Mesjid jangan di kosongkan .

 

385479 217400698329371 100001783270409 496310 1046178152 n

 

” Nabi SAW bertanya kepada sahabat, “Iman siapakah yang paling Afdhol / utama ?” para Sahabat menajawab :

1. “Imannya para Malaikat.” Nabi SAW menjawab, “Bagaimana Iman para malaikat bisa dibilang afdhol sedangkan mereka dapat melihat dan mendengar Allah langsung.”
2. Lalu para sahabat menjawab lagi, “Imannya para Nabi.” Nabi SAW menjawab, “Bagaimana Imannya para Nabi bisa dibilang Afdol sedangkan Allah telah memberi mereka wahyu.”
3. Lalu para sahabat menjawab lagi, “Imannya para sahabat.” Nabi SAW menjawab, “Bagaimana Iman mereka (para sahabat) bisa dibilang afdhol sedangkan mereka pernah berjumpa denganku dan pernah melihat mukjizat-mukjizatku.”
4. Lalu para sahabat bertanya, “Iman siapakah yang afdhol kalau begitu ya Nabiullah.” Nabi SAW menjawab, “Yaitu mereka yang tidak bertemu dengan Allah, tidak pernah menjumpaiku, dan tidak pernah melihat mukjizat-mukjizatku tetapi mereka mau beriman kepadaku.”

Nabi SAW menganggap kita lebih beruntung dari sahabat, iman kita dinyatakan sebagai iman yang paling afdhol, dan kita ini dipanggil sebagai kekasihnya Nabi SAW. Tetapi hari ini amal perbuatan kita tidak mencerminkan orang pantas dibilang sebagai kekasih Nabi SAW, atau orang yang beruntung, atau orang yang mempunyai iman yang afdol.

(Zulfikar Fahri ) .

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: