[ Surat Yusuf dan Kesedihan ]

 

Surat-Yusuf

Surat yusuf ayat 4

Surat yusuf-25

Allah pemilik cahaya langit dan bumi

 

[ Surat Yusuf dan Kesedihan ]
Apakah anda pernah bertanya kepada diri sendiri kenapa surat Yusuf mengikis gundah dan memekarkan kegembiraan di hati? Banyak yang membaca surat ini dan menikmati bacaannya.
Dr Jasim al-Muthawwi’ mengisahkan:
“Setiap kali aku melihat seseorang yang berada di puncak kesedihan karena masalah dan musibah apapun atau sakit hati yang mendalam maka aku menasehatinya untuk membaca surat Yusuf .
Aku telah meminta seseorang membaca surat ini. Setelah berlalu dua hari, dia mendatangiku sambil berkata;
“Saat aku begitu sedih, aku membaca surat Yusuf . Lantas hilanglah kesedihanku.”
Aku (Dr. Jasim -ed) katakan kepadanya:
“Ketika kunasehati engkau untuk membacanya, aku begitu yakin bahwa surat ini begitu ampuh. Apa engkau tahu kenapa?”
Orang itu balik bertanya sambil keheranan:
“Kenapa?”
Aku menjawab:
“Karena Allah menurunkan surat ini kepada nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam di tahun kesedihan saat beliau ditinggal oleh istri dan pamannya yang merupakan dua sosok penopang dakwah beliau.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membaca surat ini dan merasakan ketenangan dari masalah dan kesedihan yang beliau alami.”
Orang tersebut mengungkapkan:
“Subhaanallah. Aku baru tahu tentang ini.”
Aku katakan:
“Ketahuilah bahwa di dalam surat Yusuf mengandung banyak permasalahan yang dihadapi nabi Yusuf, terdapat pula solusi kesuksesan ketika surat tersebut direnungi.”
Dia bertanya:
“Apa saja problematika yang ada dalam surat tersebut?”
Aku menjawab:
“Ada problema politik, ekonomi, pendidikan, wanita, perasaan, tentang kezhaliman, penghianatan, kesedihan, keluarga, buah kesabaran dan iman, dll.
Apapun musibah, apapun yang engkau rasakan maka semua permasalahan tersebut telah termaktub dan terangkum dalam surat Yusuf..”
_____
Diterjemahkan secara bebas dari salah satu page berbahasa arab.
Mercure Hotel Ancol, Jakarta Utara. 24 Syawal 1434 H/31 Agustus 2013 M
via Fachriy Aboe Syazwiena

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: