“Waktu Seperti Pedang’

 

Waktu-adalah-pedang

waktu adalah pedang dibagi dua

 

“Waktu Seperti Pedang’

Bismillah. Assalamu’alaikum.

1. Banyak yang sering berkata, “Aku nggak ada waktu !!!”,

2. Yang bilang gitu seakan-akan mereka di dalam sebuah kesibukan yang sangat bermanfaat…tetapi ternyata masih banyak waktu kosong mereka…

3. Di lain pihak…banyak yang ingin “Membunuh waktu…” karena waktu yang sangat terbuang-buang.., mereka bingung mau diapain waktu tersebut..??!!

4. Waktu itu ibarat pedang bermata ganda, bisa mendatangkan kebahagiaanmu dan bisa pula menjadi bumerang yang mendatangkan kesengsaraanmu.

5. Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah menyebutkan sebuah perkataan :

6. “Waktu ibarat pedang, jika engkau tidak menebasnya maka ialah yang akan menebasmu.

7. Dan jiwamu jika tidak kau sibukkan di dalam kebenaran maka ia akan menyibukkanmu dalam kebatilan”

8. (Dinukil oleh Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah dalam kitabnya Al-Jawaab Al-Kaafi hal 109 dan Madaarijus Saalikiin 3/129).

9. Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:

10. “Waktu seseorang itulah hakekat umurnya, dialah penentu kehidupan abadinya (di kemudian hari),

11. … apakah dalam kenikmatan abadi ataukah dalam kehidupan sengsara dalam adzab abadi yang pedih…

12. Waktu berlalu lebih cepat dari aliran awan.

13. Maka siapa saja yang waktunya dihabiskan untuk dan karena Allah maka waktu itulah hakekat umur dan kehidupannya.

14. Adapun selain itu (jika waktunya tidak dihabiskan untuk dan karena Allah)

15. … maka waktu tersebut pada hakekatnya bukanlah termasuk kehidupannya, akan tetapi kehidupannya laksana ibarat kehidupan hewan.

16. Jika ia menghabiskan waktunya dalam kelalaian dan syahwat, serta angan-angan yang batil,

17. … dan waktu yang terbaiknya adalah yang ia gunakan untuk tidur dan nganggur maka matinya orang yang seperti ini lebih baik dari pada hidupnya”

18. (Al-Jawaab Al-Kaafi hal 109)

19. Jika umur seseorang 60 thn, & setiap hari tidur 8 jam (1/3 waktunya), serta dikurangi masa kecil hingga baligh/dewasa (sekitar 15 thn)

20. … maka hakekat umurnya yang bisa ia gunakan untuk beraktifitas hanyal tinggal 60-20-15 = 25 tahun.

21. Lantas dari 25 tahun tersebut yang digunakan untuk bermain, bersenda gurau, bermaksiat??

22. Jika dibandingkan dengan waktu yang digunakan untuk beribadah??

23. Sungguh aneh jika seseorang merasa “Nggak ada waktu…terlalu sibuk” untuk bisa membaca al-Qur’an setiap hari seperempat jam,

24. Atau tidak ada waktu untuk sholat dhuha yang hanya beberapa menit.

25. Akan tetapi…. ternyata waktunya sangat luang bahkan bisa berjam-jam untuk main game

26. Atau yang katanya gak ada waktu, tapi bisa facebookan…atau ketawa-ketiwi untuk ber BBM, WhatsApp-an, dengan para sahabat…di group??!!

27. Sekarang, coba pahami hadits berikut. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

28. “Tidak akan bergeser tapak kaki seorang hamba pada hari Kiamat, sampai ia ditanya tentang empat perkara. (Yaitu):

29. … tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang jasadnya untuk apa ia gunakan,

30. … tentang hartanya darimana ia mendapatkannya dan kemanakah ia meletakkannya, dan tentang ilmunya, apakah yang telah ia amalkan”.

31. [HR At Tirmidzi dan Ad Darimi].

32. Jadi… malas malasan kita, akan ditanya….

Siap ngejawab kenapa kita malas?

33. Semoga manfa’at. Diambil dari FB Ustadz @Firanda_Andirja dari artikel ‘WAKTU SEPERTI PEDANG…’. Assalamu’alaikum.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: