—– SIAPAKAH YANG UKHTI PILIH —–

 

Untukmu Imamku Oki

 

Bismillahirrohmanirrohiim….

—– SIAPAKAH YANG UKHTI PILIH —–

1. Menikah, satu kata ini akan menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi pemuda ataupun pemudi yang sudah mencapai usia remaja.

2. Remaja yang sudah mulai memiliki rasa tertarik dengan lawan jenisnya, akan memperhatikan pasangan yang diimpikan menjadi pasangan hidupnya.

3. Sejenak waktu, hatinya akan merenda mimpi, membayangkan masa depan yang indah bersamanya.

4a. Saudariku muslimah yang dirahmati Allah, tentu kita semua menginginkan pasangan hidup yang dapat menjadi teman dalam suka dan duka

4b. bersama dengannya membangun rumah tangga yang bahagia, sampai menapaki usia senja, bahkan menjadi pasangan di akhirat kelak

5. Tentu kita tak ingin rumah tangga yang sudah terlanjur kita arungi bersama laki-laki yang menjadi pilihan kita kandas di tengah perjalanan

6a.karena tentu ini akan sangat menyakitkan, menimbulkan luka mendalam yang mungkin sangat sulit disembuhkan

6b .baik luka bagi kita maupun bagi buah hati yang mungkin sudah ada

7. kita mengetahui bahwa Allah Ta’ala, Robb sekaligus Illah kita satu-satunya sangat membenci perceraian

8. meskipun hal itu diperbolehkan jika memang keduanya merasa berat.

9. Saudariku muslimah yang aku sayangin, sekarang banyak kita jumpai fenomena yang sangat memprihatinkan dan menyedihkan hati

10. Banyak dari saudari-saudari kita yang terpesona dengan kehidupan dunia, sehingga timbul predikat ‘cewek matre’

11. yaitu bagi mereka yang menyukai laki-laki karena uangnya.

12. Ada juga diantara saudari kita yang memilih laki-laki hanya karena fisiknya saja.

13a. Ada juga diantara mereka yang menyukai laki-laki hanya karena kepintarannya saja, padahal belum tentu kepintarannya itu akan menyelamatkannya

13b. mungkin justru wanita itu yang akan dibodohi.

14. Sebenarnya tidak mengapa kita menetapkan kriteria-kriteria tersebut untuk calon pasangan kita

15. namun janganlah hal tersebut dijadikan tujuan utama, karena kriteria-kriteria itu hanya terbatas pada hal yang bersifat duniawi

16. sesuatu yang tidak kekal dan suatu saat akan menghilang. Lalu bagaimana solusinya ?

17. Saudariku, sebagai seorang muslim, standar yang harus kita jadikan patokan adalah sesuatu yang sesuai dengan ketentuan syariat.

18. Karena hanya dengan itu kebahagian hakiki akan tercapai, bukan hanya kebahagian dunia saja yang akan kita dapatkan

19 .tapi kebahagiaan akhirat yang kekal pun akan kita nikmati jika kita mempunyai pasangan yang bisa diajak bekerjasama dalam ketaatan kepada Allah

20. Diantara kriteria-kriteria yang hendaknya kita utamakan antara lain

21. SATU-> Memilih calon suami yang mempunyai agama dan akhlak yang baik

22a. dengan hal tersebut ia diharapkan dapat melaksanakan kewajiban secara sempurna dalam membimbing keluarga

22b. menunaikan hak istri, mendidik anak, serta memiliki tanggung jawab dalam menjaga kehormatan keluarga.

23a. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Jika datang melamar kepadamu orang yang engkau ridho agama dan akhlaknya

23b. maka nikahkanlah dengannya, jika kamu tidak menerimanya, niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang luas (HR. Tirmidzi, hasan)

24. DUA-> Memilih calon suami yang bukan dari golongan orang fasiq, yaitu orang yang rusak agama dan akhlaknya, suka berbuat dosa, dll

25. TIGA-> Laki-laki yang suka bergaul dengan orang-orang sholeh.

26. EMPAT-> Laki-laki yang rajin bekerja dan berusaha, optimis, serta tidak suka mengobral janji dan berandai-andai.

28. ENAM-> Laki-laki yang sehat jasmani dan rohani.

29a. TUJUH-> Mau berusaha untuk menjadi suami yang ideal. Diantaranya adalah

29b. Melapangkan nafkah istri dengan tidak bakhil dan tidak berlebih-lebihan, memperlakukan istri dengan baik, mesra, dan lemah lembut.

29c. bersendau gurau dengan istri tanpa berlebih-lebihan, memaafkan kekurangan istri dan berterima kasih atas kelebihannya.

29d. meringankan pekerjaan istri dalam tugas-tugas rumah tangga, tidak menyiarkan rahasia suami istri

29e. memberi peringatan dan bimbingan yang baik jika istri lalai dari kewajibannya, memerintahkan istri memakai busana muslimah ketika keluar

29f. menemani istri bepergian, tidak membawa istri ke tempat-tempat maksiat, menjaga istri dari segala hal yang dapat menimbulkan fitnah kepadanya

29g. memuliakan dan menghubungkan silaturahim kepada orang tua dan keluarga istri, memanggil istri dengan panggilan kesukaannya

29h. dan yang terpenting bekerjasama dengan istri dalam taat kepada Allah Ta’ala.

ALHAMDULILLAH SELESAI~

Satu hal yang perlu kita ingat saudariku yang aku sayangin, bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna

Jangan pernah membayangkan bahwa laki-laki yang sholeh itu tidak punya cacat & kekurangan.

Tapi, satu hal yang tidak boleh kita tinggalkan adalah ikhtiar dengan mencari yang terbaik untuk kita..

yang pasti, terbaik untuk didunia dan diakhirat serta bertawakal kepada Allah dengan diiringi do’a.

[MUDA BERDAKWAH! @MudaBerdakwah]

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: