BAGAIMANA CARA MENGETAHUI APAKAH MALAIKAT ATAU SYAITHAN LAGI HADIR DI SEKITAR KITA?

Anjing 2

Keledai

Ayam dan hadist

Tahajud allah turun ke bumi

 

BAGAIMANA CARA MENGETAHUI APAKAH MALAIKAT ATAU SYAITHAN LAGI HADIR DI SEKITAR KITA?

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar.

Seringkali kita ingin mengetahui apa yang ada di sekitar kita, syaithan atau malaikat? Kita bingung bagaimana caranya. Kita sebagai ummat manusia memang dianugerahi mata untuk bisa melihat. Tapi tidak semua bisa kita lihat.
Contohnya, seperti syaithan dan malaikat. Kita memang tidak diberikan kemampuan oleh Allah Subhaanahu wa Ta’ala untuk melihat syaithan ataupun malaikat. Tapi ternyata Allah Subhaanahu wa Ta’alamemberikan keistimewaan tersendiri kepada beberapa hewan, sehingga mereka dapat melihat syaithan atau malaikat.Ada beberapa mitos yang mengatakan bahwa bila kita mendengar suara anjing yang mengonggong di malam hari, maka bertanda ada syetan di sekitar kita. Tapiapakah benar mitos itu nyata? Berikut penjelasannya:

ANJING DAN KELEDAI DAPAT MELIHAT SYAITHAN
Mitos bahwa anjing dapat melihat syaithan, ternyata benar‼ Tapi dalam hal ini, tidak hanya anjing. Keledai pun dapat melihat syaithan. Kedua hewan ini memang dapat melihat sesuatu yang tidak dapat kita lihat.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, bersabda:“Apabila kamu mendengar anjing menggonggong dan mendengar keledai meringkik, mintalah perlindungan kepada Allah SWT. Sesungguhnya mereka melihat apa yang tidak kamu lihat.” ( HR. Abu Daud dan Ahmad).

Kenapa anjing dan keledai dapat melihat syaithan?
Karena kedua hewan itu memiliki sistem visual yang berbeda dengan manusia. Pandangan mata manusia terbatas dan tidak dapat melihat apa yang berada di bawah sinar “inframerah” atau di atas sinar“ultraviolet”.
Berbeda dengan keledai dan anjing, hewan-hewan itu dapat melihat dengan sinar inframerah. Dan sedangkan syaithan itu sendiri berasal dari jin yang diciptakan dari api, yang berarti syaithan termasuk ke dalam lingkup inframerah. Dan karena itulah, anjing dan keledai dapat melihat syetan, tetapi tidak bisa melihat malaikat.

Kemudian bagaimanakah dengan ayam yang berkokok di malam hari?
Menurut mitos, jika kita mendengar ayam yang berkokok di malam hari, maka tandanya ayam tersebut melihat syetan.
Tetapi benarkah ayam dapat melihat syetan?
AYAM DAPAT MELIHAT MALAIKAT
Seringkali kita mendengar ayam berkokok sekitar pukul 3 pagi. Tapi ternyata ayam tersebut berkokok bukan karena melihat syaithan, melainkan melihat malaikat.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, bersabda,“Bila engkau mendengar suara ayam jantan maka mintalah karunia kepada Allah karena ia melihat malaikat….” ( #Shahih, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam sebelumnya memang pernah menyatakan bahwa di waktu-waktu utama yaitu di ⅓ (sepertiga) malam terakhir, maka Rabb akan turun ke langit dunia.
“Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam. Yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku berikan, dan siapa yang memohon ampun kepada-ku, maka akan Aku ampuni’.” ( #HR-Bukhari№ 1145 dan Muslim № 758).

KENAPA AYAM JANTAN DAPAT MELIHAT MALAIKAT?
Karena ayam jantan mampu melihat sinar ultraviolet. Sedangkan malaikat diciptakan dari cahaya sinar ultraviolet. Oleh karena itulah malaikat dapat dilihat oleh ayam jantan.
Jika malaikat datang, maka syaithan pun akan menghindar. Karena syetan terganggu bila melihat cahaya malaikat. Dengan kata lain jika sinar ultraviolet bertemu dengan sinar inframerah di satu tempat, maka sinar merah akan memudar.

Hikmahnya: (insyaa Allah bermanfaat), marilah kita berdo`a terutama sewaktu mendengar ayam berkokok di waktu yang tidak wajar. Bisa jadi, di waktu itu do`a kita di amin kan malaikat yang sedang hadir dan berada di sekitar kita disaat kita memang tidak dapat menjangkaunya (melihatnya). Dan ini juga seperti yang telah dijelaskan, bahwa waktu yang paling utama untuk Qiyamullail/shalat tahajjud adalah di ⅓ (sepertiga) malam terakhir, yaitu menjelang masuknya waktu shubuh, wallaahuàlam

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih .

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: