TENTANG SHALAT, RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM BERSABDA By :Fakhrizal Zalukhu

Sholat di pertanggung jawabkan

Sholat itu tiang agama

Sholat awal waktu adzan

sholat awal waktu pardu

 

TENTANG SHALAT, RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM BERSABDA

1. Perintah pertama yang diwajibkan Allah terhadap umatku ialah shalat. Dan yang pertama kali akan dihisab pada hari Kiamat ialah shalat.

2. Takutlah kepada Allah dalam masalah shalat. Takutlah kepada Allah dalam masalah shalat. Takutlah kepada Allah dalam masalah shalat.

3. Pemisah antara seseorang dengan syirik adalah shalat.

4. Shalat adalah tanda Islam. Barangsiapa shalat dengan khusyu’, tepat pada waktunya, dan memperhatikan rukun serta sunah-sunahnya, pastilah ia seorang mukmin.

5. Di antara seluruh perintah Allah, iman dan shalat adalah kewajiban yang paling utama. Jika ada sesuatu yang lebih baik daripada itu, Allah akan memerintahkan para malaikat-Nya, yang sebagian di antara mereka pada siang dan pada malam hari ada yang senantiasa ruku’ dan sebagian yang lain ada yang terus bersujud.

6. Shalat adalah tiang agama.

7. Shalat menghitamkan wajah syaitan.

8. Shalat adalah nur bagi orang-orang yang beriman.

9. Shalat adalah jihad yang paling utama.

10. Selama seseorang memperhatikan shalatnya, Allah tidak akan mengabaikannya. Dan jika ia berpaling dari shalatnya, maka Allah akan mengalihkan perhatian-Nya.

11. Jika suatu musibah turun dari langit, maka orang yang memakmurkan masjid pasti selamat.

12. Jika seorang muslim dimasukkan ke dalam neraka karena dosa-dosanya yang besar, maka api neraka tidak dapat membakar anggota tubuhnya yang telah bersujud ketika shalat.

13. Allah mengharamkan api neraka ke atas anggota-anggota sujud.

14. Amalan yang paling disukai oleh Allah adalah shalat pada waktunya.

15. Orang yang paling disukai Allah adalah orang-orang yang bersujud kepada-Nya dengan penuh perasaan hina.

16. Allah paling dekat dengan hamba-Nya ketika ia bersujud kepada-Nya.

17. Shalat adalah kunci surga.

18. Jika seseorang berdiri untuk shalat, pintu-pintu surga akan terbuka, dan Allah akan menyingkapkan hijab antara ia dengan Allah, selama ia tidak melakukan hal-hal yang dibenci dalam shalat.

19. Orang yang sedang shalat ibarat sedang mengetuk pintu rumah Allah. Dan sebagaimana umumnya, pintu yang diketuk akan dibuka.

20. Kedudukan shalat dalam agama seperti kedudukan kepala pada badan.

21. Shalat adalah nur hati. Barangsiapa ingin hatinya senantiasa bersinar, maka sinarilah dengan shalat.

22. Barangsiapa berwudhu dengan sempurna, lalu shalat dua atau empat rakaat dengan khusyu’ dan khudhu’, baik fardhu atau sunah, dan ia ingin dosanya diampuni Allah, maka Allah akan mengampuninya.

23. Setiap bumi yang di atasnya didirikan shalat untuk mengingat Allah, maka tanah itu akan merasa bangga di antara tanah-tanah lainnya.

24. Barangsiapa shalat dua rakaat lalu berdoa kepada Allah, Allah pasti akan mengabulkan doanya. Adakalanya dipercepat atau diperlambat, sesuai dengan kepentingannya. Yang jelas, doanya akan dikabulkan.

25. Barangsiapa shalat dua rakaat (sunah) sendirian, tanpa seorang pun yang melihatnya kecuali Allah dan para malaikat-Nya, maka api neraka tidak akan menyentuhnya.

26. Jika seorang muslim mendirikan shalat fardhu, maka Allah akan mengabulkan salah satu doanya.

27. Barangsiapa shalat lima waktu dengan khusyu’; ruku, sujud, wudhu, dan sebagainya dengan sempurna, maka wajib baginya surga dan haram baginya neraka.

28. Seorang muslim yang benar-benar menjaga shalat lima waktunya dengan istiqamah, maka syaitan akan takut kepadanya. Tetapi jika ia tidak mempedulikan shalat lima waktunya, maka syaitan akan berani kepadanya dan akan menyesatkannya.

29. Amal yang paling utama adalah shalat pada awal waktu.

30. Shalat adalah pengurbanan para muttaqin.

31. Amal yang paling disenangi oleh Allah ialah shalat pada awal waktu.

32. Barangsiapa pergi pada pagi hari untuk shalat, berarti ia sedang membawa bendera iman di tangannya. Dan barangsiapa pergi ke pasar pada pagi hari, berarti ia membawa bendera syaitan di tangannya.

33. Empat rakaat qabla Zhuhur menyamai pahala empat rakaat Tahajud.

34. Empat rakaat qabla Zhuhur sama dengan empat rakaat shalat Tahajud.

35. Rahmat Allah swt. bercucuran ke atas orang yang berdiri dalam shalat.

36. Sebaik-baik shalat (setelah shalat fardhu) adalah shalat malam, tetapi sangat sedikit orang yang mengerjakannya.

37. Jibril a.s. datang kepadaku dan berkata, “Ya Muhammad, berapa lama pun engkau hidup, engkau akan mati juga. Dan siapa saja yang engkau cintai, pada suatu hari engkau akan berpisah dengannya. Dan apa pun yang engkau kerjakan, sesungguhnya engkau akan menerima balasan atas perbuatanmu (baik atau jahat).” Tidak diragukan lagi bahwa kehormatan seorang mukmin ada pada Tahajudnya, dan kemuliaan orang mukmin ada pada istighna (tidak meminta-minta kepada orang lain).

38. Dua rakaat shalat malam lebih berharga daripada kekayaan di dunia ini. Jika tidak memberatkan umatku, akan kuwajibkan shalat Tahajud.

39. Jagalah shalat Tahajud, karena Tahajud adalah amalan para shalihin, dan penyebab untuk mendekati Allah, menghentikan perbuatan dosa, penyebab diampuninya kesalahan, dan menyehatkan badan.

40. Allah berfirman, “Hai anak Adam, janganlah kalian malas mengerjakan empat rakaat pada permulaan pagi, karena Aku akan mencukupimu pada hari itu.”

Banyak sekali hadits tentang keutamaan shalat yang telah disebutkan dalam kitab-kitab hadits. Empat puluh hadits di atas kiranya sudah mencukupi. Jika ada yang menghafal keempat puluh hadits ini, maka ia akan mendapat keutamaan menghafal empat puluh hadits Nabi shallallahu alaihi wassalam.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: