Pesanku Kepada si Dia, Pasangan Hatiku Oleh Izzah An Najwa

Calon Imam ku

 

Pesanku Kepada si Dia, Pasangan Hatiku

Ku ingin menyampaikan kepadanya tentang semua yang saat ini ku rasa..
Apa kabar calon imamku??????
Laki-laki pilihan Allah untukku..
Insan yang akan berjodoh denganku….
Siapa dan dimana engkau aku tak pernah tau..
Apakah kamu seorang lelaki yang shalih atau lak i-laki yang sedang mengejar ketinggalan dan memperbaiki kesalahan dimasa lalu sepertiku…
Ataukah seorang lelaki yang masih terlena dengan keindahan dunia? ??
Jika kau lelaki yang shalih, aku harap engkau mau membimbingku,dan meluruskan arah jika ku salah langkah…
Aku akan berusaha menjadi makmunm yang baik, dan aku sedang belajar menjadi makmum yang baik untukmu…
Aku sedang belajar bagaimana menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak-anak kita kelak, aku sedang belajar bagaimana menjadi menantu dan ipar yang baik untuk mertua dan saudara/i mu kelak…
Namun jika kau adalah lelaki yang sedang bangkit dari kesalahan…
Sudahkah hari-harimu kau isi dengan perbaikan diri??
Sudahkah hatimu kau jaga dari godaan cinta yang silih berganti menghampiri??
Sudahkah khilafmu kau perbaiki?
Sudahkah kelalaianmu dimasa lampau engkau sesali??
Kuharap engkau badalah sosok lelaki yang mau memulai memperbaiki diri…
Menebus kesalahan di masa lampau dengan penyesalan dan cucuran air mata taubat..
Jangan khawatir calon imam ku, akupun bukan seorang yang suci dari dosa, bukan akhwat yang tinggi ilmu agamanya.
Aku hanyalah akhwat biasa yang sedang menebus kesalahan dimasa lampau dengan perbaikan dan cucuran air mata penyesalan..
Jika kau mampu menjaga hati maafkan aku yang sempat mencoba mencari sosokmu dari mereka yang telah menjadi mantanku.
Ku harap engkau mau memaafkan khilafku…
Aku menyesal dengan segala khilafku dulu, dan aku telah berjanji menjaga kesucian cinta ini hanya ku persembahkan untukmu nanti…
Maafkan aku calon imamku, meski ragaku tak termiliki, namun hati dan cintaku pernah menjadi milik mereka. Atau jika engkau sama sepertiku yang pernah melabuhkan hatimu kepada wanita sebelum aku, aku memaklumi dan mengerti khilafmu, karena aku pun juga begitu..
Namun jika kau adalah lelaki yang masih terlena dengan kenikmatan dunia, ku harap engkau segera bangkit dan tenggelam dalam linangan air mata, atas dosa yang pernah kita banggakan..

Tiada manusia yang luput dari salah dan khilaf bukan???
Dan sebaik-baik kita adalah yang mau bertaubat, mau memperbaiki diri, mau menyesali kesalahan yang kita perbuat dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi…
Allah Al-Ghafur(Allah Maha Pengampun)

Ku isi hariku kini dengan perbaikan diri..
Aku akan belajar semua kewajibanku padamu,agar kehadiranku di dalam hidupmu bisa membawa warna kebahagiaan baru..

Ku jaga hati dan jiwa ini hanya untuk engkau yang nantinya Allah halalkan dalam pernikahan suci
Ku ingin menerimamu bukan semata-mata karena cintaku padamu, tetapi ku ingin menerimamu untuk meraih Cinta dan Keridhaan-Nya…. aamiiin….
Pilihan Allah tak selalu indah inginmu, namun itulah pilihannya…
Pilihannya pasti yang terbaik untuk kita, mungkin kebaikan itu tidak terletak pada orang yang kita pilih, tetapi jalan yang kita pilih, atau mungkin kebaikan itu terletak pada kesabaran dan keikhlasan kita menerima segala ketentuan-Nya…..

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: