Dahsyatnya Perintah Sholat By : Maulana

 

Sholat jangan di tinggalkan waspada

Jangan pernah tinggalkan sholat

Jangan tingalkan sholat sesibuk apapun

Sholat 5 x sehari

Sholat di pertanggung jawabkan

 

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar.

Dahsyatnya Perintah Sholat

 

Dari Ibnu Umar rodhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata: Rasulullah bersabda:

Perintah yang pertama kali diwajibkan kepada ummatku adalah shalat lima waktu, yang pertama kali diangkat dari amal perbuatan mereka adalah shalat lima waktu, dan yang pertama kali dipertanyakan dari amal perbuatan mereka adalah shalat lima waktu. Barangsiapa yang pernah meninggalkan sesuatu daripadanya maka Allah SWT berfirman (kepada malaikat): lihatlah! Apakah kalian mendapatkan dari hamba-Ku shalat-shalat sunnah yang menyempurnakan kekurangannya dari shalat fardhu?

Lihatlah puasa ramadhan hamba-Ku, apabila tertinggal (pernah tidak berpuasa) maka lihatlah apakah hamba-Ku mempunyai pahala puasa sunnah yang akan menyempurnakan kekurangan puasa wajibnya? Dan lihatlah zakat hamba-Ku, bila ia sempat tidak mengeluarkannya maka lihatlah apakah kalian mendapatkan hambaku bersedekah yang akan menyempurnakan kekurangan zakatnya?

Maka diambilah pahala sunnah tersebut untuk melengkapi kekurangan atas kewajiban yang Allah perintahkan, yang demikian terjadi karena rahmat Allah dan keadilan-Nya.

Apabila didapati pahalanya lebih banyak (melengkapi pahala ibadah wajib) dalam timbangannya, maka dikatakan kepadanya: masuklah surga dengan senang hati.

Namun bila tidak didapati satupun pahala sunnahnya, maka Malaikat Zabaniyyah akan diperintah oleh Allah untuk menyeret tangan dan kakinya kemudian dilempar ke neraka.
(HR. Ahmad & Al-Haakim)

✒ Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah bersabda :

Seseorang yang selalu shalat dengan berjamaah selama empat puluh hari tanpa tertinggal takbir yang pertama (bersama imam) akan mendapat dua jaminan:

yang pertama diselamatkan dari neraka, dan dua bebas dari sifat munafik.
(HR. Tirmidzi)

Carilah pertolongan Allah dengan sabar dan sholat

Bangganyaaaaa diundang Gubernur, Presiden, Menteri, Orang Kaya…
Tapi ga bangga diundang Allah…

Allah Mengundang kita. Memanggil kita. Lewat azannya muadzdzin. Lewat panggilan shalat. Ga tangung-tanggung. Allah Memanggil kita langsung ke “Kediaman-Nya”. Ke Rumah-Nya. Ke Istana-Nya. Ke Masjid-Nya. Kita diistimewakan, bisa datang sebelum waktunya, dan dilayani Allah dengan Allah menerima siapa yang mau shalat duluan. Disediakan oleh Allah shalat sunnah tahiyyatul masjid, sebelum tiba masuk shalat fardhunya, sebagai Grand-Meeting sama Allah. Dan kita diperbolehkan-Nya berdoa, sebelum berdoa setelah menyembah-Nya di waktu shalat fardhu datang, dengan melaksanakan shalat fardhu. Allah jamu kita tanpa membeda-bedakan siapa kita. Siapa yang datang duluan, dan bisa duduk di shaf 1, silahkan di shaf 1. Dan Allah tidak membatasi waktunya. Silahkan jika mau berlama-lama.

Subhaanallaah.

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Maulana / 16/08/2014

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: