100 KIAT BAGI ORANGTUA

100 KIAT BAGI ORANGTUA

100 kiat buat ortu

Putra-putri anda adalah buah hati anda. Putra-putri anda adalah penerus cita-cita anda. Wajar bila pengorbanan anda untuk mereka tiada berbatas. Tiada bosan anda berjuang demi mengantarkan mereka kepada masa depan yang cerah nan bahagia. Air mata anda pastilah bercucuran setiap kali tangan anda menengadah ke langit memanjatkan doa untuk mereka . Batin andapun pastilah tersentuh setiap anda menyebut nama mereka dalam do’a anda. Itu semua bukti nyata dari kasih sayang anda yang tiada tara kepada mereka.

Qs,Al Baqarah:233 Janganlah seorang ibu menderita karena anak nya dan janganlah seorang ayah menderita karena anak nya…”

Semoga Alloh memberikan karunia berupa anak yang shalih dan shalihah kepada kita semua. Anak yang selalu membantu dalam ketaatan, menjadi pengingat dari kelalaian, memberi nasehat ketika kita lupa terhadap nilai-nilai ajaran agama islam serta memberikan manfaat dengan doa dan istighfar mereka kepada keduaorangtuanya ketika sudah berada dialam kubur dan juga di akherat kelak, Allahumma amin.

“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman”. QS. Adz-Dzaariyaat ayat 55
Biasakanlah mereka dengan kebaikan, karna sesungguhnya kebaikan itu merupakan suatu kebiasaan.
Anak merupakan tanggungjawab orangtua, mereka tidak hanya berkewajiban memenuhi kebutuhan pokok saja, tetapi ada hal lain yang jauh lebih penting dari hanya sekedar sandang, pangan, dan papan.
Mendidik anak adalah proses yang berkesinambungan meliputi akal, hati, perbuatan, dan ucapan. Semua itu tanggung jawab utama bagi orangtua, demi mewujudkan anak-anak yang shalih dan shalihah.

Ini poin singkat 100 tips untuk orang tua:

1. Kiat sebelum pernikahan , Hendaklah calon suami dan istri mempersiapkan ilmu dan amal sebelum mereka menikah.
2. Hendaklah calon suami berusaha untuk memilih pasangan nya dari wanita yang shalihah dan juga calon istri berusaha memilih pasangannya dari pria yang shalih sebagai pasangan hidupnya.
Surat An Nur 24:26 : ….perempuan-perempuan baik untuk laki-laki yang baik….
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ” Nikahilah wanita yang shalihah karena unsur keturunan itu berpengaruh”. (HR.Muslim hal.77 oleh Syaikh Abu Bakar al-Jazaa-iry)
3. Bagi yang belum memiliki anak atau ingin memiliki anak kembali hendaklah banyak berdoa kepada Alloh agar diberikan anak yang shalih atau shalihah.
Surat ash Shaafaat37 ayat 100: Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang termasuk orang yang shalih.
Surat al-anbiyaa21 ayat 89: Ya Tuhanku, janganlah engkau biarkan aku hidup seorang diri tanpa keturunan dan engkaulah ahli waris yang terbaik.
4. Hendaklah berdoa sebelum senggama agar anak yang ditakdirkan Alloh untuk lahir terhindar dari gangguan syaithan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Seandainya salah seorang diantara kalian sebelum menggauli istrinya berdoa,’Dengan menyebut nama Alloh. Ya Alloh jauhkanlah kami dari syaitan dan jauhkanlah syaitan dari anak yang engkau anugerahkan kepada kami, lalu dari keduanya lahir anak, syaithan tidak akan dapat membahayakannya. ” (HR. Bukhari no.141 hadist dari ibnu Abbas.)
5. Hendaklah orangtua berdoa dan membentengi anak saat ia lahir dari gangguan syaitan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Bacalah surat al Baqarah di rumah-rumah kalian, karena sesungguhnya syaitan tidak akan masuk rumah yang di dalamnya dibacakan surat al-Baqarah.(HR. Al Hakim dan ibnu habban hadist dari ibnu mas’ud)
6.Berikanlah nama yang baik kepada anak yang baru dilahirkan.
7. Lakukanlah tahknik yaitu mengunyah sesuatu seperti kurma kemudian memasukkan kemulut bayi dan menggosok-gosokkannya ke langit-langit mulut bayi agar ia terlatih terhadap makanan dan menguatkannya.
8. Hendaklah seorang ibu menyusui anaknya
9. Jika orangtua memiliki kemampuan maka laksanakanlah Aqiqah untuk anaknya
10. Hendaklah orangtua mengkhitan anaknya sebagai salah satu syiar Islam dan pembeda antara muslim dan kafir.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam Fithrah itu ada lima yaitu khitan, mencukur bulu kemaluan, memotongkumis, menggunting kuku dan mencabut/ mencukur bulu ketiak. (HR. Bukhari no. 5889, Muslim, at-Tirmidzi , Ibnu Majah, dan Ahmad.
11. Ajarkan kepada anak-anak Aqidah yang benar
12. Ajarkanlah anak-anak sunnah Nabi dan hindarkan dari perkara bid’ah
13. Tumbuhkan pada diri mereka kecintaan kepada Alloh
14. Mengajarkan kepada anak untuk mengenal dan mencintai Rasulullah
15. Ajarkan anak-anak Al Quran dan as Sunnah
16. Biasakan kepada anak-anak untuk memakai pakaian syari’i menutup aurat sejak dini
17. Perintahkan kepada anak-anak untuk shalat di awal waktu dan ajaklah anak laki-laki untuk solat berjamaah di masjid
18. Buatlah suasana agar anak-anak cinta dan senang dengan Al Quran
19. Ajarkan anak-anak bagaimana cara beribadah dengan benar
20. Hendaklah orangtua mendidik, melatih, mengarahkan dan membiasakan anaknya untuk senantiasa berdzikir dan merasa takut kepada Alloh
21. Ajarkanlah anak-anak tentang kewajiban untuk menuntu ilmu
22. Biasakanlah anak-anak membaca doa sehari-hari dan berakhlaq mulia sejak dini
23. Ajarkan pada anak untuk mengetuk pintu kamar orangtua dengan adab sopan santun
24. Ajarkan anak untuk masuk kerumah orang lain harus izin terlebih dahulu dan jangan masuk sebelum ada sambutan dari si pemiliknya.
25. Carikanlah untuk anak sekolah atau lembaga pendidikan Islam yang sesuai dengan Sunnah
26. Berkomunikasi dengan pihak sekolah dan bekerjasamalah dengan para guru tentang amalan pelajaran
27. Usahakanlah pembantu dirumah adalah wanita yang shalihah atau supir pun yang baik akhlaknya
28. Jangan menyerahkan tanggungjawab dan pendidikan anak kepada pengasuhan orang lain yang tidak islami.
29. Banyaklah menangis berdoa untuk anak-anak agar dijadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
30. Undanglah orang-orang shalih kerumah atau berkunjung kerumahnya agar mendekatkan anggota keluarganya
31. Nasihatilah anak dengan kelembutan
32. Berbicaralah dengan anak dengan bahasa perasaan yang menyentuh
33. Biarkan anak melihat airmata orangtua tentang pedihnya api neraka dan indahnya Surga dari Alloh
34. Ketika anak melakukan kesalahan nasihatilah anak dengan rahasia berdua jangan didepan orang ramai
35. Jika anak itu kafir tidak boleh memintakan ampunan untuknya tapi mintakanlah kepada Alloh agar anak itu diberikan hidayah.
36.Ajaklah mereka untuk hadir dimajilis-majilis taklim yang sesuai sunnah
37. Seringlah berkomunikasi dan berdiskusi tentang permasalahan mereka
38. Hendaklah orangtua terus memantau perkembangan anaknya dalam segi apapun
39. Contohkanlah amal yang shalih dan shalihah dihadapan anak-anak agar bisa menjadi contoh untuk mereka
40. Carikanlah untuk anak-anak teman yang shahlih atau shahlihah agar bisa mewarnai mereka untuk selalu mengajak perbuatan keshahlihan, jauhkan dari pergaulan yang buruk dan sibukkanlah mereka dengan hal-hal yang bermanfaat.
41. Nasehati anak tentang akan Surga dan berbagai kenikmatannya
42. Ingatkan anak tentang dahsyatnya kematian serta tanamkan sikap keyakinan akan adanya kehidupan setelah mati
43. Biasakanlah anak-anak untuk berziarah kubur
44. Biasakan mereka berkunjung ketempat-tempat yang bikin tersentuh hatinya seperti tempat korban musibah, rumah sakit, dan lain-lain
45. Berusaha meningkatkan keilmuan semua anggota keluarga , biasakaan ke toko buku islam yang sesuai syariat atau menghadiri pameran buku-buku islam
46. Biasakan mengajak anak-anak berkreasi ketempat yang dapat menambah iman, ilmu, melatih keterampilam , keberanian, dan kecerdasan anak.
47. Biasakanlah anak untuk bersilaturahim ke tempat rumah sanak famili
48. Ingatkan anak tentang hakikat dunia yang fana serta kekal dan abadinya akherat
49.Tidak langsung memberi hukuman terhadap kesalahan anak ditanyakan dulu penyebabnya dan berikan solusinya
50. Berikan hukuman yang mendidik jika anak melakukan pelanggaran
51. Jangan mengancam anak dengan hukuman yang sifatnya hanya menakuti-nakuti saja tanpa dilaksanakan
52. Jangan jatuhkan hukuman secara kolektif kepada seluruh anak
53. Jangan beri hukuman pada anak jika terjadi pertengkaran diantara kedua orangtua
54. Ajarkan anak untuk meminta maaf jika ada perkataan dan perbuatan yang salah
55. Berikan tugas untuk anak agar dia bisa belajar bertanggungjawab
56. Jangan menuruti semua kemauan anak secara berlebihan
57. Sesekali berikanlah hadiah untuk anak
58. Hendaklah orangtua meraih cinta dari anak
59. Hendaklah dirumah memiliki perpustakaan yang bermanfaat untuk anak
60. Jangan orangtua membedakan antara satu anak dengan anak yang lain
61. Ajarkan anak untuk saling tolong menolong dalam kebaikan
62. Hendaklah orangtua memberikan contoh keteladanan dalam berkata dan beramal sebagai potret nyata melaksanakan kebaikan
63. Hendaklah orangtua memberikan nafkah untuk anak dari yang halal dan baik
64. Hendaklah orangtua tidak membicarakan kesalah orang lain pada anak
65. Hendaklah orangtua tidak menyepelekan kesalahan anak tanpa memberikan nasihat dan pengarahan
66. Hendaklah orangtua banyak membaca buku tentang bagaimana prose pendidikan anak yang sesuai sunnah
67. Jangan membebani anak dengan target yang tidak mampu mereka lakukan
68. Hendaklah orangtua mengetahui karakter dan sifat anaknya masing-masing
69. Hijrah atau pindah jika disana banyak terdapat pergaulan yang buruk
70. Tidak menyediakan sarana atau fasilitas yang menyebabkan anak melakukan kesalahan
71. Jika mampu ajaklah anak untuk berangkat haji atau umrah agar mempertebal wawasan ilmu dan rasa iman
72. Seringlah orang tua mengingatkan kepada anak tentang pahala jika mengerjakan taat terhadap Alloh dan Rasul nya
73. Seringlah orangtua mengingatkan tentang dosa jika tidak taat terhadap Alloh dan Rasul nya
74. Motivasi dan ajarkan anak cara berbakti dengan orang tua
75. Ajarkan anak apa yang harus mereka jauhi agar tidak tercatat menjadi anak durhaka
76. Ajarkan pada anak apa yang harus mereka lakukan jikanorangtuanya meninggal dunia
77. Ajarkan tentang pahala yang diterima jika mereka berbakti pada orangtua
78. Ajarkan tentang dosa dan akibat yang diterima jika mereka durhaka terhadap orangtua
79. Sesekali berikanlah mereka pujian jika mereka memiliki kemampuan yang baik
80. Bermusyawarahlah terhadp orang shalih, ulama, atau dai jika anak mempunyai permasalahan dan seputar solusinya
81. Hendaklah melarang anak wanita mereka menyerupai anak laki-laki
82. Hendaklah melarang anak laki mereka menyerupai anak perempuan
83. Usahakan pada anak laki untuk tidak bercampur baur terhadap komunitas perempuan
84. Hendaklah orangtua searah dan sejalan dalam membimbing anak mereka
85. Hendaklah orangtua tidak memperlihatkan pertemgkaran di hadapan anak
86. Hendaklah orangtua tidaknbersumpah dan mendoakan keburukan kepada anak
87. Ajarkan anak berbahasa arab agar bisa memudahkan memahami ilmu dalam islam
88. Ajarkan anak belajar tentang mengenai mana yang halal, haram, dan syubhat
89. Ajarkan anak bagaimana bersikap tegar dan benar terhadap musibah
90. Jelaskan pada anak tentang nikmat-nikmat Alloh agar menjadi hamba yang bersyukur
91. Mintalah anak yang tertua atau pertama berusaha memberi contoh baik terhadap adik-adik nya
92. Menasehati dan mengajari anak saat jalan bersama
93. Hidupkanlah majelis ilmu dalam keluarga
94. Hendaklah orangtua memberikan informasi dan pemahaman tentang perubahan fisik saat mereka dewasa
95. Jika sudah dewasa dan mampu, nikahkan anak agar terpelihara kesuciannya
96. Sesekali orangtua mengunjungi rumah anaknya ketika telah menikah untuk melihat kualitas keimanan dan kemampuan ibadah anaknya
97. Jadilah orangtua yang shalih dan shalihah terhadap Alloh dan Rasulnya insyaalloh anak pun begitu
98. Hendaklah suami istri berbakti terhadap orangtuanya insyaalloh anak pun begitu
99. Hendaklah orangtua mempunyai perencanaan dan evaluasi terhadap anak-anak nya
100. Hendaklah orangtua selalu ikhlas dalam mendidik, selalu istiqomah menerapkan peraturan-peraturan kepada anak-anak nya dan terus menerus mengamalkan dan berharap mendapat keberkahan dari Alloh.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: