BANJIR By : Darwis Tere Liye

Banjir

 

*Sajak Tuan & Nyonya

Bagi kami,
Banjir adalah banjir
Bukan soal politik dan politik

Sudah terlalu lama karut-marut kota ini
Sudah terlalu berkarat korupsinya
Peruntukkan lahan entah apa kabarnya
Pembangunan infrastruktur terlupakan
Di hulu sana, hutan habis
Di hilir sini, sungai menyempit, waduk hilang

Bagi kami,
Banjir adalah banjir
Kami tidak peduli siapapun yang berkuasa
Sepanjang banjir ini bisa teratasi
Bukan tambah direcoki dengan hingar-bingar
Sekadar mencari simpati politik

Maka,
Sudilah Tuan, Nyonya, berhenti membawa2 soal politik
Bisakah dicopot sebentar poster partai, baliho, spanduk, foto2 caleg di posko bantuan.
Kami tahu, Tuan, Nyonya ihklas sekali, tapi bisakah dicopot sebentar?
Agar sebentar saja kami bisa menyaksikan betapa indahnya semua kepedulian ini, tanpa harus penuh simbol dan foto2.
Dan kita juga bisa berhenti sejenak berpesta-pora
Menjadikan banjir ini sebagai amunisi menyerang lawan politik.

Bagi kami,
Banjir adalah banjir.

*Tere Liye

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: