JELANG UAN/UNAS By :Aan Chandra Thalib

 

Jujur santri

Jangan nyontek

Jangan nyontek 2

jangan nyontek 1

JELANG UAN/UNAS

Besok adalah hari yang paling dinantikan sekaligus mendebarkan bagi adik-adik kelas 3 SMA. Hari yang akan menjadi penentu setelah 3 tiga tahun lamanya menempuh pendidikan di bangku SMA. Iya, hari itu adalah hari UAN/UNAS.

Berbagai persiapan pun dilakukan. Mulai dari cara-cara sportif seperti mengulang-ngulang pelajaran, ikut bimbingan belajar, belajar kelompok dan lain-lain. Sampai cara-cara curang seperti mencari bocoran soal, membeli kunci jawaban, atau membuat contekan. Padahal nabi kita -shallallahu alaihi wa sallam- pernah bersabda:

من غَشَّنا فَلَيْسَ مِنَّا

“Siapa yang curang, maka dia bukan golongan kami ” (HR. Muslim)

Tak hanya itu, ada juga yang menggadaikan agamanya dengan mendatangi dukun atau paranormal. Dia lupa bahwa nabi pernah bersabda : "Barangsiapa yang mendatangi peramal, menanyakan kepadanya sesuatu, lalu mempercayainya, shalatnya tidak akan diterima empat puluh hari lamanya." (HR. Muslim)

Begitulah.. Beragam cara dilakukan untuk meraih IJAZAH KELULUSAN yang katanya sebagai syarat KESUKSESAN.
Namun apa artinya sebuah kelulusan tanpa keberkahan.?
Apa artinya kelulusan dunia bila harus menggadaikan kelulusan akhirat.?
Apa artinya kesuksesan bila dibangun diatas pondasi kecurangan.?

Adik-adikku fillah. .
Di saat-saat seperti ini yang kalian butuhkan adalah belajar yang tekun dan mendekat kepada Allah..
Mohonlah taufiq pada-Nya agar Dia memberi kemudahan padamu saat mengisi lembaran jawaban nanti.
Jangan bertumpu pada kemampuan diri, sebab sekuat dan secerdas apapun kita, kita tetap lemah tanpa bantuan dan taufiq dari Allah.
Bila nanti engkau dihadapkan pada suatu kesulitan, maka ucapkanlah doa ini:

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah"

Selamat belajar dan yakinilah pertolongan Allah.
Semoga adik-adik lulus dengan prestasi yang memuaskan.

Amiin..

Catatan:

Sebelum esok menjelang, mari kita renungkan satu ujian yang maha dahsyat.
Ujian yang akan dilewati seluruh manusia.
Ini bukan sembarang ujian, karena taruhannya adalah kebahagiaan yang kekal di surga atau nestapa di dalam neraka.
Kelulusannya tak dapat direkayasa, berbeda dengan kelulusan dunia yang mudah direkayasa.
Ujian kali ini juga unik, karena pertanyaan dan jawabannya sudah kita ketahui.
Semuanya adalah rangkuman perjalanan hidup kita.

Ada dua tahapan yang harus kita lewati. Yaitu tahapan barzakh, dan tahapan akhirat. Masing memiliki pertanyaan khusus.

Pada tahapan barzakh ada tiga pertanyaan yang harus kita jawab:

1. Siapa Tuhanmu?
2. Apa agamamu?
3. Dan siapa dia laki-laki yang diutus kepadamu?

Bila kita lulus pada tahapan ini maka kita pasti lulus pada tahapan selanjutnya, yang memiliki empat butir soal

1. tentang umur, untuk apa dihabiskan,
2. tentang ilmu, sejauh mana diamalkan,
3. tentang harta, dari mana harta tersebut didapatkan dan untuk apa dibelanjakan, dan
4. tentang raga, untuk apa digunakan.” (HR. At-Tirmidzi)

Pertanyaan yang mudah bukan…?
Meskipun begitu, tak semua mampu menjawabnya. Masih saja ada yang gugur. Karena jawaban kali ini bukan dengan melingkar.
Tapi…..

يَوْمَ تَشْهَدُ عَلَيْهِمْ أَلْسِنَتُهُمْ وَأَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas dirinya terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. QS An-Nur : 24 Dan…… الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَى

أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan tangan-tangan mereka berkata kepada Kami dan kaki-kaki mereka memberi kesaksian terhadap apa yang telah mereka usahakan. QS Yasin :65

Saat itu mulut kita terkunci dan seluruh organ tubuh mempersaksikan setiap amal yang pernah kita lakukan. Bila kita gugur, maka jangan pernah berharap untuk mendapatkan ujian pengulangan.

Selagi masih disini.. dikehidupan dunia ini, marilah kita mempersiapkan jawaban untuk Ujian yang maha dahsyat itu.

Bila persiapan untuk menghadapi UAN/UNAS saja membuat kita sampai menguras tenaga, pikiran dan waktu, maka sudah seharusnya kita berbuat lebih sebagai persiapan menghadapi ujian akhirat yang maha dahsyat.

Semoga kita meraih kesuksesan di dunia dan akhirat

________________
Madinah 23-06-1436 H
ACT El Gharantaly

Comments are closed.

Facebook

%d blogger menyukai ini: