TAUHID SEBAGAI PELEBUR DOSA

 

 

 

Tauhid

 

TAUHID SEBAGAI PELEBUR DOSA

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Saudara dan saudariku yang dikasih Allah
Sebagaimana pembahasan lalu tentang pentingnya dan juga manfaat Tauhid (meng-Esa-kan Allah) maka pada kesempatan kali ini kita akan bahas serba sedikit tentang Tauhid adalah sebagai pengantar kebahagian dan juga dapat meleburkan dosa seseorang hamba, sebab itu kita semua perlu ketahui agar supaya kalimat Tauhid itu dapat tertancap kedalam lubuk hati kita masing-masing aamiin .

Saudara dan saudariku seaqidah
Di dalam kitab Dalilul Muslim fil I’tiqaadi wat Tathhiir karya Syaikh Abdullah Khayyath dijelaskan, “Dengan kemanusiaan dan ketidak maksumannya, setiap manusia berkemungkinan terpeleset, terjerumus dalam lembah kemaksiatan kepada Allah.”
Tapi jika individu itu adalah seorang ahli tauhid yang murni dari kotoran-kotoran syirik maka tauhidnya kepada Allah, serta keikhlasannya dalam mengucapkan kalimat “LAA ILAAHA ILLALLAH” mengucapkan dengan lidahnya, dilakukan oleh anggota tubuh atas pengakuannya dan di benarkan oleh hatinya maka menjadi penyebab utama beroleh kebahagiaan,serta menjadi penyebab penghapusan dosa-dosa dan kejahatan yang telah dilakukannya dengan syarat bertaubat dengan sebenar benar Taubat

Sebagaimana dijelaskan dalam sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam :
“Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah semata, tiada sekutu bagiNya, dan Muhammad adalah hamba dan utusanNya, dan kalimatNya yang disampaikanNya kepada Maryam serta ruh daripadaNya, dan (bersaksi pula bahwa) Surga adalah benar adanya dan Neraka pun benar adanya maka Allah pasti memasukkannya ke dalam Surga, apapun amal yang diperbuatnya.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Saudara dan saudariku maksud dan tafsirannya,ialah segenap persaksian yang dilakukan oleh seorang muslim sebagaimana terkandung dalam hadits di atas mewajibkan diri seseorang masuk Surga, tempat segala kenikmatan.Sekalipun dalam sebagian amal perbuatannya terdapat dosa dan maksiat.

Sebagaimana ditegaskan dalam hadits qudsi, Allah berfirman:
“Hai anak Adam, seandainya engkau datang kepadaKu dengan dosa sepenuh bumi, sedangkan engkau ketika menemuiKu dalam keadaan tidak menyekutukanKu sedikitpun, niscaya Aku berikan kepadamu ampunan sepenuh bumi pula.” (HR. At-Tirmidzi dan Adh-Dhayya’, hadits hasan)

Maknanya, seandainya engkau datang kepadaKu dengan dosa dan maksiat yang banyaknya hampir sepenuh bumi, tetapi engkau meninggal dalam keadaan bertauhid (Meng-ESA-kan Allah), niscaya Allah mengampuni segala dosa-dosamu itu.
Saudara dan saudariku Hadits-hadits di atas menegaskan tentang keutamaan tauhid. Tauhid merupakan faktor terpenting bagi kebahagiaan seorang hamba Allah. Tauhid juga merupakan sarana yang paling agung untuk melebur dosa-dosa dan maksiat yang membolehkannya berbahagia didunia dan terselamat dipengadilan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tapi dengan syarat tidak hanya percaya sahaja tapi kepercayaan mesti dibuktikan yaitu dengan perbuatan ataupun amalan sesuai dengan pengakuan kita.

Dalam hadits lain disebutkan:
“Barangsiapa meninggal dunia (dalam keadaan) tidak berbuat syirik kepada Allah sedikit pun, niscaya akan masuk Surga. Dan barangsiapa meninggal dunia (dalam keadaan) berbuat syirik kepada Allah, niscaya akan masuk Neraka.” (HR. Muslim)

Hadits-hadits di atas menegaskan tentang keutamaan tauhid. Tauhid merupakan faktor terpenting bagi kebahagiaan seorang hamba Allah. Tauhid juga merupakan sarana yang paling agung untuk melebur dosa-dosa dan maksiat yang membolehkannya berbahagia didunia dan terselamat dipengadilan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tapi dengan syarat tidak hanya percaya saja tapi kepercayaan mesti dibuktikan melalui ucapan perbuatan ataupun amalan sesuai dengan pengakuan kita lalu di benarkan dengan keikhlasan hati wassalam

SELAMAT BERAMAL SEMOGA MANFAAT BUAT KITA SEMUA “LAA ILAAHA ILLALLAH”

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: