NIKMATNYA MEMBACA SURAT AL FATIHAH

 

Alfatihah

 

Alfatihah laten

 

NIKMATNYA MEMBACA SURAT AL FATIHAH

Bismillah

Seberapa sering kah kita membaca Al-Fatihah secara terburu2 dalam Shalat kita??
Sadarkah kita bahwa Allah menjawab do’a kita setiap ayat per ayat ??
Allah menjawab do’a kita dengan penuh kasih sayang…

Dari ‘Ubaidah bin shamit r.a,Rasulullah telah bersabda:”Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca surah AL-FATIHAH”.

Riwayat dari Abu Hurairah pula,rasulullah telah bersabda:” Barangsiapa yang tidak membaca AL-FATIHAH di dalam shalat,maka shalatnya itu tidak sempurna.(Rasulullah telah mengulangi kenyataan ini sebanyak 3 kali)”.

Lalu sahabat bertanya kepada Abu Hurairah:”Bagaimana pula kalau kami mengikut imam?”.Jawab Abu Hurairah:”Bacalah perlahan-lahan.Karena aku pernah mendengar Rasulullah bersabda.

Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah Ta’ala berfirman :”Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk AKU dan untuk hamba-KU”.

Artinya, tiga ayat diatas: Iyyaka Na’budu Wa iyyaka nasta’in adalah hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan hamba-Nya.
Untuk hamba-KU ialah apa yang dimintanya…

Apabila hamba-KU mengucapkan:Alhamdulillahi rabbil ‘alamin(segala puji bagi Allah,Tuhan seru sekalian alam)
AKU menjawab:hamdani ‘abdi(hambaku memujiku)

Apabila hamba-KU mengucapkan:Arrahmanirrahim(Yang maha pengasih lagi maha penyanyang)
AKU menjawab:’Atsna alayya ‘abdi(hambaku menyanjungiku)

Apabila hamba-KU mengucapkan:Maliki yaumiddin(Maha penguasa hari kemudian)
AKU menjawab:Majjadani abdi(hambaku mengagungkanku)

Apabila hamba-KU mengucapkan:iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in(kepada Engkau kami menyembah dan kepada Engkau kami minta pertolongan)
AKU menjawab:Hadza bayni wa bayna abdi,wali abdi wa saala(inilah bahagianku dan bahagian hambaku yg dimintanya)

Apabila hamba-KU mengucapkan:Ihdinash siratal mustaqim,siratal ladzina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alaihim waladh-dhaalin(pimpinlah kami ke jalan yang lurus,yakni jalan yang tidak engkau murkai dan tidak pula jalan orang yang sesat)
AKU menjawab:Hadza li abdi,wali ‘abdi ma saala(inilah milik hambaku,dan bagi hamba-KU apa yang dia minta)

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: