# Mencuci Dosa #

 

Sakit

Sholat tepat waktu

Musibah taubat

 

# Mencuci Dosa #

Sebagai orang yang normal. Maksudku, orang yang secara fisik tidak memiliki satu kekurangan. Bukan masalah soal paras, tapi soal fungsi badan kita. Mata kita bisa melihat, telinga kita bisa mendengar, kaki kita masih dua dan bisa diajak berlari. Tangan kita masih dua dan bisa untuk makan. Ada sebuah pertanyaan menarik,”siapkah apabila salah satu nikmat tersebut diambil untuk mencuci dosa-dosa yang selama ini kita lakukan di dunia?”

Allah tidak akan mematikan seseorang yang beriman sampai Dia mencuci sebagian dosa-dosanya di dunia. Allah ingin kita masuk surga. Kita sama-sama tahu bahwa sakit itu menjadi penggugur dosa, kesabaran dalam musibah juga bisa menggugurkan dosa, berbuat baik, diminta sedekah, shalat tepat waktu , cobaan hidup, dan lain-lain adalah cara-cara Allah mencuci dosa-dosa kita di dunia.

Tapi pertanyaannya, mengapa kita menolak semua itu. Mengapa kita sebagai manusia tidak mau. Mengeluh ketika sakit, mengalami musibah, diminta sedekah berat minta ampun, dan lain-lain.

Coba renungi. Lebih baik Allah membersihkan dosa kita di dunia atau di akhirat? Coba tanyakan kepada diri sendiri. Siapkah bila salah satu kenikmatan hidup yang kita rasakan saat ini diambil untuk menebus dosa-dosa kita? Misal dengan kenikmatan penglihatan kita, kedua kaki kita tidak lagi bisa digunakan, telinga kita tidak lagi bisa mendengar, semua kekayaan kita dan dijadikan kita miskin, dan lain-lain. Bukankah rasanya berat sekali dan kita-aku rasa-tidak siap bila semua itu diambil.

Aku sempat menangis merenungkan semua ini. Betapa kenikmatan yang Allah berikan begitu luar biasa. Kedua tanganku masih bisa digunakan untuk mengetik tulisan-tulisan ini. Bagaimana bila Allah mengambil kedua tangan ini? Apakah aku siap? Seandainya kedua tangan ini bisa menebus sebagian besar dosa-dosaku selama ini. Apakah aku masih tidak siap?

Allah ingin membersihkan diri kita di dunia melalui banyak hal, siapkah kita diambil salah satu kenikmatan hidupnya untuk membersihkan dosa-dosa itu? Atau kita lebih memilih dosa-dosa kita semuanya dicuci di akhirat? Aku rasa aku tidak akan sanggup menahan semua itu.

Aku memilih dan meminta Allah membersihkan dosa-dosaku selama di dunia saja. Meski itu benar-benar akan membuat hidup ini terasa lebih berat. Terus terang, aku takut masuk neraka.

Semoga tetap bermanfaat.

(c)kurnaiwangunadi

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: