# Kriteria Pemimpin. #

 

Kekuasaan pemimpin

kursi-presiden

Jabatan-itu-bukan-hanya-soal-kekuasaan-atau-pendapatan-saja

 

# Kriteria Pemimpin. #

Karena begitu besar tanggungjawab seorang pemimpin dalam Islam, maka manakala kita harus memilih seorang pemimpin, harus dengan kriteria yang seideal mungkin.

Adapun diantara kriteria seorang pemimpin di dalam Islam antara lain;

(1), memiliki aqidah yang kokoh dan pemahaman terhadap ajaran Islam yang memadai sehingga dengan modal ini seorang pemimpin akan selalu terikat kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam segala aspek kehidupannya.

Karenanya bila ada pemimpin yang muslim dan telah menunjukkan ketaatannya, tidak dibenarkan bagi kita memilih yang bukan muslim sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).” (QS Ali Imran [3]:28).

(2), memiliki daya ingat yang kuat, cerdas, berwawasan yang luas, berpandangan ke masa depan yang baik, memiliki ketajaman berpikir dan mampu menganalisa dengan baik berbagai persoalan yang dihadapi.

(3), sabar, penyantun, ramah dan lemah lembut sehingga segala persoalan tidak dihadapai secara emosional.

(4), benar dan dapat dipercaya, baik ucapan maupun perbuatannya, sebab manakala seorang pemimpin sudah tidak bisa dipercaya oleh orang yang dipimpinnya, akan sangat sulit baginya mencapai tujuan.

(5), tawadhu atau rendah hati, sehingga dengan sifat ini seorang pemimpin tidak akan berlaku sombong kepada orang yang dibawahinya dan tidak akan minder kepada orang yang lebih tinggi darinya dalam hal yang sifatnya duniawi.

(6), memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan berbagai lapisan masyarakat, baik komunikasi lisan maupun tulisan.

(7), memiliki pendirian yang teguh dalam arti bila kebenaran sudah dipegang dan hendak dilaksanakan, maka dia akan terus berpendirian terhadap kebenaran itu.

(8), bersikap dan bertindak adil sehingga yang salah akan disalahkan dan yang benar dibenarkan.

(9), selalu optimis akan keberhasilan usahanya.

(10), memiliki kondisi fisik yang sehat atau memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga tugas-tugas seorang pemimpin bisa dilaksanakan dengan baik karena salah satunya ditunjang dengan fisik yang sehat.

Copas : Dudi Badil.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: