"Agar Engkau Mengerti Mengapa Allah Ta’ala Menikahkanmu Dengannya"

 

Ijab kabul

Nikah memelihara lebih sulit

Nikahi lah

 

"Agar Engkau Mengerti Mengapa Allah Ta’ala Menikahkanmu Dengannya"

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar

1.  Pasangan-mu
Itulah Mengapa Allah Menikahkanmu Dengannya

2. Mungkin suamimu tak pandai berkata…
Apalagi merayu dengan romantisme karya sastra…

3. Tapi mungkin dengan cara itulah Allah menjaga lisannya..
Menjauhkannya dari fitnah dunia yang tak halal baginya…

4. Mungkin suamimu tak pandai berkata..
Tapi heningnya menahan kita banyak bicara..

5. Memutus rantai kalimat sanggahan yang lahirkan perkara..
Sehingga keseimbangan suasana rumah tangga lebih terjaga..

6. Andai saja Allah ciptakan sebaliknya
Mungkin rumahmu bagai arena tarung laga
Ah…. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

7. Mungkin istrimu tak berparas mempesona
Apalagi secantik selebritis di warta berita..

8. Tapi mungkin lisannya selalu berucap kata mutiara
Yang terpancar dari jiwa yang terjaga…

9. Andai saja Allah menciptakan sebaliknya. Mungkin hatimu tak tenang saat jauh darinya…
Ah….. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

10. Mungkin suamimu bukanlah saudagar kaya..
Yang membawa pulang limpahan laba hasil usaha…

11. Namun meskipun besarannya begitu sederhana…
Mungkin ia selalu menjaga kehalalan apa yang dibawa..

12. Mungkin suamimu bukanlah pejabat yang bertahta..
Yang dihormati dan dipuja bawahannya

13. Tapi mungkin dibalik kedudukannya yang biasa..
Ia mampu menjadi imam yang baik bagi keluarga

14. Andai saja Allah menciptakan sebaliknya.
Mungkin belum tentu ia miliki derajat takwa.
Ah….. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

15. Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa…
Yang masakannya selezat pujasera…

16. Tapi mungkin ia pandai mendidik buah hatinya..
Memahat pribadi yang berkarakter mulia.

17. Mungkin istrimu bukanlah koki istimewa.
Yang terkadang masakannya itu-itu saja.

18. Tapi mungkin ia pandai mengatur alokasi harta
Sehingga pemberianmu tak terhambur percuma

19. Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin kecintaanmu akan terlalu berlebih padanya…

20. Melebihi cintamu pada Allah sang pemberi karunia..
Ah…. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya…

21. Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya…
Sehingga terlihat kau melakukan semuanya

22. Tapi mungkin ia sabar membantumu… meringankan pekerjaan rumah tangga..
Sehingga semua terlaksana dengan kerja sama..

23. Mungkin suamimu tak pandai terlibat merawat anaknya…
Sehingga terlihat minim perannya dalam keluarga…

24. Tapi mungkin ia sangat keras bekerja
Sehingga nafkah telah cukup terpenuhi lewat dirinya…

25. Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin banyak para gadis menanti dipinang nya

26. Jika suamimu terlalu sempurna…
Aaa…. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya…

27. Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Tak mampu menyulap rumah menjadi rapi tertata…

28. Tapi mungkin ia begitu cerdas menguasai matematika…
Sehingga anak yang cerdas dalam eksakta
Terlahir dari rahimnya karena genetika…

29. Mungkin istrimu tak mahir dalam mengurus rumah tangga..
Menambah sedikit tugasmu dalam membantunya bekerja..

30. Tapi mungkin ia begitu taat dalam beragama..
Membimbing anak-anak dalam kerangka syariat agama…

31. Sehingga meringankan kewajibanmu dalam membimbing keluarga

32. Andai saja Allah menciptakan sebaliknya
Mungkin kau merasa tugasmu telah tertunai sempurna.
Cukup sekedar menyempurnakan nafkah keluarga

33. Aaa….. itulah mengapa Allah menikahkanmu dengannya

34. Percayalah……
Selalu ada kebaikan dalam setiap ketetapan Allah Ta’ala
Maka temukanlah sebanyak-banyaknya rahasia dibaliknya..

35. Agar engkau mengerti mengapa Allah menikahkanmu dengannya…

36. Jikalau engkau masih sulit menemukan jawabannya…
Gantilah kaca matamu dengan kacamata syukur atas segala karunia…

37. Adalah hakmu jika engkau berharap khadijahmu menjadi lebih sempurna…
Asalkan kau siap membimbingnya dengan menjadi muhammad baginya…

Semoga manfa’at. (Copas dari @StatusNasehat) via FB Ustadz @raehanulbahraen.

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: