“Mengapa Kamu Lebih Takut Pada Sesamamu Dibanding PadaNya?” by @CintaQuranID

 

Allah ayat kursi

Allah emas dinding

Allah pigura merah

Allah bundar banyak

Allah Disc

 

 

“Mengapa Kamu Lebih Takut Pada Sesamamu Dibanding PadaNya?”

1.Adanya rasa #Takut pada diri manusia itu biasa Karena bagian dari naluri mempertahankan diri yang terdapat pada manusia.

2.Ekspresi rasa #Takut pada manusia berbeda-beda , Tergantung pada pemahaman terhadap kondisi yang membangkitkan ketakutannya.

3.Orang yang #Takut kepada manusia,berusaha mencari kerelaan orang yang ditakutinya Tak jarang hingga menghalalkan segala cara.

4.Orang yang hanya #Takut kepada Allah Menjadikan hukum syara sebagai standar perilakunya, bukan ridho manusia , Imannya tetep terjaga.

5.Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. (TQS. al-Mâidah [5]: 44)

6.Takutlah kepada Allah dalam menghadapi manusia & janganlah engkau takut kepada manusia dalam menjalankan agama Allah. (Sa’id bin Amir)

7.Rasa #Takut seharusnya menjadikan kita makin taat , Bukan malah jadi sesat dan aktif bermaksiat.

8.Karena itu rasa #Takut jangan dihilangkan, tapi harus dikendalikan , Agar hidup kita tetap nyaman dan akidah juga aman.

9.Jika #Takut gagal dalam ujian atau sidang skripsi , Belajarnya yang dibenahi bukan cari bocoran atau sogok para penguji.

10.Jika #Takut kecelakaan, periksa kendaraan dan berdoa mohon keselamatan , Bukan malah ngadain ruwatan atau merapal ajian.

11.Jika #Takut kehilangan orang yang dicintai, berdoa agar dikuatkan saat waktunya tiba , Karena mati itu pasti bagi makhluk bernyawa.

12.Jika #Takut kehilangan semangat,pelajari kisah hidup teladan muslim hebat , Mereka getol shalat untuk menjaga semangat.

13.Jika #Takut tidak selamat di akhirat,segera bertobat , Bukan ngotot memanjakan nafsu syahwat padahal ajal bisa datang setiap saat.

14.Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. (TQS. ar-Rahmân [55]: 46)

15.Rasa #Takut yang terkendali, membantu kita menjaga diri , Dari perilaku tak terpuji yang membuat kehidupan dunia akhirat kita rugi.

16.Rasa #Takut seharusnya menjadikan pejabat anti korupsi , Di dunia dicela manusia, di akhirat alamat masuk neraka.

17.Rasa #Takut seharusnya membuat pemerintah membuang aturan sekuler kapitalis , Karena kebijakannya hanya membuat rakyat menangis.

18.”dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS Al Maidah: 50)

19.Rasa #Takut seharusnya memaksa aktivis pacaran segera udahan , Karena setiap hari hanya menabung dosa yang menjadikan keduanya hina.

20.Dan janganlah kamu mendekati #Zina,sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji & suatu jln yang buruk. (QS. Al Isra’: 32)

21.Rasa #Takut seharusnya menggerakan kita semua untuk aktif berdakwah , Mengingatkan umat untuk taat syariat dalam menyelesaikan masalah.

22.“Kamu adalah umat yang terbaik ynag dilahirkan untuk manusia,menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar”(QS. Ali Imran: 110)

23.Rasa #Takut seharusnya menyegerakan kita membayar hutang , Agar hidup di dunia tenang dan di akhirat hadapi hisab dengan lapang.

24.Barang siapa yang hutang dengan tujuan tidak membayar maka Allah akan membinasakannya. (HR Bukhari dan Ibnu Majah)

25.#Takut kepada Allah menyulap pengecut jadi ksatria , Menjadikan pecundang jadi pahlawan , Mengubah penakut jadi pemberani.

26.Ulama Al Iz bin Abdis Salam ditanya oleh muridnya, kenapa dia tidak ada rasa takut ketika berhadapan dengan seorang penguasa.

27.Maka dia menjawab: Wahai muridku, sungguh aku telah menjadikan rasa takut kepada Allah SWT meliputi seluruh perasaanku,

28.sehingga aku melihat penguasa itu seperti melihat seekor kucing”. << Tak gentar mengingatkan penguasa yang zhalim.

29.#Takut pada Allah berarti takut berdosa dan azab di neraka Sehingga berhati-hati dalam berbuat dan berbicara.

30.Sesungguhnya azab yang paling ringan dari penghuni neraka pada hari kiamat ialah seorang yang diletakkan pada kedua telapak kakinya

31.sepotong bara api yang menyebabkan otaknya mendidih. (Mutafaq ‘alaih)

32.Demi kemulian-Ku, Aku tidak akan menghimpun dua rasa takut dan dua rasa aman pada diri seorang hamba.

33.Jika ia takut kepada-Ku di dunia, maka Aku akan bemberikannya rasa aman di hari kiamat.

34.Jika ia merasa aman dari-Ku di dunia, maka Aku akan memberikan rasa takut kepadanya di hari kiamat. (HR. Ibnu Hibban)

35.Janganlah engkau takut celaan orang yang mencela dalam menjalankan agama Allah. (Sa’id bin Amir)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: