LEPAS DARI KETEK BULE MALAH MASUK KE PANTAT CUKONG.. MUAK MELIHAT SANG KACUNG TEBAR PESONA..

COPAS

LEPAS DARI KETEK BULE MALAH MASUK KE PANTAT CUKONG..

MUAK MELIHAT SANG KACUNG TEBAR PESONA..
Beberapa hari terakhir pencitraan masif di blow up oleh media KACUNG mslah freeport. Seakan pemerintah memenangi pertarungan dengan akusisi 51%shm..

INI YG TERJADI SEBENARNYA..

Freeport telah menjadi ladang pertarungan (batleground) antara kekuatan global yang tengah berebut sumber daya alam yang sangat penting bagi perdangan global. Pertarungan yang menghadapkan Amerika Serikat dan China secara berhadap hadapan di Indonesia.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut lebih dari 4 bank asing siap bergotong-royong bersama bank nasional untuk menyalurkan kredit sindikasi untuk akuisisi PT Freeport Indonesia.


Desain kini dari Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) kontrak diputus dengan Freeport untuk diserahkan kepada perusahaan grup China Resources Limited.
Kehebatan Archandra Tahar mana? Katanya pelobi Barat yang hebat. Lebih cocok jadi hansip. Men ESDM Ignatius Jonan yang direkom Vatikan, mana pula lobi Baratnya? Sri Mulyani yang orangnya globalis Freemason Barat, mana pula?

Muncul pertanyaan di tengah tengah publik apakah Freeport akan berpindah tangan dari USA ke tangan China? Sebagaimana nasib saudara terdekatmya perusahaan PT NEWMONT Nusa Tenggara yang telah lebih dulu jatuh ke tangan China melalui pinjaman china kepada taipan Indonesia. Hal ini tampaknya sangat mungkin untuk terjadi melihat china dalam posisi siap menguasai Freeport melalui tangan taipan taipan Indonesia.

Tersebar kabar bahwa lingkaran penguasa Esdm, Kementrian maritim, Kementrian BUMN, telah mengatur skenario untuk menyerahkan freeport kepada China.
Belakangan ini China memang memperlihatkan kecenderungan yang besar untuk masuk sebagai penguasa ekonomi Indonesia menggantikan supremasi Amerika Serikat. Ini telah ditunjukkan oleh penguasaan mereka atas investasi tambang, perkebunan, property dan infrastruktur. Sementara AS melepaskan satu persatu Bandul Bandul ekonomi utama yang selama berpuluh puluh tahun mereka kuasai.

Kasus Freeport akan menjadi penentu arah kebijakan investasi pemerintahan Jokowi sekaligus penentu siapa sekutu pemerintahan ini. Apakah China atau Amerika Serikat? Mengapa penentu…? Freeport dan juga seluruh kekayaan Papua merupakan faktor utama yang mewarnai geopolitik global sejak perang dunia II berakhir. Freeport dan Papua menentukan Indonesia berteman dengan siapa? China atau Amerika Serikat.

Kalau mau dijual jangan ke Cina, lebih berbahaya. Sudah pasti manajemen dan buruh Freeport yang 132.000 manusia/babi akan di impor dari Cina Daratan dan menjadi kaukus politik proxy war Hoaqiau dan OBOR Cina. 


Jual ke Al Abradj saja lebih aman sekaligus untuk melebarkan sayap Freemason Asia itu di Indonesia. Mumpung Raja Salman, pentolan Al Abradj,. Saya dengar cuma Rp 500 triliun. Pasti punyalah Al Abradj kalau cuma Rp 1 biliun. (1000 ) triliun..

Walaupun sudah habis kontrak Tambang Freeport Ternyata Tidak Gratis
Terdapat ketentuan dalam KK Freeport yang menegaskan bahwa Indonesia tidak mendapat tambang bekas Freeport secara gratis saat kontrak habis.

Pasal 22 ayat 1 KK mengatur setelah jangka waktu berakhir, semua kekayaan milik Freeport yang bergerak atau tidak di wilayah proyek harus ditawarkan ke pemerintah dengan nilai pasar yang tidak lebih rendah dari nilai buku.


Menurut laporan keuangan PTFI yang diterima CNBC Indonesia, nilai buku perusahaan saat ini minimal US$6 miliar. 

“Ditambah, pemerintah juga masih harus membeli infrastruktur jaringan listrik di area penambangan yang nilainya diestimasi lebih dari Rp 2 triliun,” tutur Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegero. Jadi, opsi RI saat ini adalah bayar US$3 miliar sekarang atau US$6 miliar (berpotensi naik) pada 2021 nanti.

Jika sudah begitu lalu bangsa dan rakyat indonesia dapat apa dari hasil perut bumi pertiwi.. ?!!!

Salam cerdas
#2019GantiPresiden
#BarisanPribumiNusantara

 — bersama Rocky Gerung.

freeport-jebakan.jpg

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: