Ramadan Akan Pergi Dan Eidul Fitri Menjelang Tiba.

 

Lebaran ketupat

Lebaran ketupat 1

Taqoballahu

Taqobla maaf

Lebaran hijau

 

Ramadan Akan Pergi Dan Eidul Fitri Menjelang Tiba.

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji bagi Allah, Rabb sekalian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad SAW keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat.

Sahabat yang dirahmati Allah,
Ramadan sudah sampai penghujungnya, bulan yang penuh keberkatan ini akan pergi meninggalkan kita. Bagi hati Mukmin, perginya Ramadan membuat hati merasa sayu dan sedih, karena kehadiran Ramadan membawa seribu kebaikan dan kegembiraan yaitu mendapat rahmat Allah, pengampunan dari segala dosa dan pembebasan dari siksaan api Neraka. Kelebihannya tidak ada pada bulan-bulan yang lain .

Sebulan kita menahan lapar. Ringan badan beribadah. Berlapar menutup pintu hasutan syaitan. Muslimin mengikis penyakit-penyakit hati seperti hasad, ego, ‘ujub, sum’ah, bakhil, buruk makan, cinta dunia dan panjang angan-angan. Membuang sifat malas dan berpoya, berpecah dan berseteru.

Madrasah Ramadan merupakan proses tarbiyah dan tazkiyah pada hati, jiwa dan roh kepada pembersihan sebenar yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Natijah dari segala proses di madrasah ini melahirkan hati yang bertakwa kepada Allah SWT. Takwa inilah merupakan pakaian orang mukmin, pakaian inilah yang dipakainya untuk menghadapi sebelas bulan yang akan datang.

Sahabat yang dimuliakan,
Adakah Ramadan kali ini, merupakan Ramadan yang terbaik pernah sahabat rasai? Adakah segala amal ibadah, puasa, doa, munajat, tafakur, sedekah, bacaan al-Qu’ran yang kita laksanakan memberi kesan yang mendalam pada hati , jiwa dan perasaan dan benar-benar dapat merasakan manisnya?

Meningkat atau tidak meningkatnya tarbiyah ruhiyah ini, berkesan atau tidak berkesannya proses tamrin ini bergantung pada pribadi masing-masing sejauh mana dia hayati Ramadan. sejauh itulah dia akan rasa manisnya Ramadhan

Berbahagialah barang siapa yang diubah perangainya oleh Ramadhan. Ia terlepas dari celaan seperti sabda Rasulullah SAW yang bermaksud; “Terjauhlah (dari rahmat) barang siapa yang sempat bertemu dengan Ramadan (tetapi tidak memperdulikannya) maka Allah tidak mengampuninya.”(Hadis Riwayat al-Hakim dari Kaab bin ‘Ujrah)

Sahabat boleh muhasabah diri sendiri, kesan yang paling nyata adalah amal ibadah dan amal soleh yang kita laksanakan semasa Ramadan akan dapat kita teruskan dan istiqamah pada bulan-bulan berikutnya , malah mungkin lebih baik lagi. Jika ini berlaku , ini bermakna ciri-ciri takwa itu dapat kita perolehi. Takwa itu ia tidak tersimpan didalam hati saja tetapi ia akan dilahirkan dalam berfikir, dalam tindak kan dan membuat keputusan, nampak jelas dalam pribadi, akhlak, tutur kata, pergaulan dan amalan hariannya.

Apakah kalian bertemu malam Lailatul Qadr? Malam-malam ganjil 21, 23, 25 dan 27 telah berlalu yang belum hanya malam 28 dan malam 29. Yang pasti kalian telah bertemu Lailatu Qadr hanya kalian tidak mengetahui malam Ramadhan ke berapa dan bila saatnya berlaku! Ulama menyatakan bahwa barang siapa yang solat isya dan subuh berjemaah disepanjang Ramadhan dia sebenarnya telah mendapat malam Lailatul Qadr. Dalam hadis yang lain menyatakan bahwa fadilat solat isya berjemaah seolah-olah mendapat pahala mengerjakan solat separuh malam dan fadilat solat subuh berjamaah seolah-olah mendapat pahala mengerjakan solat sepanjang malam. Kita mohon kehadirat Allah SWT semoga keberkahan malam Lailatu Qadr tahun ini dapat memberi kesan pada hati, jiwa dan kehidupan kita yang lebih baik dan mendapat keridhoan Allah SWT.

Dengan kedatangan Eidul Fitri ini bermakna hari kemenangan umat Islam, perlu disambut dengan rasa gembira dan bersyukur diatas kemenangan iman menaklukkan nafsu dalam bulan Ramadhan. Eid bermakna hari keberhasilan dan Fitri bermakna fitrah yaitu nurani yang bersih.
Keberhasilan disambut pada Eidul Fitri, berkumandang takbir, tahmid dan tasbih. Hati mukmin semakin akrab dan kasih terhadap Allah, pancaran nur ibadah Ramadan. Zakat fitrah dkeluarkan, tanda syukur menghabiskan Ramadan dengan penuh adab.

Berlapar sebulan menginsafkan ia tentang penderitaan orang miskin dan pelarian perang yang tertindas. Ia menunaikan solat sunat Eidul Fitri menyembah Zat Yang Agung, Allah SWT. Hari lebaran membuka ruang untuk bermaaf-maafan, ziarah menziarahi, mengukuhkan persaudaraan dan persahabatan, kasih sayang dan berlemah lembut sesama mukmin. Ia berkata didalam takbir, ‘Tidak ada Tuhan yang disembah melainkan Allah yang Esa, yang benar pada janji-Nya, yang membantu hamba-Nya, yang memenangkan pejuang (agama-Nya) dan mengalahkan pakatan musuh-Nya, semua dengan sendiri-Nya.’

Eidul Fitri disambut dengan sederhana. Sederhana dalam makanan dan perhiasan. Yang meriah ialah hati karena iman yang diperolehnya . Apa yang indah ialah kata-kata dan akhlak mulia yang dibina dalam Ramadhan, ucapan yang dianjurkan ialah :

1.‘Taqabbalallahu minkum ‘ berarti semoga Allah menerima amal kamu.
2.’Kullu ‘ammun wa antum bikhir’ berarti sepanjang tahun kamu dalam kebaikan.
3.’Minal ‘Aidin wal faizin. Berarti kamu tergolong di kalangan yang mulia dan berjaya.

Kesempatan ini saya memohon ampun dan maaf kepada semua sahabat-sahabat apa bila ada banyak salah dan silap atas perkataan bahasa yang menyinggung perasaan sahabat semua . “Semoga Allah terima amal kami dan amal kamu.”
Wassalam.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: