INFO DAKWAH DARI KOREA SELATAN By : INFO DAKWAH

Dakwah korsel

DAKWAH

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar….

INFO DAKWAH DARI KOREA SELATAN

Kami beserta mahasiswa muslim Indonesia lainnya, biasa shalat berjamaah Subuh , Zuhur, Ashar, Maghrib. Isya . Pada suatu sore sesudah shalat ashar kami sedang muzakarah tentang iman dan amal shaleh. Kami kedatangan teman berpakaian ala Rapper, dia orang korea asli yang selama ini tidak mengakui Tuhan atau atheis , dan memang penyanyi rap disana. Orang Korea ini adalah teman kampus-nya teman kami yang bernama Hafidz. Sang Rapper Korea itu mengaku kalau dia salut dengan kepribadian Hafidz dan apa yang mendasarinya bisa berbuat seperti itu. Untuk menjawab itu, Hafidz minta dia untuk datang ke musholla dan bermuzakarah atau diskusi disana. Alhamdulillah, Maha Suci Allah atas takdir-Nya. Saya diperlihatkan momen sebuah muzakarah antara da`i muslim dengan seorang atheis.

Hafidz mengaku kalo segala tindakannya itu adalah ajaran dari Islam. Lalu temannya rapper korea bertanya apa itu Tuhan, apa itu Islam, dan apa benar Tuhan itu ada, apa buktinya? Dari pertanyaan yang beruntun ini, Hafidz menjawabnya dengan sangat tenang, singkat, dan bener2 ada landasan ilmunya. Bahkan saya sendiri yang sudah muslim, mendengar jawabannya seakan-akan pengen masuk Islam lagi . Karena apa yang saya pelajari dengan apa yang saya alami sebagai muslim itu agak jauh dari hakikat aslinya.

Dari pertanyaan2 tadi, Hafidz cuma menjawabnya dengan Al Baqarah ayat 30 dan Surat Al Ikhlas. Muzakarah itu cuma berputar pada tafsir dua wahyu ini. Tidak pakai analogi2 yang tidak jelas, Hafidz cuma bicara seputar tafsir ayat2 ini beserta bukti2 bahwa Tuhan itu ada. Teman Hafidz tadi juga kaget karena pemikirannya benar-benar tercerahkan dari tafsir ayat2 yang dijelaskan Hafidz. Sampai akhirnya dia bertanya, “Dimana aku dapat menemukan Islam?”. Ini salah satu pemandangan terindah yang pernah saya lihat, sambil menunjuk dadanya dia berucap, “Disini”, maksudnya di hati. Lalu dia lanjutkan, “berdoalah kepada Allah agar Dia membimbingmu untuk menemukan Islam”. Hafidz tidak menawarinya untuk bersyahadat saat itu juga, tapi dia menyuruh temannya untuk berpikir dahulu matang-matang, karena ia ingin agar temannya masuk Islam dalam keadaan yakin 100%, berserah diri, dan tanpa paksaan.

Dan pada akhirnya, Adzan maghrib berkumandang. Hafidz bertanya apakah ia ingin mencoba wudlu dan shalat. Temannya sangat antusias dan menerima dengan sangat senang. Setelah shalat Hafidz bertanya, “bagaimana perasaanmu?”. Temannya menjawab,”Aku tidak tahu kenapa, ini seperti yoga, tapi ini jauh lebih mendamaikan.”

Hal mengesankan dari Hafidz yang saya dapat adalah sesuai teladan nabi, dia mendakwahkan Islam dengan Akhlaq, perilaku sehari-hari, baik kepada semua orang tanpa membeda-bedakan. Sekali lagi, utamakan akhlaq dalam berdakwah. Maka tidak heran kalau Rasulullah diberi julukan Al Amin (orang yang dapat dipercaya), bahkan oleh orang2 yang menentang dakwahnya pun beliau dicintai.

Semoga Allah selalu memberikan kita hidayah untuk menemukan Islam yang Haq. Memurnikan aqidah dan senantiasa menjadi rahmatan lil alamin.

Wassalamu’alaykum

Kargozari : Validhasyimi , Mahasiswa Indonesia di Seoul ,Korea Selatan

Subhanallah …

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: