ANTARA CADAR DAN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA

 

Cadar di peluk

ANTARA CADAR DAN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA

Seorang ustadz berkisah:
Suatu waktu saya pernah ngobrol dengan salah seorang senior saya di Darul Hadits Syihir (Yaman). Beliau sudah menikah. Saya pernah tanya kenapa orang Arab di sini bisa harmonis sama pasangannya, padahal mereka kan mayoritas dijodohkan oleh orang tua mereka?

Beliau pun menjelaskan,

“Di sini coba antum perhatikan. Perempuannya bercadar semua. Laki-laki tidak bisa sembarangan mengetahui wajah perempuan yang bukan mahramnya. Sebaliknya, para perempuan pergaulannya juga terbatas. Tidak ada yang namanya bergaul bebas laki-laki dan perempuan. Jadi ketika pulang ke rumah, suami akan menganggap istrinya special. Demikian juga sang istri akan menganggap suaminya sudah yang paling special. Jadi mudah bagi mereka untuk membina rumah tangga yang harmonis.

Berbeda dengan kita di Indonesia. Begitu kita keluar rumah, kita sudah lihat perempuan yang lebih menarik dari istri kita. Belum lagi nanti di kantor, di jalan, di pusat perbelanjaan. Ada banyak wanita yang ternyata lebih special daripada istri kita di rumah. Di banyak rumah di Indonesia juga ada televisi. Para istri pun terbiasa melihat para aktor yang jauh lebih special dari suaminya. Belum lagi pergaulan yang begitu bebas, tidak ketat seperti di sini.

Jadi di Indonesia kita butuh perjuangan lebih untuk menjaga keharmonisan rumah tangga karena ujiannya lebih berat daripada di sini…”

# Status dari ustadz Wira Mandiri Bachrun

[Dokter Muslim]

======================

JAGA PANDANGAN .

Jaga Pandangan

Jaga iman

cadarhitam-malupdallah

Cadar dan hijab

JAGA PANDANGAN .

Pernah dengar istilah “dari mata turun ke hati” ? Yap, benar sekali. Segala yang kita rasakan di hati dan yang kita pikirkan, bersumber dari apa yang kita lihat. Jadi, yuk kita bersihkan hati dan pikiran dengan menjaga pandangan

Islam Memerintahkan untuk Menundukkan Pandangan

“Katakanlah kepada laki–laki yang beriman : ”Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An Nuur: 30 )

“Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : “Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan menjaga kemaluannya” (QS. An Nuur: 31)

Walaupun wajah wanita bukan aurat menurut sebagian ulama, namun faktanya jika melihatnya maka bisa menimbulkan dampak2 pada hati, terbayang-bayang, apalagi jika sangat mempesona. Apalagi melihat aurat wanita. Maka jangan memandang sesuatu yang malah akan menyusahkan diri sendiri. Beratnya menjaga pandangan masih lebih ringan daripada beratnya menanggung derita di hati akibat mengumbar pandangan yang tidak perlu.

====================================

CADAR .

Cadar suami istri hijrah

cadar-hitam-copy

Cadar trims bunda

Cadar sholehah1

Cadar Sempurna

 

CADAR .

Manfaat bercadar diantaranya:

1. Melindungi wanita dari godaan maupun kejahatan lelaki, sebab dengan melihat wajah saja lelaki bisa tergoda, terpesona, dan akhirnya merayu atau berbuat jahat kepada wanita.

2. Membantu para lelaki menjaga pandangan, sehingga para lelaki tidak terfitnah, tidak tergoda maupun terpesona olehnya.

3. Menutup pintu perzinaan dan perselingkuhan

4. Agar wanita menjadi mulia, dan para lelaki tidak menilai dari fisiknya saja, para lelaki tidak bisa jelalatan menilai wanita dari fisiknya.

5. Mengurangi kejahatan dan kerusakan moral di masyarakat

6. Agar wanita tidak terlihat menggoda. Wanita yang berjilbab tetap terlihat menggoda jika wajahnya terbuka, apalagi jika sangat cantik.

7. Membantu para lelaki agar lebih tentram hatinya, lebih khusyu beribadah, sebab dalam hatinya tidak teringat wajah-wajah para wanita.

8. Agar para suami lebih tenang dan tidak mudah cemburu, sehingga keluarga bisa lebih harmonis.
(sebab wajah istrinya saat ada keperluan diluar rumah atau saat ada tamu lelaki tetap tidak terlihat oleh lelaki yang bukan mahrom, sehingga para lelaki tidak naksir/tergoda dengan istrinya)

Tradisi kaum muslimat memakai cadar juga telah ditegaskan oleh Al-Hafiz Ibnu Hajar al-‘Asqolaani rahimahullah. Beliau berkata :

“Berkesinambungannya praktek akan bolehnya para wanita keluar ke mesjid-mesjid dan pasar-pasar serta bersafar dalam kondisi bercadar agar mereka tidak dilihat oleh para lelaki. Dan para lelaki sama sekali tidak diperintahkan untuk bercadar…dan seiring berjalannya zaman para lelaki senantiasa membuka wajah mereka dan para wanita keluar dengan bercadar..” (Fathul Baari 9/337)

Ibnu Hajar juga berkata :

“Dan senantiasa tradisi para wanita sejak zaman dahulu hingga sekarang bahwasanya mereka menutup wajah-wajah mereka dari para lelaki asing” (Fathul Baari 9/324)

Semakin cantik wajah wanita maka semakin dianjurkan bercadar saat terlihat lelaki yang bukan mahromnya, sebab potensi fitnah dan godaannya semakin besar. Dan yang kurang cantik juga tetap dianjurkan, sebab tetap ada potensi madharat dengan menampakkan wajah. Apalagi ditambah godaan setan yang menghias wanita saat keluar rumah.
Jika di lingkungan yang tidak islami dan rawan kejahatan/maksiat juga semakin dianjurkan bercadar untuk melindungi wanita.

Cadar adalah untuk melindungi kehormatan wanita dan mencegah berbagai kerusakan dalam masyarakat.

Silahkan baca dalil cadar:

Bercadar Menurut ulama madzhab Syafi’i
http://www.firanda.com/index.php/artikel/fiqh/444-ajaran-ajaran-madzhab-syafi-i-yang-ditinggalkan-oleh-sebagian-pengikutnya-3-cadar

Hukum Memakai Cadar dalam Pandangan 4 Madzhab
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-memakai-cadar-dalam-pandangan-4-madzhab.html

Dalil Cadar
http://almanhaj.or.id/content/1853/slash/0/hukum-cadar-dalil-yang-mewajibkan/

Cadar dalam Kitab-Kitab NU (1)
http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-1

Cadar dalam Kitab-Kitab NU (2)
http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2

Cadar dalam Kitab-Kitab NU (3)
http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-3

Bercadar Mazhab Resmi NU
http://ustadzaris.com/bercadar-mazhab-resmi-nu

Mengapa Dia Menutup Wajah dengan Cadar?
http://ustadzaris.com/mengapa-dia-menutup-wajah-dengan-cadar

Diperbolehkan buka tutup cadar sesuai situasi dan kondisi:
http://muslimafiyah.com/alhamdulillah-aku-wanita-setengah-cadar-sekarang.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-1.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-2.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-3.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-4.html

http://ihyaelsunnah.blogspot.com/2013/12/hukum-bercadar-bagi-muslimah-di-zaman.html

Dalil perintah menutupi kaki wanita:
http://muslimah.or.id/fikih/ujung-pakaianku-penyapu-jalanan.html.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: