Kisah Nabi Musa .A.S

 

224498 1957471216173 1224515309 31857803 4433719 n

Suatu ketika, Musa AS melihat seorang wanita yang cantik berdiri diantara pohon. Melihat hal itu darah muda Musa AS naik, lalu Musa AS menegur wanita tersebut mengapa dia tidak dirumah saja karena dapat mengganngu pria-pria yang lain.

Inilah perintah Alah SWT yang pertama yang dijaga Musa AS. Namun wanita itu memberi alasan bahwa ayahnya sudah tua dan dia kemari untuk mengambil air. Namun karena ketika itu banyak laki-laki yang berebutan ambil air di sumur sehingga dia harus menunggu di balik pohon agar tidak terlihat. Melihat hal itu Musa AS Iqrom mengambilkan air buat wanita itu untuk dibawa kerumah wanita tersebut.

Dan ini perintah Allah yang kedua : yang dijaga Musa AS yaitu menolong orang yang sedang berada dalam kesulitan. Dalam perjalanan kerumahnya Musa AS yang berjalan dibelakang wanita itu tidak menyukai posisinya karena Musa AS masih dapat melihat punggung dan kaki dari wanita tersebut. Melihat punggungnya saja Musa AS sudah tidak mau, sehingga Musa AS memerintahkan wanita itu untuk berjalan dibelakangnya, dan Musa AS meminta wanita itu melempar kerikil sebagai arah jalan.

Inilah perintah Allah yang ketiga yang dijaga oleh Musa AS.

Setelah sampai dirumah wanita tersebut ternyata dia adalah anak seorang nabi yaitu Nabi Syuaib AS. Melihat kebaikan-kebaikan dan akhlaq dalam diri Musa AS, Nabi Syuaib AS, memberinya pekerjaan, lalu diangkat sebagai muridnya, diberi rumah, dan dinikahkan dengan anaknya. Padahal sebelumnya ia hanya seorang pengangguran, miskin, gak ada tempat tinggal, dan gak punya jodoh.

Asbab menjaga perintah Allah, Allah berikan Musa AS jalan keluar dari segala masalah yaitu pekerjaan yang halal dan berkah, rumah tempat tinggal, dan dinikah dengan anaknya syuro’ yang jamilah dan alimah. Hari ini kenapa kita masih susah saja padahal dari segi kehidupan kebendaan kita lebih baik dari yang dipunya Musa AS, baju kita lebih baik, rumah kita lebih baik, dan makanan kita lebih baik dari yang dimakan Musa AS. Ini karena kita belum buat kepustusan untuk menjaga perintah Allah.

Namun Allah tidak menguji kita ketika susah saja, Allahpun menguji kita ketika kita senang. Apakah kita masih mau menjaga perintah Allah ketika senang. Ketika Musa AS sudah mendapatkan kebaikan yang banyak maka turun perintah Allah Ta’ala kepada Musa AS untuk Khuruj Fissabillillah Dakwah kepada Firaun. Jadi Allah uji kita bukan hanya dengan keadaan susah tetapi juga dengan keadaan senang.

(KH. Abdul Halim) —

#Zulfikar Fahri#

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: