentu tidak. Mari Saling Mengingatkan nya ?

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*** APAKAH DITERIMA IBADAH SEORANG PEREMPUAN YANG TIDAK BERJILBAB ***

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar.

*Ada Sebuah Kisah Menggetarkan Tentang Seorang Perempuan Yang Menganggap Bahwa Dosa Meninggalkan JILBAB Itu Adalah DOSA KECIL*

Ada Seorang Wanita yang di Kenal Taat Beribadah.

Ia Kadang Menjalankan Ibadah Sunnah.

Hanya Satu Kekurangannya, Ia Tak Mau BERJILBAB Menutup Auratnya.

Setiap Kali di Tanya ia hanya Tersenyum dan Menjawab ” Insya Allah

Yang Penting Hati Dulu yang BERJILBAB,” (Jawaban yang Sering Terdengar dari Kaum Hawa).

Sudah banyak Orang Menanyakan maupun Menasehatinya, Tapi Jawabannya Tetap Sama.

Hingga di suatu Malam, Ia Bermimpi sedang di sebuah Taman yang sangat Indah.

Rumputnya sangat Hijau, berbagai macam Bunga Bermekaran.

Ia bahkan bisa merasakan Segarnya Udara dan Wanginya Bunga.

Sebuah Sungai yang sangat Jernih hingga Dasarnya Kelihatan, Melintas di Pinggir Taman.

Semilir Angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya.

Ia tak sendiri. Ada beberapa Wanita disitu yang terlihat juga Menikmati Keindahan Taman.

Ia pun Menghampiri salah satu Wanita.

Wajahnya sangat Bersih seakan-akan Memancarkan Cahaya yang sangat Lembut.

Assalamu’Alaikum, Saudariku

Wa’alaikum Salam. Selamat Datang Saudariku

“Terima Kasih. Apakah ini SURGA?”

Wanita itu Tersenyum. “Tentu saja bukan, Saudariku.

Ini hanyalah Tempat Menunggu Sebelum ke SURGA.”

“Benarkah? Tak bisa Kubayangkan seperti apa Indahnya SURGA jika tempat Menunggunya saja sudah Seindah ini. ”

Wanita itu Tersenyum Lagi, ”Amalan apa yang bisa Membuatmu Kemari, Saudariku?”

“Aku selalu Nenjaga Waktu SHALAT dan aku Menambahnya dengan Ibadah SUNNAH.”

Alhamdulillah

Tiba-tiba jauh di ujung Taman ia melihat sebuah Pintu yang sangat Indah Pintu itu Terbuka.

Dan ia melihat beberapa Wanita yang berada di Taman mulai Memasukinya Satu-Persatu.

“Ayo Kita Ikuti Mereka,” kata Wanita itu setengah Berlari.

Ada apa di Balik Pintu Itu?” Katanya sambil Mengikuti Wanita itu.

Tentu saja SURGA Saudariku,” Larinya Semakin Cepat. “Tunggu…Tunggu Aku…”

Dia Berlari namun tetap Tertinggal, Wanita itu hanya setengah Berlari sambil Tersenyum Kepadanya.

Ia tetap tak mampu Mengejarnya meski ia sudah Berlari.

Ia lalu Berteriak, “Amalan apa yang telah kau lakukan hingga engkau begitu Ringan..?

Sama dengan Engkau Saudariku,” Jawab Wanita itu sambil Tersenyum

Wanita itu telah mencapai Pintu.

Sebelah Kakinya telah Melewati Pintu.

Sebelum Wanita itu Melewati Pintu Sepenuhnya, Ia Berteriak pada Wanita itu.

Amalan Apa lagi yang kau lakukan yang Tidak Kulakukan..?

Wanita itu Menatapnya dan Tersenyum.

Lalu berkata, “Apakah kau tak Memperhatikan Dirimu, apa yang Membedakan dengan Diriku?”

Ia sudah Kehabisan Napas, tak Mampu lagi Menjawab.

“Apakah Kau Mengira Rabbmu akan Mengijinkanmu Masuk ke SURGA-Nya tanpa JILBAB Menutup AURATMU…?

Tubuh Wanita itu telah Melewati Pintu.

Tapi tiba-tiba Kepalanya Mengintip Keluar.

Memandangnya dan Berkata,Sungguh Sangat di Sayangkan AMALANMU.

Tak Mampu Membuatmu Mengikutiku Memasuki SURGA ini untuk Dirimu.

Cukuplah SURGA hanya sampai HATIMU karena Niatmu Adalah: MENGHIJABI HATI

Ia Tertegun lalu Terbangun, Beristighfar lalu Mengambil Air Wudhu.

Ia Tunaikan SHALAT Malam.

Menangis dan Menyesali Perkataanya Dulu.

Berjanji Pada ALLAH sejak saat itu Ia Akan Menutup AURATNYA.

Saudariku, “Sesungguhnya Seorang Mukmin Dosanya itu Bagaikan Bukit Besar yang Kuatir Jatuh Padanya

Sedang Orang Kafir Memandang Dosanya Bagaikan Lalat yang Hinggap di Atas Hidungnya.”

Sekarang Kaum Wanita yang tak mau Berjilbab…???

Dapat Menanyakannya ke dalam HATI NURANI mereka masing-masing.

Apakah terasa Berdosa Bagaikan Gunung yang Sewaktu-Waktu Jatuh Menghimpitnya.

Atau Bagaikan Lalat yang Hinggap di Hidung Mereka…?

Kalau Kaum Wanita yang Tak Mau Memakai JILBAB.

Menganggap Enteng DOSA mereka Bagaikan Lalat yang Hinggap di Hidungnya.

Maka tak akan Bertobat di Dalam Hidupnya.

Atau dalam Perkataan lain tidak ada Perasaan Takut Kepada ALLAH.

Sebab itu mereka Kekal di Dalam Neraka.

Dan Mereka Tak akan Mendapatkan SYAFAAT atau Pertolongan Nabi Muhammad SAW Nanti di AKHIRAT.

Sesungguhnya Banyak Kaum Wanita yang Hapus Pahala SHALATNYA.

Yang Hidup di Zaman ini dan di Zaman yang akan Datang.

Semata-Mata karena Mereka Tidak Memakai JILBAB didalam Hidup Mereka.

Telah di Isyaratkan Nabi Muhammad SAW di Kala Hidup Beliau Sebagaimana

Bunyi Hadits di Bawah ini yang Artinya sbb:

“Ada Satu Masa yang Paling Aku Takuti.

Dimana Ummatku Banyak yang Mendirikan SHALAT.

Tetapi Sebenarnya Mereka Bukan Mendirikan SHALAT.

Dan NERAKA JAHANAMLAH Bagi Mereka.

Dari Jadits di Atas

Ada Sepenggal Kalimat “Sebenarnya Bukan Mendirikan SHALAT

Maksudnya Ialah Nilai SHALAT Mereka Tidak ada di Sisi Allah.

Karena Telah Hapus PAHALANYA

Di Sebabkan Kaum Wanita Mengingkari Ayat tentang Perintah JILBAB.

Begitulah Nabi Muhammad SAW Memberi Peringatan kepada Kita Semua.

Bahwa Banyak Ummatnya dari Kaum Wanita yang masuk NERAKA.

Biarpun Mereka Mendirikan SHALAT.

Tetapi Tidak Memakai JILBAB Semasa HIDUNYA.

Apakah Kita yang Mengaku Mencintai Sesama Ummat Nabi Muhammad SAW.

Akan Diam Berpangku Tangan Membiarkan Kaum Wanita berada dalam DOSA yang Bergelimpangan…?

Tentu tidak. Mari Saling Mengingatkan nya ?

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: