Boleh Gak Berdoa agar Disayang Pacar?” oleh Ustadz Ammi Nur Baits

istikharoh itu apa

Istikharoh cinta

Doa Istikarah cinta

 

Istikharah yang betul

Istikharoh kesalahan 1Doa-solat-istikharah

Doa sholat istikharoh

 

Boleh Gak Berdoa agar Disayang Pacar?”

1. Bismillah. Assalamu’alaikum. Banyak dari anak anak muda seringnya kalau lagi galau.. berdo’a supaya lebih disayang pacarnya…

2. Karena sang pacar misalnya, ada gejala gejala ‘ngeduain’ atau udah keliatan gak sayang lagi atau hal lainnya..

3. Diantara adab dalam berdoa adalah tidak meminta kepada Allah sesuatu yang haram dan terlarang.

4. Karena berdoa meminta kemaksiatan, bertentangan dengan maksud dan tujuan doa, yaitu mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat.

5. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

6. “Doa seorang hamba akan senantiasa dikabulkan, selama tidak berdoa untuk kemaksiatan atau memutus silaturahmi.” (HR. Muslim 2735)

7. Dalam riwayat lain, dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

8. “Tidaklah seseorang berdoa, kecuali Allah akan memberikan apa yang dia minta…

9. … atau menghindarkannya dari bahaya yang senilai dengan apa yang dia minta,

10. selama tidak berdoa untuk dosa atau memutus silaturahmi.” (HR. Turmudzi 3381)

11. Islam mengajarkan kepada kita untuk menjauhi zina. Sementara pacaran adalah contoh paling nyata bentuk mendekati zina itu.

12. Karena pacar adalah orang lain, dan dia bukan mahram. Sehingga meminta agar disayang pacar, bertentangan dengan larangan mendekati zina.

13. Islam tidak melarang manusia jatuh cinta. Karena syahwat adalah bagian nurani manusia.

14. Namun islam mengatur, bagaimana cara menyalurkan cinta kepada lawan jenis dengan benar.

15. Ketika seseorang jatuh cinta kepada lawan jenis, dan dia merasa cocok dengan pilihannya, yang disyariatkan adalah istikharah.

16. Menyerahkan keberlangsungan berikutnya kepada Allah. Apakah harus dilanjutkan dengan menikah ataukah putus, hanya sebatas kenalan.

17. Karena sekalipun saat itu dia mencintai pilihannya, dia tidak tahu, apakah nanti bisa bertahan bahagia dengannya ataukah tidak.

18. Sehingga dia perlu pasrahkan kepada Allah.

19. Dan penting untuk digaris tebal, selama belum menikah, tidak ada kamus pacaran dalam hidupnya.

20. Allahu a’lam Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina @Kons_Syariah).

Semoga manfa’at. Assalamu’alaikum.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: