Da’wah Wanita posting :Min Hatul Maula

310375 200784936653841 198690780196590 483697 1856377549 n

 

Da’wah Wanita
ADA 7 BAGIAN PENTING DALAM USAHA MASTURAH

1. Pentingnya usaha masturah
2. Tujuan usaha masturah
3. Target usaha masturah
4. Maqomi masturah
5. Persyaratan keluar masturah
6. Program jama`ah keluar masturah
7. Nusrah jama`ah masturah

5 TARGET USAHA MASTURAH

1. Hidup ta`lim di rumah
2. Hidup sederhana
3. Banyak waktu untuk amal agama, mempersingkat untuk keperluan lain
4. Memiliki akhlak yang baik / berkhidmat
5. Menjadi da`iyah / selalu berbicara agama

MAQOMI MASTURAH

1. Ta`lim rumah
2. Ta`lim muhallah

MUDZAKARAH – MUDZAKARAH DI DALAM PROGRAM

1. 6 sifat sahabat ( six point )
2. 20 usul – usul da`wah
3. Maqomi rijal
4. Maqomi masturah
5. Mendidik anak secara Islam
6. Da`wah iman yakin
7. Adab safar ( perjalanan )
8. Adab rumah tangga
9. Adab mandi dan tandas ( sewaktu-waktu )

MAKSUD DAN TUJUAN DIKELUARKANNYA MASTUROH

• `Alimah ( berilmu )
• Zahidah ( sederhana )
• `Abidah ( ahli ibadah )
• Murabbiyah ( pendidik )
• Khaddimah ( berkhidmad )
• Da`iyah ( penda`wah wanita )

TUJUAN : Kepentingan Kerja Masturah
• Wanita pertama masuk Islam adalah wanita ( korban harta ) – Khadijah
r.ha
• Yang mati syahid pertama adalah wanita – Sumayyah r.ha
• 2 orang khalifah masuk Islam karena wanita – Fathimah r.ha dan
Saudah r.ha
• Yang menghidupkan usaha da`wah yang telah lama tidur adalah wanita

TERTIB MASTURAH :
Tertib umum :
• Dikontrol oleh markaz
• Tidak boleh bawa anak
• Muhrim hakiki suami
• Harus diketahui kemana tujuannya
• Garis taqwa ( jaga suara )
Tertib Khusus :
• Full hijab dari rumah
• Kemauan sendiri
• Hafal 6 sifat sahabat dan uraiannya
• Hafal 10 surat terakhir dalam Al-Qur`an dll.

KERJA MASTURAH 24 JAM

Waktu Khuruj :
• 6 sifat sahabat setelah subuh cukup satu mutakallim ( tidak bergilir )
• Sebelum dhuha 6 sifat sahabat secara bergilir
Di Rumah :
• Semua pesanan bagi wanita ( 6 pesanan ) diamalkan selama 24 jam.

KUNCI KEBAHAGIAAN DUNIA AKHIRAT

DALAM SUNNAH ADA KEJAYAAN
DILUAR SUNNAH TAK ADA KEJAYAAN

Tujuh Tantangan Dalam Da`wah
1. Didustakan
2. Dikatakan Orang Gila
3. Dikatakan Tukang Sihir
4. Diboikot
5. Disakiti
6. Diancam
7. Di remehkan

ALLAH KUASA MAKHLUK TAK KUASA
DUNIA SEMENTARA AKHIRAT SELAMA – LAMANYA
MAKSUD HIDUP DA`WAH
TUJUAN HIDUP AKHIRAT

MENCARI RIDHA ALLAH S.W.T
MENCARI RIDHO RASULULLAH S.A.W
MENCARI RIDHO SUAMI

1 X 24 JAM AMALKAN SUNNAH
INI ADALAH PINTU MASUK KE SURGA

AMAL MAQOMI WANITA ( MASTURAH )

Salah satu maksud masturah dikeluarkan adalah untuk membentuk fikir
agama, karena setiap hari wanita selalu disibukkan dengan urusan rumah
tangga sehingga fikirnya hari-hari hanya urusan dunia. Oleh karena itu
dengan keluar ke jalan agama diharapkan setelah pulang ke rumah dapat
membawa fikir agama untuk bekal menghadap Allah swt, sehingga akan
menjadikan wanita tersebut asbab hidayah dengan beberapa amalan yang
perlu wujud dalam rumah :
1. Menjadi `Alimah : wanita yang berilmu dengan menjaga ta`lim secara
istiqamah
•Ta`lim adalah perintah Allah swt dan salah satu sunnah Rasulullah saw
• Ta`lim adalah roh agama
• Ta`lim adalah salah satu pintu gerbang masuknya agama ke dalam rumah.

2. Zahidah : hidup sederhana
•Hidup sedehana adalah salah satu sunnah cara hidup Rasulullah saw.
• Dengan hidup sederhana hisab akan mudah dan ringan
• Sederhana pakaian, makanan, perumahan, perabotan, penampilan dll.

3. `Abidah : Ahli ibadah, menjaga shalat di awal waktu, dzikir pagi
petang, semua pekerjaan rumah selalu diiringi dengan dzikir, istiqamah
baca Al-Qur`an dan berusaha untuk selalu mengkhatamkannya,
shalat-shalat sunat,puasa wajib dan puasa sunat serta gemar bersedeqah.

4. Murabbiyah : Sebagai guru yang mendidik anak – anak secara Islam
sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw ;
Karena anak adalah amanah dari Allah swt
Tarbiyatul adab : jaga ada-adabnya
Tarbiyatul jasad : badan, pakaian dan makanan
Tarbiyatul wiladhah : setelah melahirkan
Tarbiyatul Diin : Agama, kenalkan agama sejak anak-anak masih kecil,
latih untuk selalu takut hanya kepada Allah swt, tanamkan pada anak
Cinta Allah dan RasulNya, cinta saudara dll.
5. Khaddimah : Selalu berkhidmat untuk suami dan anak – anak dalam
setiap menunaikan keperluan dan kebutuhan suami dan anak-anak serta
setiap tamu yang datang ke rumah dengan ikhlas karena Allah swt.

6. Da`iyah : Mengajak manusia untuk selalu ta`at kepada Allah swt dan
kepada Rasulullah saw dengan menanamkan iman yakin kepada kampung
akhirat, dll.

PENTINGNYA MASTURAH KELUAR DI JALAN ALLAH

Pemimpin keluarga adalah suami tetapi pemimpin rumah tangga adalah istri
Ibu adalah madrasahnya anak-anak
Ibu adalah universitas terbesar bagi anak-anaknya, sikap dan cara berfikir ibu sangat besar pengaruhnya bagi anak dan penghuni rumahnya, keluarganya dan lingkungan tetangganya. Karena itu sangat penting bagi wanita untuk mempunyai pengetahuan dan fikir agama.
Apabila di rumah, ibu selalu disibukkan dengan urusan rumah tangga seperti mengurus anak, membersihkan rumah, memasak dll sehingga sulit untuk belajar agama dengan benar.
Apabila kita keluar di jalan Allah, maka kita akan berada dalam suasana yang berbeda, terlepas dari urusan dunia, sehingga kita dapat belajar agama dengan benar, dan Insyaallah fikir agama bisa masuk
dalam hati kita.
Dan apabila pulang ke rumah, kita tahu bahwa kita punya tanggung jawab untuk menanamkan fikir agama kepada anak-anak kita, pembantu-pembantu kita, keluarga kita, orang-orang di sekitar kita dan siapapun yang bertemu dengan kita.
Di akhirat kelak kita akan di soal / ditanya tentang : shalat kita, puasa kita, zakat kita dan amal perbuatan lainnya. Sebagai muslim, baik laki-laki maupun wanita mempunyai tanggung jawab da`wah, maka wanita pun akan diminta pertanggungjawabann ya mengenai da`wah.
Dari rumah yang ibunya mempunyai fikir agama, maka akan lahir anak-anak yang shaleh dan shalehah.
Dari kisah-kisah para nabi, dapat dilihat dari istri nabi yang tidak punya fikir agama seperti nabi Nuh as. Beliau berda`wah selama 950 tahun hanya mendapat pengikut 83 orang. Anaknya menjadi kafir, kaumnya dimusnahkan oleh Allah swt. Nabi Luth as., istrinya menentang da`wah, anaknya menjadi kafir,
kaumnya juga dimusnahkan oleh Allah swt. Sebaliknya nabi Ibrahim as., istri-istrinya adalah wanita yang punya fikir agama, sehingga beliau mendapat banyak pengikut dan dari keturunannya lahir nabi Ishaq as., nabi Yusuf as., nabi Daud as., nabi Sulaiman as., nabi Isa as., dan dari Siti Hajar lahir nabi Ismail as., yang dari keturunannya lahir nabi Muhammad saw.
Demikian pula istri-uistri Rasulullah saw mampunyai fikir agama, terutama Khadijah r.ha yang telah mengorbankan seluruh harta bendanya untuk penyebaran agama allah swt, dan beliaulah yang selalu menghibur, mendorong suaminya untuk si`arnya Islam, sehingga kurang lebih 23 tahun Nabi berda`wah, seluruh jazirah Arab masuk Islam.
Setelah nabi wafat perjuangan da`wah dilanjutkan oleh para sahabatnya dengan pengertian dan dorongan para istrinya sehingga tidak beberapa lama 2/3 belahan bumi menjadi Islam. Demikianlah semua ini berkat pengaruh dan fikir kaum wanita.
Seorang wanita sholehah lebih baik dari 70 aulia, sedangkan wanita yang akhlaknya buruk lebih jahat dari 1000 laki-laki yang jahat dan dia akan menyeret 4 laki-laki keneraka jahannam yaitu :1. suaminya, 2. Bapaknya, 3. Saudara laki-lakinya, 4. Anak laki-lakinya.
Di zaman ini kerja da`wahpun dimulai dari seorang wanita yang punya fikir agama yaitu nenek Maulan Ilyas rah.a. Beliau ingin mempunyai keturunan yang mempunyai fikir agama, maka dinikahkanlah putrinya dengan seorang ulama dan darinya lahirlah Maulana Ilyas rah.a.
Jadi sangat perlu sekali wanita ikut ambil bagian dalam usaha da`wah ini.
Agama akan sangat lambat sekali perkembangannya apabila para wanitanya tidak ikut usaha da`wah.
Ibarat pedati yang mempunyai roda sebelah, maka jalannya pun akan lama atau seperti seekor burung yang sayapnya patah sebelah.

Jadi pentingnya wanita ikut usaha da`wah karena :

1. Da`wah Rasul pun langsung kepada istrinya
2. Agama Islam tersebar di zaman khulafurrasyidin, 2 orang khalifah masuk Islam dengan asbab wanita, yaitu : Umar r.a asbabnya adalah adiknya Fathimah binti Khattab r.ha dan Usman r.a asbabnya adalah bibinya Saudah r.ha.
3. Jumlah wanita lebih banyak daripada laki-laki, jumlah anak-anak lebih banyak dari wanita, dengan asbab ambil usaha da`wah maka rahmat Islam akan tersebar keseluruh alam.
4. Orang – orang kebathikan memanfaatkan wanita untuk promosi dunia.
5. Apabila wanita paham agama akan rela berkorban habis-habisan.
Seperti Siti Khadijah r.ha dan Sumayyah r.ha.
6. Satu do`a seorang wanita shalehah lebih baik daripada do`a 70 wali. Tetapi satu wanita jahat lebih rusak daripada 1000 laki-laki jahat.

5 TERTIB UMUM MASTURAH DAN PERSIAPAN MASTURAH KELUAR DI JALAN ALLAH

1. Menggunakan garis taqwa ( memakai full hijab / purdah )
2. Tidak ada amir untuk masturah, amir hanya dari kaum laki-laki
3. Tanggung jawab masturah adalah tanggung jawab semua jumidar ( oleh karena itu jumidar harus tahu kerja masturah )
4. Kerja masturah harus terkontrol dan terkendali
5. Semua kerja masturah hanya boleh berjalan dengan hasil musyawarah laki-laki.

Persiapan Masturah Keluar Di Jalan Allah :
1. Tafakut
2. Masturah yang hamil 4 – 8 bulan boleh keluar masturah
3. Anak wanita full hijab, anak wanita dengan ibunya, anak laki-laki
dengan bapaknya
4. Anak adalah amanah, tapi agama adalah amanah yang paling besar
5. Keluar tanpa membawa anak lebih mujahadah.

Route :
1. Lihat kondisi jama`ah, jika jama`ah baru harus keluar ditempat yang
sudah 40 hari masturah
2. Amir sudah pernah 4 bulan, masturah sudah beberapa kali 3 hari
3. Bila jama`ah sudah berpengalaman, maka kirim ke daerah baru
4. Tempat baru harus ditinjau jangan hanya lewat telepon
5. Kalau ada takaza ke tempat baru harus ada orang lama
6. Harus ada pengecekan :
# Istrinya siap atau tidak, sudah ikut ta`lim atau belum, keinginan
istri atau tidak.
# Rumah selama ditempati masturah betul-betul di infakkan
# Jalur rumah dua pintu ( depan dan belakang )
# Kondisi rumah ada ruangan khusus ta`lim, mulakot dan bayan
# Dapur terpisah agak jauh / terhijab oleh dinding sehingga ketika
masak tidak terganggu
# Kamar mandi I dan II terpisah
# Tempat wudhu harus diluar, sebaiknya disediakan banyak seperti di masjid
# Tempat jemuran pakaian tidak terlihat oleh laki-laki
# Sandal disimpan supaya tidak terlihat oleh laki-laki.

ADAB – ADAB RUMAH YANG DITEMPATI MASTURAH

1. Tidak ada terpajang gambar-gambar makhluk hidup, seperti anjing dan
patung-patung, karena malaikat rahmad tidak akan memasuki rumah yang
ada unsur tersebut.
2. Full hijab, dari luar tidak bisa melihar ke dalam, dari dalam tidak
bisa melihat keluar, termasuk pintu juga pakai hijab / tabir.
3. Pajangan ditutup atau disembunyikan
4. Ada tempat I dan II yang tertutup
5. Ada tempat bayan
6. Semua anggota keluarga yang laki-laki tidak boleh masuk ke dalam
rumah selama rumahnya ditempati masturah
7. Tuan rumah sudah pernah keluar, minimal 3 hari ( supaya di rumah
tersebut hidup suasana agama, sehingga layak ditempati masturah ).
8. Harus dibentuk hirosah ( security ) kalau jarah rumah dengan masjid
agak jauh ( 1 orang anshar dan 1 orang muhajirin )
9. Ketika rombongan datang ke lokasi, maka 2 orang rijal memeriksa ke
dalam rumah, kalau belum siap perlu dibetulkan dulu, masturah menunggu
di dalam mobil.
10. Hidayah akan turun dengan hijrah dan nusrah, nusrah yang paling
tinggi nilainya, menyediakan rumah untuk ditempati masturah.
11. Yang mengetuk pintu / bayan siap dimulai ialah petugas istiqbal
dengan mengetuk 3 kali.

Dua hal yang tidak dapat ditawar :
1. Hijab, hijab rumah dan hijab masturah
2. Muhrim bagi masturah yang keluar.

==============

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: