*** SIAP MENIKAH DENGAN SETIA ***

Akad nikah terucap

Akad

Aku terima cinta mu

Nikah sempurnakan separuh agama

 

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar……….

*** SIAP MENIKAH DENGAN SETIA ***

(Spiritual, Emosional, True Finansial, Intelektual, Action)

1. Kesiapan Spiritual
Untuk lelaki minimal bisa mengimami, tahu dasar-dasar fiqh dan fasih membaca quran. Perbanyak kedekatan sama Allah, luruskan niat, dan kuatkan tauhid.

2. Kesiapan Emosional
Menikah itu menyatukan dua insan yang berbeda watak, keinginan dan harapan. belum lagi psikologi pria wanita yang berbeda. Butuh kesabaran yang meninggi, kedewasaan dalam bersikap. Kebanyakan keretakan rumah tangga karena keduanya tinggi ego.

3. Kesiapan True Finansial
Bukan masalah kemapanan atau kekayaan, tapi kemampuan untuk menafkahi dan bertanggung jawab. Karena banyak juga yang kaya tapi menyakiti, mapan tapi tak memuliakan. Untuk yang masih kuliah, sebaiknya mandiri sedini mungkin, biar di usia subur dan semangat untuk menikah begitu besar, Anda sudah mampu menginmbanginya dengan memberikan mahar dan menafkahi calon istri.

4. Kesiapan Intelektual/ilmu
Perbanyak wawasan dan pemahaman tentang manajemen, komunikasi suami istri, parenting, dll. Intinya karena tak ada sekolah jadi suami atau istri, apalagi tak ada sekolah jadi ayah dan ibu, tugas kita mencari semua ilmu dan bertanya pada yang berilmu.

5. Kesiapan untuk Action
Kalau menikah hanya angan-angan semu, atau ditulis di hati tanpa aksi. Jangan harap jodoh kan menghampiri. Lelaki yang sudah menyiapkan 4 kesiapan sebelumnya namun tak punya nyali melamar sang pujaan hati maka sampai kapanpun ia tak kan punya istri.

Justeru itu…,
Jemput ia dengan ketakwaan.
Datangi keluarganya dengan senyum keoptimisan.
Lamar ia dengan kesiapan.
Bimbing ia menuju pelaminan.

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: