Taubat Nasuha Itu Wajib! by: @CintaQuranID

Taubat Nasuha

Taubat nasuha 1

Taubat sebelum terlambat

Taubat selagi muda

Taubat telur

 

# Taubat Nasuha Itu Wajib! #

Taubat ada persyaratannya & harus kita penuhi bila kita serius benar2 ingin bertobat. Karena hamba yang bertobat itu dicintai Allah & membuat Allah begitu gembiranya.

Tetep semangat, karena Allah selalu sisipkan ampunan buat kita dibalik setetes keringat kita mencari nafkah.

Teringat perkataan para alim-ulama yang berkata: “Mengerjakan taubat itu hukumnya wajib dari segala macam dosa.

Jikalau kemaksiatan itu terjadi antara seorang hamba & antara Allah Ta’ala saja, maka untuk bertaubat itu harus menetapi 3 macam syarat, yaitu:

Pertama hendaklah menghentikan sama sekali -seketika itu juga- dari kemaksiatan yang dilakukan,

kedua ialah supaya merasa menyesal karena telah melakukan kemaksiatan tadi dan

ketiga supaya berniat tidak akan kembali mengulangi perbuatan maksiat itu untuk selama-lamanya

Jikalau salah satu dari tiga syarat tersebut di atas itu ada yang ketinggalan maka tidak sah-lah taubatnya.

Apabila kemaksiatan itu ada hubungannya dengan sesama manusia, maka syarat-syaratnya itu ada empat macam, yaitu

tiga syarat sebelumnya yang tersebut di atas dan keempatnya ialah supaya melepaskan tanggungan itu dari hak kawannya.

Seseorang itu wajiblah bertaubat dari segala macam dosa, tetapi jikalau seseorang itu bertaubat dari sebagian dosanya, Maka…

Sudah jelaslah dalil-dalil yang tercantum dalam Kitabullah, Sunnah Rasulullah SAW serta ijma’ seluruh umat :

Allah Ta’ala berfirman lagi: “Mohon ampunlah kepada Tuhanmu semua dan bertaubatlah kepadaNya.” (Hud: 3)

Allah Ta’ala berfirman: “Dan bertaubatlah engkau semua kepada Allah,hai sekalian orang Mu’min, supaya kalian semua memperoleh kebahagiaan”(an-Nur: 31)

Taubat nashuha itu wajib dilakukan dengan memenuhi tiga macam syarat sebagaimana di bawah ini, yaitu:

a.Semua hal2 yang mengakibatkan terkena siksa,karena berupa perbuatan dosa jika dikerjakan,wajib ditinggalkan secara skaligus&tidak diulangi lagi.

b.Bertekad bulat untuk memurnikan diri sendiri dari semua perkara dosa tadi tanpa bimbang dan ragu-ragu.

c.Segala perbuatannya jangan dicampuri sesuatu yang mungkin dapat mengotori atau sebab2 yang merusakkan taubatnya itu.

“Demi Allah, sesungguhnya saya itu memohonkan pengampunan kepada Allah serta bertaubat kepadaNya dalam sehari lebih dari 70x” (HR. Bukhari)

Hai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah&mohonlah ampunan dariNya, karena sesungguhnya saya ini btaubat dlm shari 100x” (HR. Muslim)

Dalam riwayat Muslim disebutkan demikian: “Sesungguhnya Allah itu lebih GEMBIRA dengan taubat hambaNya

…Daripada gembiranya seorang dari engkau semua yang berada di atas kendaraannya yang kemudian kehilangan kendaraannya…

…sedangkan di situ ada makanan dan minumannya. Orang tadi lalu berputus-asa. Kemudian terus tidur berbaring di bawah naungan sebuah pohon…

…Tiba-tiba, Unta-nya itu tampak berdiri di sisinya, lalu ia mengambil ikatnya…

…sedang hatinya sudah berputus-asa sama sekali dari kendaraannya tersebut…

Karena sangat gembiranya maka ia berkata: “Ya Allah, Engkau adalah hambaku aku adalah TuhanMu”.

Demikianlah rasa GEMBIRA-NYA ALLAH, melebihi kegembiraan pria itu.
Ia menjadi ‘salah’ ucapannya karena amat gembiranya.”

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: