WAHAI CALON ISTRIKU

Bidadari-Surga-menurut-Al-Quran

Surat untuk calon istri

Calon istri

bidadariku pinangan

WAHAI CALON ISTRIKU

Oleh Muhammad Aldo Firmansyah

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar

Untuk kamu, seorang wanita yang kudambakan
Aku yang awalnya belum ada rencana menikah
Tiba-tiba tergerak oleh pertanda
Sebuah pertanda dimana aku harus mencari belahan jiwa
Sebuah pertanda dimana aku harus memperbaiki diri
Kujemput kamu dalam taat
Aku menanti dengan sabar
Bertahun-tahun aku memantaskan diri
Bertahun-tahun aku memperbaiki diri
Kunanti dirimu, jodohku dalam sepi(ku)
Memang semua ini tidak mudah
Tapi ini adalah titik balik ku
Untuk mendapat pasangan hidup yang setara
Skenario-Nya pasti ‘kan indah pada waktunya
Dan aku belajar ilmu tentang pernikahan, dan ilmu-ilmu lain yang berkaitan tentang itu
Kunantikan saat saat setelah akad nikah
Setelah terucap kata “sah”
Sebuah kata yang kita nantikan
Sebuah kata yang menyatukan kita berdua di hari itu juga
Sebuah kata dimana kita adalah dua insan yang berbeda menjadi pasangan yang halal
Sebuah kata dimana kata itu kata yang singkat, namun menyatukan kita berdua
Bersatu dalam ikatan cinta yang halal
Aku mendekat ke kamu, kupejamkan mataku, lalu kucium keningmu 5 menit lama nya
Lalu kugenggam erat tanganmu sambil berjalan pelan meninggalkan ruangan nikah
Sambil berjalan, kita memandang langit sambil menunjuk langit
Kita berdua melihat ke arah depan seolah-olah kita bisa menghadapi ini semua
Asal kita berdua, apa sih yang tak bisa?
Hari itu, akan dimulai sebuah perjalanan cinta mengarungi misteri kehidupan ini berdua
Bahagianya aku karena aku tidak sendiri lagi mengarungi kehidupan ini
Karena ada kamu, yang selalu menemaniku di setiap langkahku
Itu tanda bukti kebahagiaanku
Dan bukti nyata cinta
Aku ingin milikimu selamanya
Aku juga tak ingin jauh jauh darimu
Dalam suatu ikatan suci yang bernama pernikahan
Kamu adalah sosok yang kuat, tegar di depan
Namun, di belakang, kamu adalah sosok yang rapuh
Sosok yang sangat ingiiin berteduh di bahu sang pangeran
Sosok yang memerlukan pelukan sang pangeran sebagai penguat atas kejadian-kejadian yang menimpamu
Sosok yang manja nya luar biasa ketika kita menikmati momen kita berdua
Ya, di saat kita hanya berdua, hanya kita yang tahu, kepalamu yang berbaring di bahuku
Saat itu, aku merasa jadi orang yang paling kuat sedunia
Wajarlah kalau begitu
Karena… dibalik pria yang kuat, ada seorang wanita yang selalu mendukung pria nya, dan supeeer manja ketika menikmati waktu berdua
Puisi ini ada, karena adanya kamu dan aku di kehidupan ini
Tanpa kehadiranmu, puisi ini menjadi kurang bermakna
Kurang keterlibatan berbagai macam emosi

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: