# Ashar di waktu Maghrib#

 

Sholat asar pink

Sholat adalah bukti tiang agama

Sudah tepat waktu sholat

sudahkah anda shalat

Sholat asar

 

# Ashar di waktu Maghrib#

“Pada hari terjadinya Perang Khandaq, Umar bin Khatab r.a. datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, ‘Ya Rasulullah, ketika matahari hampir terbenam (hampir waktu maghrib) aku masih melakukan shalat Ashar,’ Nabi menjawab, ‘Demi Allah, aku sendiri belum melakukan shalat Ashar.’ Lalu, kami berdiri dan berangkat kr Buthan. Di sana, beliau berwudlu untuk melakukan sholat Ashar dan kami pun berwudlu untuk melaksanakannya. Beliau melakukan shalat Ashar setelah matahari terbenam (setelah masuk waktu maghrib), kemudian setelah itu beliau melaksanakan sholat Maghrib.” (H.R. Bukhari dan Muslim dari Jabir bin Abdullah r.a.)

Seseorang boleh mengakhirkan sholat atau melakukan sholat pada waktunya akibat beberapa sebab; bisa karena lupa, tertidur, atau karena kondisi di luar kemampuan. Hal ini telah diantisipasi oleh Nabi SAW, sebagaimana tercermin dalam sabda beliau, “Tidak akan dicatat sesuatu dari umatku karena lupa, kesalahan, dan karena terpaksa.” (H.R. Thabrani, Dharaquthni, Hakim, dan Baihaqi). Maksudnya, Allah tidak akan memberikan sanksi kepada orang yang tidak sholat, tidak puasa, dan tidak ibadah lainnya karena lupa atau karena terpaksa oleh keadaan.

Andai suatu saat kita lupa tidak melakukan shalat, shalatlah saat ingat, walaupun waktu sholat sudah habis. Misal, saya lupa tidak melakukan sholat shubuh, saya baru ingat ketika waktu Zuhur telah tiba, maka lakukanlah sholat Shubuh pada waktu Zuhur. Atau, bisa jadi seseorang tidak melakukan shalat karena keadaan. Misalnya, dia seorang dokter yang harus menangani pasien yang perlu diselamatkan, jadi dia boleh melakukan sholat setelah menolong pasiennya, sekalipun waktu sholat telah habis. Ini contoh meninggalkan sholat karena keadaan.

Contoh yang lain, misalnya karena macet, seorang terapis yang mendahulukan pasiennya karena sesuatu hal, seorang polisi yang harus menangani kasus kejahatan, atau seorang mahasiswa yang harus mengikuti ujian. Pokoknya apapun penyebabnya, selama tidak bermaksud melalaikan sholat, kita masih bisa melaksanakannya sekalipun sudah lewat waktunya. Wallaahu a’lam

Dirangkum dari sumber : Buku Sudah Benarkah Shalatku? (Dr. Aam Amiruddin, M.Si.)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: