Nasehat saya kepada pembakar bendera tauhid, segera taubat kepada Allah dan meminta maaf kepada kaum muslimin, sebelum Anda dihinakan Allah dunia akhirat. Sudah, tidak perlu banyak alasan.

Nasehat saya kepada pembakar bendera tauhid, segera taubat kepada Allah dan meminta maaf kepada kaum muslimin, sebelum Anda dihinakan Allah dunia akhirat. Sudah, tidak perlu banyak alasan.

BENDERA TAUHID ADALAH BENDERA ISLAM, BUKAN BENDERA ORMAS

Imam At-Tirmidzi dan Imam Ibn Majah telah mengeluarkan dari Ibn Abbas, ia berkata:

‎كَانَتْ رَايَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَوْدَاءَ، وَلِوَاؤُهُ أَبْيَضَ

“Rayah Rasulullah Saw berwarna hitam dan Liwa beliau berwarna putih.”

Imam An-Nasai di Sunan al-Kubra, dan at-Tirmidzi telah mengeluarkan dari Jabir:

‎أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «دَخَلَ مَكَّةَ وَلِوَاؤُهُ أَبْيَضُ

“Bahwa Nabi Saw masuk ke Mekah dan Liwa’ beliau berwarna putih.”

Ibn Abiy Syaibah di Mushannaf-nya mengeluarkan dari ‘Amrah ia berkata:

‎كَانَ لِوَاءُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْيَضَ

“Liwa Rasulullah Saw berwarna putih.”

Terkait tulisan kalimat tauhid, mayoritas informasi yang ada menjelaskan, bahwa yang bertuliskan kalimat tauhid adalah bendera Nabi SAW, semisal yang dikeluarkan ibnu Hajar al-Asqalani:

‎كان مكتوبا على رايته: لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ.

“Bendera Nabi SAW bertuliskan kalimat tauhid.” (ibnu Hajar al-Asqalani, Fathul Bari, 2001, vol. 6, hlm. 147).

YA Allah, jaga dan lindungi NKRI dari siapapun yang hendak memecah belahnya, aamiin ya Robb 🙏🏻🇮🇩

Bendera tauhid 5

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: