“Satu Celupan Di Surga Menghapus Ribuan Kesulitan Di Dunia” Ditulis oleh Ustadz Ferry Nasution

Sunnah Bara api

Maaf

Kesabaran dan ujian

 

“Satu Celupan Di Surga Menghapus Ribuan Kesulitan Di Dunia”

1. Bismillah. Asalamu’alaikum. Sungguh satu kenikmatan akherat menggantikan ribuan kesulitan dan kesusahan yang pernah dirasakan di dunia

2. Terkadang ketika kita menghambakan diri kepada ALLAH dalam ketaatan akan ditemui banyak sekali kesukaran, kesulitan serta kegetiran hidup

3. Karena proses mengamalkan kebenaran senantiasa meminta pengorbanan yang besar.

4. Tapi tahukah kita, bahwa celupan satu kenikmatan akherat akan menghapuskan ribuan kesulitan di dunia ketika beramal.

5. Sebagaimana satu celupan neraka menghapus ribuan kenikmatan dosa ketika hidup…

6. “Pada hari kiamat akan didatangkan penduduk dunia yang paling nikmat kedudukannya diantara semua penghuni neraka,

7. … lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam neraka.

8. Kemudian ditanyakan kepadanya, “Wahai anak Adam, apakah kamu pernah melihat kebaikan satupun?

9. Apakah kamu pernah sekalipun merasakan kebaikan?” Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb.”

10. Dan didatangkan juga manusia yang paling sengsara hidupnya di dunia diantara semua penghuni surga,

11. … lalu dia dicelupkan sekali celupan ke dalam surga. Lalu dia ditanya, “Wahai anak Adam, apa kamu pernah melihat kesengsaraan satupun?

12. Apakah kamu pernah merasakan kesusahan sekecil apapun?”

13. Dia menjawab, “Tidak pernah -demi Allah- wahai Rabb, tidak sekalipun saya pernah merasakan penderitaan

14. … dan tidak sekalipun saya pernah melihat kesusahan.” (HR. Muslim no. 2807)

15. So… Tetaplah tersenyum wahai teman teman ku dan sabar, walaupun kesulitan dan cobaan datang menimpa kita.

16. Tetaplah tegar diatas Kitabullah dan Sunnah… Walau kita dihina atau dicaci maki…

17. Maafkan lah mereka yang mengejek dan mencaci maki kita. Doakan agar mereka mendapatkan hidayah dari Allah Ta’ala…

18. Ingat… Tetap.. Tegarlah diatas kitabullah dan sunnah…

19. Semoga manfa’at.

Ditulis oleh Ustadz Ferry Nasution. Assalamu’alaikum.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: