Kematian itu Pasti Datang

Kematian tanah

Mati tdk kenal usiaDoa masuk syurga

Mati itu benar

 

Kematian itu Pasti Datang

Mungkin kita sudah melangkahkan kaki kita di bumi ini sudah cukup lama, dari kita lahir, masuk sekolah sampai kita kuliah saat ini. begitu indah karunia yang sudah kita rasakan selama ini ditambah gemerlapnya keangkuhan dunia serta kesibukannya yang tak kunjung berhenti menjadikan kita lupa akan sesuai hal yang pasti dan tidak mungkin tidak terjadi pada kita, yaitu kematian.

“Tiap-tiap (tubuh) yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” – (QS.29:57)

Tidak seorang pun manusia yang tidak bertemu sang malaikat pencabut nyawa, yang menjadi masalah adalah waktu nya yang masih dirahasiakan sehingga kita tidak tau kapan waktu itu mucul menjadikan kita lupa akan mengingat hari tersebut dan terus saja memikirkan dunia yang sementara ini.

Padahal dahulu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak membicarakan tentang kematian kepada para sahabat, sementara kondisi hati mereka hidup. mungin hari ini sudah berbalik, hati yang selalu mengurusi dunia ini menjadi mati dan melupa untuk ingat kematian.

Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allâh. [Al-Qashshash/28:88]

Kita mungkin menghadiri pemakaman keluarga kita atau sahabat kita. sadarkah suatu saat nanti akan tiba masanya orang-orang yang datang pada pemakaman kita. mari kita bersama sering mengingat kematian untuk menambah iman dan mendekatkan diri pada SANG MAHA HIDUP yang terus KEKAL hanya pada-Nya lah kita meminta pertolongan dan ampunan, karena yang paling penting dari kematian adalah hal setelah kematian itu apakah kita menjadi ahli surga atau ahli nerka. tak ada satu pun orang yang meninggal lalu masuk neraka tapi kita sering enggan hidup dengan cara islam, cara ahli surga.

jadi sahabat, sering-sering lah mengingat kematian dan jangan hanya mengingat tapi kita harus terus berjuang dijalan Islam, di jalan yang benar untuk terus berubah menjadi lebih baik dan terus bertaubat kara kapanpun, dimanapun kita bisa di jemput oleh malaikat pencabut nyawa.

Lalu Bagaimana hujjah kita di hadapan Allah nanti? sementara selama hidup di dunia ini kita terus membiarkan Aturan-Aturan Allah dicampakkan?? terbengkelai dan bahkan di anggap aturan yang tidak relevan lagi untuk diterapkan??

SAHABAT MUSLIMKU .
KITA ADALAH BAKAL JADI JENAZAH APA YANG BERLAKU DI KEHIDUPAN KITA SEMUA AKAN DI PERTANGGUNG JAWABKAN.
MARI PERBAIKI HIDUP KITA DARI SEKARANG.KARENA MATI TIDAK MENGENAL KATA TUA ATAU MUDA.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: