HANYA ISLAM YANG MEMULIAKAN PEREMPUAN

Islam meluliakan perempuan

 

HANYA ISLAM YANG MEMULIAKAN PEREMPUAN

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar….

Bukan kapitalisme namanya jika tidak pintar membuat segala sesuatunya bernilai uang. Termasuk #perempuan.

Diciptakanlah propaganda kecantikan yang selalu diteriakkan oleh Barat, bahwa perempuan yang cantik itu akan mudah mendapatkan apa saja yang ia mau.

Dan kita bisa lihat di akhir pergantian tahun. Muncullah prediksi-prediksi fashion, kosmetik, rambut, dll yang akan menjadi trend di tahun 2015 mendatang.

Bukan apa-apa, kapitalisme ‘sangat peduli’ dengan tubuh perempuan. Dengannya mereka -para pemilik modal- akan ketiban untung trilyunan dolar dari anggaran belanja perempuan.

Tak puas hanya itu, kapitalisme juga melalap tubuh perempuan untuk dijadikan barang mainan dan hiburan.

Kecantikan dan kemolekan tubuh perempuan dijadikan aset iklan, model, hingga pekerja seks.

Dalih kebebasan, ekspresi seni, gender equality telah berhasil menyeret perempuan menjadi tumbal bagi kokohnya sistem bobrok kapitalisme sekuler.

Sungguh, kondisi perempuan yang tiada terlindungi dan terhina hari ini tidak pernah terjadi sepanjang sejarah peradaban Islam.

Karena Islam telah mendudukkan perempuan pada ruang istimewa dan mulia.

“Al-mar’atu ‘arodlun, wa hiya yajibu an yushoona”

…Wanita adalah perhiasan dan dia sesuatu yang wajib dipelihara…

Hanya Islam yang ditegakkan dalam institusi #Khilafah, kehormatan dan kemuliaan perempuan sebenar terjaga. (Novita M Noer)

***
Jangan biarkan tulisan ini dibaca sendiri. Tag dan berbagilah kepada sahabat fb yang lain. Semoga tercatat sebagai amal baik untuk kita semua. Aamiin.

Komunitas Muslimah Rindu Syariah & Khilafah —

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: