#YaumulHisab Hari Perhitungan Itu Nyata! by @CintaQuranID

Hari perhitungan

 

#YaumulHisab Hari Perhitungan Itu Nyata! #

Yakinlah wahai umat Islam, hari perhitungan itu ada dan bukan isapan jempol belaka.

1.Setiap umat Islam wajib meyakini adanya #YaumulHisab (Hari Penghisaban) Keyakinan utuh yang dibangun dari keimanan.

2.Keyakinan akan adanya kehidupan kedua setelah kehidupan dunia Semua manusia dibangkitkan di padang mahsyar bersama-sama.

3.Allâh akan mengingatkan & memberitahukan kepada manusia tentang amalan kebaikan & keburukan yang telah mereka lakukan di dunia.

4.Pahala dan dosa akan ditimbang, mana yang lebih berat. Hasilnya, akan menentukan tempat kembali surga atau neraka di akhirat.

5.Adanya yaumul hisab bukan isapan jempol belaka, karena Allah SWT telah menegaskan dalam firman-Nya.

6.Pada hari ini, tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini.

7.Sesungguhnya Allâh amat cepat hisabnya. (QS al Mu’min / 40 : 17)

8.Sudah sepatutnya hari penghisaban menjadi rem yang menjaga diri kita dari perbuatan maksiat Agar selamat dunia akhirat.

9.Jika kita anggap enteng hari penghisaban, hati kita akan mati rasa Bisa2 menghalalkan segala cara selama hidup di dunia.

10.Padahal hari penghisaban pasti adanya Saat dimana kita tak lagi bisa menghindar dari sidang Allah yang Maha Kuasa.

11.Saat hari penghisaban, Allah akan tanyakan semua yang ada pada diri kita Dari anggota tubuh hingga jabatan & harta.

12.Akan ditanya tangan kita, untuk apa digunakan? Apakah untuk berbuat kebaikan atau melakukan kemaksiatan?

13.Allah tahu saat tangan kita terayun menampar atau menjewer anak tercinta hanya karena tak bisa diajak bekerjasama.

14.Akan ditanya kaki kita, dibawa kemana ayunan langkahnya? Akan ke tempat ibadah atau tempat maksiat penuh masalah?

15.Allah tahu saat kaki kita melangkah ringan ke diskotik tapi begitu berat saat dibawa ke tempat ibadah dan pengajian.

16.Akan ditanya mulut kita, lisan apa yang keluar? Apakah lantunan ayat suci quran ataukah gunjingan / cacian pada teman?

17.Allah tahu saat mulut kita asyik berghibah bersama teman | Membicarakan kejelekan orang lain yang berkekurangan.

18.Allah tahu saat mulut kita tak bisa baca quran tapi begitu fasih menyanyikan lirik lagu yang memuja cinta & kemaksiatan.

19.Akan ditanya mata kita, apa ndilihatnya selama di dunia? Selalu menjaga pandangan / jelalatan menikmati yang diharamkan.

20.Allah tahu saat mata kita tak berkedip ‘menelanjangi’ busana lawan jenis yang mengumbar aurat & memanjakan syahwat.

21.Masihkah kita merasa bahwa urusan pahala dan dosa hanya untuk orang mati saja Padahal setiap hari ada catatannya.

22.Sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah)

23.dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu). Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al-Infithar [82]: 10 – 12)

24.Tak hanya dicatat, setiap perbuatan kita di dunia akan diputar rekamannya di hari penghisaban. Seluruh manusia menyaksikan.

25.Bayangkan ketika perbuatan maksiat kita disaksikan oleh orang2 yang kita cintai, teman, rekan kerja. bagaimana perasaan kita?

26.Bayangkan ketika kemaksiatan yang kita kerjakan sembunyi2, diperlihatkan pada semua orang. Termasuk ibu tersayang.

27.”Tidak ada seorang pun di antara kalian kecuali akan diajak bicara oleh Allah tanpa penerjemah.

28.Kemudian ia menengok ke kanan, maka ia tidak melihat kecuali apa yang pernah dilakukannya (di dunia).

29.Ia pun menengok ke kiri, maka ia tidak melihat kecuali apa yang pernah dilakukannya (di dunia). Lalu ia melihat ke depan,

30.maka ia tidak melihat kecuali neraka ada di depan wajahnya. Karena itu jagalah diri kalian dari neraka meski dengan sebutir kurma. (Mutafaq ‘alaih)

31.Masihkah kita cuek bebek dengan kepastian akan adanya hari penghisaban? Tak ada yang bisa kita lakukan, kecuali menunggu keputusan?

32.Apakah pahala kita lebih banyak sehingga layak menjadi penghuni surga dengan segala kenikmatannya?

33.Ataukah dosa kita berkelimpahan sehingga harus menemani orang2 kafir di neraka sambil menerima azab pedih yang terus menyiksa?

34.Jika kita meyakini sepenuh hati akan adanya hari penghisaban, saatnya bertobat dan menjauhi kemaksiatan.

35.Pertebal keimanan dengan konsisten rutin ikut pengajian Perkokoh akidah dengan terjun aktif dalam dakwah.

36.Panen pahala kebaikan dimana saja, kapan saja, pada siapa saja | Tiada hari tanpa menebar manfaat & menabung pahala.

37.Kuatkan hati kita dengan menggetolkan ibadahsunah Paksakan diri shalat tahajud demi meraih berkah.

38.Jaga diri dari godaan setan dengan membiasakan berpuasa Bentengi iman dari godaan setan yang slalu menggoda.

39.Basahi lisan kita dengan bacaan quran Muliakan mata kita dengan selalu tundukkan pandangan dari yang diharamkan.

40.Jika pertobatan kita diterima-Nya, insya Allah tempat kita adalah surga yang penuh bahagia.

41.”Dan bersegeralah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi

42.yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa…” (QS Ali Imran: 133). #YaumulHisab

43.Sekian. Semoga status #YaumulHisab menguatkan keimanan kita untuk menjadi pribadi yang mulia, Salam.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: