SURAT TERBUKA UNTUK CALON ISTRIKU By:Setia Furqon Kholid

 

Surat untuk calon istri

Aku dan kau senyum

Akhi menikah lah denganku

 

Ajak aku nikah

Pasangan suami istri di kabbah

 

SURAT TERBUKA UNTUK CALON ISTRIKU

Teruntuk calon istriku,
Aku belum tahu siapa dirimu, tapi siapapun engkau, doakan aku ya!
Sengaja aku belum menjemputmu sekarang, karena aku sedang mempersiapkan semuanya.

Aku sedang bersungguh-sungguh belajar bisnis
cita-citanya sih ingin jadi pengusaha sukses yang banyak manfaatnya
Alhamdulillah walaupun masih kuliah, dari setahun yang lalu sudah mulai bisnis kecil-kecilan. Lumayan bisa nutupin biaya hidup bulanan dan ngasih orang tua walau belum banyak.

Targetnya sebelum lulus kuliah ini udah ada satu bisnis yang saya tekuni. Omset sekarang sih masih di bawah 5 juta per bulan, tapi aku yakin, saat melamarmu, omset bisnis udah diatas 50 juta.

Oh ya, alhamdulillah sekarang aku udah bisa beli motor dari uang beasiswa dan hasil usaha. Motor second sih, tapi alhamdulillah sangat bermanfaat untuk mobilitas bisnis dan ngisi pengajian. Do’ain ya, biar saat menjemput dirimu udah punya mobil impian.

Sayang,
Aku juga udah buka tabungan loh, khusus untuk beli mahar, biaya pernikahan, dan masa depan pendidikan dan rencana tempat tinggal kita.
Sebenarnya dari semester 1 kuliah udah mulai nabung untuk ini, tapi dulu masih pake celengan sederhana.
Harapannya sih ingin pernikahan nanti sederhana tapi penuh makna, yang penting dapat do’a dan berkah. Biar uangnya bisa dialokasikan untuk sama-sama lanjut S2 dan segera buat rumah impian kita bersama.

Oh ya,
Kalau setuju, saya ingin bulan madunya Umroh bareng yuk,
Biar kita bisa sama-sama berdo’a disana
Dapetin keturunan yang soleh-solehah dan rumah tangga sakinah

Eh, udah dulu ya Sayang,
Saatnya masuk kuliah, langsung jualan dan malamnya hadir di pengajian.
Jangan lupa terus do’akan belahan jiwamu ini.
Semoga kita segera bisa bersama, membangun keluarga dan bisnis dengan semangat cinta.

Salam sayang dari calon suamimu,
Teruntuk belahan jiwaku,
Dari Lelaki Penuh Cinta

“Ya Allah siapapun dirinya, jagalah ia untukku”.. Aamiin.

Setia Furqon Kholid

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: