* Persiapan Untuk Ramadhan * by sahabatmmo

 

Ramadhan how are u

Ramadhan are ready

Odoy Quran

 

* Persiapan Untuk Ramadhan *

Yuk kita mulai mempersiapan pribadi kita menyambut bualan suci Ramadhan .

Bismillahirrahmanirrahim, insya Allah malam ini kita sharing tentang persiapan menyambut bulan suci Ramadhan

Sahabat muslimku tak terasa kita sudah sampai di bulan sya’ban, yang berarti tidak lama lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan.

Bagi seorang Muslim, kedatangan Ramadhan tentu akan disambut dengan rasa gembira dan penuh syukur…

karena Ramadhan merupakan bulan maghfirah, rahmat, menuai pahala dan sarana menjadi orang yang muttaqin.

begitu mulianya bulan ramadhan, maka sepatutnya kita melakukan persiapan untuk lebih memantaskan pribadi kita dalam memasuki bulan ramadhan

Namun, bagaimana cara kita menyambut Ramadhan sesuai dengan tuntunan syariat? Apa yang mesti kita persiapkan?

banyak hal yang dapat kita persiapkan untuk menyambut bulan Ramadan dan kali ini aku mencoba berbagi tentag persiapan Rasullah dalam menyambut Ramadan

Dalam menyambut Ramadan, Rasulullah selalu mempersiapkan dua komponen penting dalam pribadinya yaitu jasmani dan rohani

Persiapan jasmani dilakukan oleh Rasul SAW melalui puasa Senin-Kamis dan puasa hari2 putih (tanggal 13,14 dan 15) setiap bulan dari Syawal-Sya’ban.

Sedangkan persiapan rohani dilakukan oleh Rasul SAW melalui pembiasaan shalat tahajud setiap malam serta zikir setiap waktu dan kesempatan.

Bahkan, shalat tahajud yang hukumnya sunah bagi kaum Muslimin menjadi wajib bagi pribadi Rasul SAW.

Memasuki bulan Sya’ban, Rasul SAW meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah puasa, qiyamul lail, zikir dan amal salehnya.

Peningkatan tsb dikarenakan semakin dekatnya bulan Ramadhan yang akan menjadi puncak aktifitas kesalehan dan spiritualitas seorang Muslim.

Jika biasanya dalam sebulan Rasul SAW berpuasa rata-rata 11 hari, maka di bulan Sya’ban ini beliau berpuasa hampir sebulan penuh.

Dikisahkan oleh Aisyah RA bahwasanya, “Rasulullah banyak berpuasa (di bulan Sya’ban) sehingga kita mengatakan, beliau tidak pernah berbuka….

…dan aku tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali puasa Ramadhan…

…dan aku tidak pernah melihat Rasulullah banyak berpuasa (di luar Ramadhan) melebihi Sya’ban.” (HR. Bukhari-Muslim).

Sya’ban adalah bulan penutup rangkaian puasa sunah bagi Rasulullah SAW sebelum berpuasa penuh di bulan Ramadhan.

Jika Rasul telah mempersiapkan penyambutan Ramadhan dengan berpuasa minimal 11 hari di luar Sya’ban dan 20-an hari di bulan Sya’ban,…

…berarti untuk menyambut Ramadhan Rasulullah SAW telah berpuasa paling sedikitnya 130 hari atau sepertiga lebih dari jumlah hari dalam setahun.

Maka, hanya persiapan yang baiklah yang akan mendapat hasil yang baik, dan demikian pula sebaliknya.

nah begitulah cara Rasulullah menyambut bulan suci Ramadhan.

selain persiapan jasmani dan rohani kita juga harus berusaha menuntaskan puasa tahun lalu jika kita memiliki halangan puasa di tahun lalu

Persiapan selanjutnya adalah memperdalam ilmu ibadah kita.

Hanya dengan ilmu kita dapat mengetahui cara beribadah dengan benar yaitu sesuai dengan sunnah (petunjuk) Rasulullah.

suatu ibadah tanpa dilandasi ilmu, maka kerusakannya lebih banyak daripada kebaikannya.

Ibadah tanpa mengikuti petunjuk Rasulullah shallalahu alaihi wa sallam disebut bid’ah, hukumnya haram dan tidak akan diterima Allah SWT.

Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mengada-adakan urusan baru dalam urusan (agama) kami ini, yang bukan berasal daripadanya….

….maka amalannya ditolak” (HR. Bukhari dan Miuslim).

oleh karena itu, yuk kita mulai memperdalam ilmu ibadah kita, dgn memulai membaca sumber dari segala ilmu yaitu Al-Qur’an

Sampai sini dulu ya untuk malam ini, semoga kita bisa mempersiapkan diri kita menjadi lebih baik untuk menyambut bulan Ramadhan .

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: