AWAS..!! MURKA ALLAH TURUN BAGI YANG MERAYAKAN TAHUN BARU

Terompet kata nabi G+

Tahun baru tdk merayakan G+

 

AWAS..!! MURKA ALLAH TURUN BAGI YANG MERAYAKAN TAHUN BARU

(edisi revisi)

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar

Umar radhiallahu anhu mengatakan:

“Jauhilah musuh-musuh Allah pada momentum hari raya mereka” (HR. Baihaqi))

Beliau juga mengatakan, “Janganlah kalian mengunjungi kaum musyrikin di gereja-gereja (rumah-rumah ibadah) mereka pada momentum hari besar mereka, karena sesungguhnya kemurkaan Allah akan turun atas mereka”

Sementara Abdullah bin Amr –radhiallahu anhuma- mengatakan: “Barangsiapa yang tinggal dinegeri orang ajam (non muslim) lalu turut merayakan hari raya Nairuz dan Mahrajan bersama mereka dan ikut serta turut menyerupai mereka, kemudian dia mati dalam keadaan demikian, maka pada hari kiamat kelak dia akan dibangkitakan bersama mereka” (Sunan Al Kubro jilid: 9/243)

Hari raya Nairuz merupakan perayaan tahun baru Majusi, sama seperti perayaan Tahun baru Masehi. Dan atsar-atsar diatas sangat jelas menunjukkan haramnya merayakan pesta tahun baru bagi seorang muslim.

Sahabat fillah….
Mari merenung sejenak…

Sungguh Allah telah memuliakan kita dengan Islam.
Kitapun memiliki momentum perayaan sendiri yang lebih baik dari hari raya mereka. Tidak pantas bagi umat pilihan turut serta dalam perayaan hari besar non muslim. Karena hal tersebut merupakan bentuk tasyabbuh (penyerupaan) yang dilarang. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang meniru-niru suatu kaum, maka dia adalah bagian dari kaum itu”.

Maukah anda menjadi bagian orang-orang yang di murkai Allah.?

Padahal Allah azza wa jallah berfirman:

“Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (Ali ‘Imran : 85)

Sahabat… Tahun baru bukan soal tiupan terompet semata, tapi soal aqidah yang tergadaikan
__________
Madinah 07/03/1436 H
ACT El Gharantaly
Ustadz Aan Candra Thalib

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

2 Komentar (+add yours?)

  1. HendriHadi Putra
    Des 31, 2014 @ 01:49:41

    Kalau anda kurang bisa memahami maksud hadist dan sunah jangan bikin artikel menurut OTAK dan pemikiranmu saja, bertanyalah pada orang yang paham, nanti akan menjerumuskan orang2 dalam kesesatan sama seperti dirimu. Terkutuklah Anda dan orang2 yang menyesatkan agama Allah.

    Suka

  2. HendriHadi Putra
    Des 31, 2014 @ 01:37:03

    Isi Artikel anda menyesatkan gila.. Tersesatlah orang2 yang awal yang kurang pemahamannya. Terkutuklah anda, parah penghasut/pen fitnah

    Suka

%d blogger menyukai ini: