# Tidak ada yang tidak mungkin. #kisah nabi Musa dan Nenek # by gemababussalam

Ya Robb Rahmati kami

 

# Tidak ada yang tidak mungkin. #kisah nabi Musa dan Nenek #

Mari pagi ini kita belajar mengambil hikmah dari sebuah #kisah,tentang tawakkal.semoga mengundang hidayah,dan hidup menjadi berkah,Aamiin

Kali ini kita belajar dari kisah siapa? kisah dari seorang nenek di zaman nabi Musa. Ada yang sudah tau? Hayu,berburu hikmah

Ada yang tau apa julukan nabi Musa? Julukannya “kalimullah”. Kalau “kalamullah” itu Al-qur’an. Kalau “kalimullah” itu nabi Musa

Apa maksud “kalimullah”? yang berbicara kepada Allah langsung dibalik hijab. Kayak orang nelpon.Ngobrol langsung sama Allah,

Ada masalah? Nabi Musa langsung curhat,Ya Rabbi…. Allah langsung menjawab,masyaAllah betapa nikmatnya..

Jadi,pada zaman nabi Musa ada seorang nenek yang beriman,datang kepada nabi Musa. Yuk simak

Nenek :”wahai nabi,engkau kan ‘kalimullah’?tolong minta kepada Allah agar saya punya bayi,saya sudah menikah sekian puluh tahun,tapi tidak punya anak..

Saya sudah monopause,gak mungkin punya anak.saya khawatir,nanti meninggal tidak punya keturunan,saya merasa sedih..

mohon mintalah kepada Allah agar saya diberi bayi,satuuu saja”.
Nabi Musa langsung mengadukannya kepada Allah.

Nabi: “ya Rabbi,nenek ini minta bayi” Allah : “wahai Musa,sampaikan kepada dia,bahwa Aku telah menulis takdir,dia tidak akan pernah punya anak”

Nabi : “nek,Allah sudah menulis takdir kalau nenek tidak punya anak” Nenek: “oh begitu” dia pulang sembari berkata “Ya Rahiim..”

Kemudian nenek itu datang lagi “wahai nabiyallah,mohon mintakkan anak untukku pada Allah,satu saja,barangkali Allah mau”

Nabi “ya Rabbi.. Nenek ini minta anak lagi” Allah:”sampaikan padanya,bahwa Aku sudah menulis takdir dia tidak akan punya anak”

Nabi : “nenek,,sesungguhnya Allah sudah menulis takdir,engkau tidak akan punya anak. Terimalah,nek.” nenek pulang dan berkata “ya Rahiim”

Kemudian nenek itu datang lagi,tapi jawaban Allah begitu lagi,kalau nenek tidak akan punya anak.Ketika pulang,nenek selalu berkata “ya Rahiim”

Sekian lama nenek tidak datang,entah berapa lama sebab dalam hadist tidak disebutkan.Hingga nabi Musa berpikir bahwa nenek ini ridho menerima.

Tiba-tiba nenek itu datang kepada nabi Musa,membawa bayi. Nabi Musa heran lalu bertanya “wahai nenek,ini anak siapa?”

Nenek:”anak saya ya nabiyallah”. Nabi semakin heran,karena memang asbab nenek hamil itu tidak ada,dia sudah monopause,dan takdirnya pun begitu.

Nabi : “yang benar?”

Nenek:”benar ya kalimullah,justru karena ini anak saya,saya datang.” *nenek menjawab sembari tersenyum*

Nabi Musa heran,lalu beliau bertanya langsung pada Allah. “ya Rabb,bagaimana bisa?sedang Engkau katakan dia tidak akan punya anak,,

Mohon tunjukkan hikmah-Mu padaku,ya Rabb..

Allah menjawab:”ya Musa,setiap kali dia datang meminta anak,Aku katakan takdirnya tidak akan punya anak,dia pulang sembari berkata “ya Rahiim”

dia datang lagi meminta anak kepadaKu,Aku katakan tidak!karena takdirnya tidak akan punya anak,dia pulang dan berkata “ya Rahiim,ya Rahiim”

Allah berfirman : “ketahuilah,bahwa RahmatKu mendahului takdir”

Sungguh,tidak ada yang sulit bagi Allah,ketika Allah berkata ‘jadilah’ maka ‘jadilah’ apa yang Allah ciptakan itu.

“Allah bisa menghapus apa yang Dia takdirkan,dan bisa pula menetapkan. Dan disisiNya lah catatan semua takdir” tidak ada yang tidak mungkin

“Jaga Allah,Allah jaga kamu. Jaga Allah,kamu dapati Allah selalu menolong kamu”.

“Kalau kamu meminta,mintalah kepada Allah. Kalau kamu berlindung,berlindunglah kepada Allah”

“ketahuilah,jika manusia berkumpul untuk memberi kamu pertolongan,mereka tidak bisa menolongmu kecuali seizin Allah”

“jika manusia berkumpul untuk mencelakakanmu,mereka tidak bisa melakukannya kecuali seizin Allah”

“Apa yang menimpamu,tidak mungkin meleset darimu. Apa yang meleset darimu,tidak mungkin menimpamu”.

“seseungguhnya pena telah diangkat,kertas telah mengering”

Apa yang kita anggap buruk,seringkali adalah kebaikan berlimpah yang keterangannya tertunda. Ada masa , belajar husnudzon.

by gemababussalam

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: