MENGAPA HATI MENGHITAM….?

 

Hati keras dengan maksiat

Periksa jiwa mu

 

Penyakit hati terhadap Allah

Salam Magrib dan salam senja

Buka Puasa ala arab

JELANG MAGRIB DAN BUKA PUASA .

MENGAPA HATI MENGHITAM….?
“Akhir – akhir ini mengapa kok rasanya saya berat untuk beribadah, ya kang ?” tanya seseorang kepada kang Soleh.

“ Rasa berat dalam beribadahmu itu karena perbuatan dosa2 mu….” Jawab kang Soleh pendek.

“Lo kok bisa kang ?, saya merasa nggak melakukan perbuatan maksiat kok, biasa – biasa saja.” sanggah orang itu.

“Justru karena kamu merasa seperti itu…., ya, itu salah satu tanda kamu tidak rendah hati. Orang yang tidak rendah hati, biasanya kurang bisa mengevaluasi diri sendiri. “ celoteh kang Soleh.

Mendengar uraian kang Soleh, orang itupun sedikit mengernyutkan dahinya, dalam hatinya berbisik, “masa sih ?!”.

Sesaat kemudian, kang Soleh berkata,
“Perbuatan dosa menyebabkan hitamnya hati. Tanda hitamnya seseorang adalah tidak takut dan tidak terkejut mengerjakan perbuatan dosa, serta tidak merasakan manisnya mengerjakan taat, dan kebal nasihat.

Kahmas bin Hasan pernah berkata, “Aku pernah melakukan perbuatan satu dosa, lalu menyesal dan menangis selama empat puluh tahun. “ Orang bertanya, “Apakah dosamu itu, ya, Abu Kahmas?” Jawabnya, “Pada suatu hari aku kedatangan seorang tamu, lalu aku membeli ikan goreng untuk menjamunya. Setelah tamu itu selesai makan, untuk membersihkan piringnya aku ambilkan segumpal tanah milik tetanggaku tanpa seizin empunya.”

Mendengar kisah dari kang Soleh, orang itupun mulai tertunduk.

“Masih merasa nggak punya dosa ?” tanya kang Soleh.

“Bukan nggak punya dosa kang…., justru saya nggak bisa melihat dosa – dosa saya.” Jawabnya trenyuh.

“Itulah mengapa hati bisa menghitam.” Jawab kang Soleh.

Wallahu a’lam.

# Kenapa hatiku keras..? Kenapa hatiku sakit..? Kenapa patah hati..? Bagaimana kabar hatimu..? Ini jawabannya..

#Mutiara Syaikhuna Prof DR Khalid Al-Mushlih hafidhahullah dari Twitter beliau @Dr_almosleh

“Kerasnya hati adalah diantara buah dari kemaksiatan-kemaksiatan”.
[Ibnu Taimiyyah rahimahullah]

# Tinggalkanlah segala dosa, yang kecil maupun yang besar, maka itulah KETAKWAAN itu.

# Janganlah meremehkan dosa kecil, karena gunung-gunung itu tercipta dari kerikil-kerikil kecil.

# Manfaatkan sebaik mungkin bulan Ramadan sebagai ajang pembersihan dosa-dosa agar kita kembali bersih dan mendapatkan Ridho Allah SWT.

# Untuk apa kita diciptakan?

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat: 56)

# Malaikat ditetapkan sebagai hamba-NYA yang taat. Iblis ditetapkan sebagai hamba-NYA yang sesat. Manusia terbagi menjadi taat atau sesat

# Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri(dengan beriman) & mengingat nama Tuhannya,lalu dia salat {QS 87:14-15}

# Adzan maghrib Jakarta dan sekitarnya. Selamat berbuka dengan yang manis …

# Selamat ifthar. Semoga shaum hari ini berkah. Jangan tinggalkan solat wajibnya juga tarawihnya. Barakallahu

# Berbuka puasa makannya jangan nafsu ya. Ingat, berhentilah sebelum kenyang. Selesai buka puasa lanjut MAGRIBAN juga ya .

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: