# ILMU SESEORANG TIDAK DIUKUR DARI BANYAKNYA BICARA MASALAH AGAMA #

 

Air mata ingat allah 1

Allah ( hakekat takut pd allah )

Ilmu twit 1

Ilmu twit 3

Ilmu twit

 

# ILMU SESEORANG TIDAK DIUKUR DARI BANYAKNYA BICARA MASALAH AGAMA #

Ilmu seseorang tidaklah diukur dengan banyaknya seseorang berbicara masalah agama, seperti memberikan nasihat, mengumpulkan catatan, berbagi kutipan atau nukilan, atau berbantah-banta­han sekedar untuk “menampakkan” diri sebagai orang yang ‘aalim atau berilmu.

Akan tetapi ilmu adalah sejauh mana rasa takut seseorang kepada Allah. Yang dengan rasa takutnya itu ia akan senantiasa melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Tiada yang dicari kecuali keridhaan-Nya.

Seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhuma berkata:

“Ilmu itu bukanlah banyaknya (hafalan/­mengumpulkan) riwayat, melainkan rasa takut (kepada Allah).” (Al Fawa’id, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah)

Orang yang takut kepada Allah, itulah orang yang berilmu, yang dengan ilmunya menyampaikan mereka kepada rasa takut kepada Allah

Allah Jalla Tsanaauhu berfirman di dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya hanyalah yang takut kepada Allah di antara para hamba-Nya adalah para ‘ulama.” (QS. Fathir: 28)

Syaikhul Islam rahimahullohu berkata ketika menjelaskan ayat ini, “Tidaklah seseorang takut kepada Allah Jalla wa’alaa, kecuali dia seorang alim. Oleh karena itu, setiap yang takut kepada Allah Tabaaraka wata’alaa, maka dialah alim. Demikianlah konteks ayat ini. Para ulama salaf dan kebanyakan para ulama mengatakan bahwa setiap alim berarti dia takut kepada Allah subhaanahu wata’aala, sebagaimana ayat yang lain juga menunjukkan bahwa siapa yang bermaksiat kepada Allah subhaanahu wata’aala, berarti dia jahil.

Wallahu a’lam bish shawwab

Silahkan SHARE semoga bermanfaat…

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: