Resume Majelis Ayah By :Ust. Bachtiar Nasir

Ayah dan anak cewe

ayah_pahlawanku

Ayah ama anak cewe nya

Resume Majelis Ayah

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar

Ust. Bachtiar Nasir

-opening-
Ayah adalah cinta pertama anak perempuannya, ia adalah pahlawan pejuang pertama bagi anak lakinya.

Umat muslim maju dari keluarga yang kuat, keluarga yang baik ayah ibunya. Eropa kini menghadapi kehancuran struktur keluarga. Di negeri ini, persiapan menjadi ayah jarang disiapkan kaum muslimin.

-ust bachtiar nasir-
Kebahagiaan terbesar ayah: bisa bahu membahu membantu pekerjaan ayah dalam dakwah

Membawa kendaraan saja harus ada kualifikasi sim, akreditasi. Seharusnya imam rumah tangga jauh lebih dipersiapkan, bukan asal maju.

Ayah adalah pahlawan. Ibu memberikan zona aman, ayah memberikan tantangan yang terukur. Si anak harus dikeluarkan potensinya oleh si ayah.

Fenomena kebanci2an sering muncul di anak2 Indonesia. Karena dominan hanya sosok ibu yang mengasuh. Jarang ada peran ayah. Anak laki menjadi lebih cerewet dan sering komplain (layaknya wanita), bukan mendobrak situasi dan menaklukkan tantangan. Ayah menjadi antara ada dan tiada. Akhirnya banyak pula yang jadi gay.

-ust bendri jaisyurrahman-
Fenomena anak muda sekarang; anak2 smp sma udh pada hamil, di antara temen2 sekolah. Jenis2 cabe:
Cabe2an
Cabe merah : motif senang2
Jamur bakar : janda di bawah umur baru mekar
Cabe hijau: motif ekonomi

-ust bachtiar nasir-
Kemunduran pertama adalah bila anak sudah benci ayahnya. Anak2 jadi hafal kata2 ayahnya yang ringkas dan hanya sedikit: sholat, ada pr atau ngga, ibumu dimana. Belum lagi kekerasan ayah pada anak. Kekasaran membuat potensi anak menjadi impoten.

Kekasaran ayah pada istrinya, apalagi bila ditambah perselingkuhan ayah di depan istrinya akan membuat anak perempuannya benci laki2. Perempuan bisa jadi mempermainkan laki2, memurah2kan diri. Makanya, seorang ayah yang dikaruniai dua anak perempuan dan dididik menjadi baik akan mendapatkan jalan ke syurga.

Ust bachtiar nasir banyak menghadapi anak2 muda/krucil2 yang meminta ia menjadi ayahnya. Lewat FB, twitter, pada manggil abi. Sampai hubungi nomor pribadi. Mereka bagai kehilangan sosok ayahnya, minta pengayoman. Dan terjadi banyak sekali. Tersimpulkanlah, anak2 Indonesia banyak yang lapar ayah.

Di kampus, anak muda juga destruktif karena kurang sentuhan dan contoh dari ayahnya. Demo yang merusak, bakar2, aktivitas buruk di luar kampus, dsb. Mereka ngga dididik ortunya menyalurkan nyali, adrenalin, nyawa anak muda dialokasikan. Adrenalin yang berlebih harus dialokasikan, di tempat yang tepat dan bermanfaat. Olahraga dsb.

Ayah jangan jadi penjajah, jadilah pendidik. Jangan bentuk anak sesuai keinginanmu, tapi didiklah ia sampai Allah menjadikannya siapa. Bagai anak panah, bidik ke arah kebaikan, lepaskan, biarkan Allah menjadikannya sesuatu. Pendidik, bukan penjajah.

KPK membuat riset tetang kejujuran di keluarga di suatu daerah (cirebon). Hasilnya adalah, anak2 rata2 tak percaya orang tuanya jujur. Jadi sejak awal, mereka sudah tak melihat dunia terdekatnya contoh kejujuran.

Anak2 sekarang cepat dewasa (syahwatnya). Tapi akal sehat dan budinya lambat dewasa.

Kurikulum yang harus disampaikan pada anak:
1. Mengenalkan anak pada Allah dan RasulNya
2. Mengikatkan anak pada hukum Allah dan RasulNya, ajari fiqih dan syariah.
Kini, anak2 hanya dibesarkan fisiknya. Tapi fikrahnya, hatinya, dibawa lari dengan keagnostikan sains, sekularisme, liberalisme tanpa terperhatikan ortunya. Badan membesar, tapi pikiran dan hati entah kemana.

Pendidikan seksual dari sisi agama harus dikuasi ayah. Kerusakan kejahatan seksual di indonesia sudah sangat parah. Pelaku dari usia 100 tahun sampai 6 tahun, korban dimulai dari usia 18 bulan.

-ust bendri jaisyurrahman-
Maka, kenalkan anak tentang tubuhnya auratnya, dan bagaimana membawa tubuh. Ajari tentang tipe2 sentuhan (sentuhan sayang, meragukan, dan berbahaya). Ajari pula tipe2 hubungan (saudara, teman, saudara, orang asing, dsb).

-ust bachtiar nasir-
Jadilah ayah yang berselera tinggi: selera para anbiya, shiddiqih, orang2 shalih. Punya visi agar anak bisa sebaik selera orang2 itu. Jangan rendahkan visi jadi "sekedar", "yang penting", dsb.

Albaqarah:133
Ayah yang membanggakan, di akhir hayatnya memastikan anak2nya menjunjung tauhid, menuhankan Allah yang esa, sampai generasi-generasi selanjutnya. Kata yang dipakai Allah dalam ayat tsb adalah "Ilahaka" (Tuhanmu, wahai ayah). Anak2 mengakui akan menyembah Tuhan ayahnya sepeninggalannya. Ini menunjukkan pendidikan sang ayah tentang ketauhidan, keimanan yang jelas dari didikan sang ayah.

Alimron:33
4 laki2 disebut paling utama menurut Allah di zamannya. Namun bagi yang anak2nya beriman, dipanggil Allah dengan keluarganya juga.

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: