*** 3 DO’A MALAIKAT JIBRIL YANG DI’AAMIIN’KAN NABI MUHAMMAD SAW ***

Sholawat tulip

Bulan nabi

Ortu jangan sakiti

Puasa ibadah

Puasa penyelamat dari api neraka aidah

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar…

*** 3 DO’A MALAIKAT JIBRIL YANG DI’AAMIIN’KAN NABI MUHAMMAD SAW ***

Pada suatu ketika Rasulullah menaiki mimbar untuk membaca khotbah Jum’ah,
Seketika itu pula Nabi membaca “Aamiin” setiap menaiki tangga sampai 3 kali,sehingga membuat para Shahabat bertanya tanya.
Setelah selesai shalat,salah seorang Shahabat bertanya kepada Rasulullah:
“Ya Rasulullah,ada hal apa sehingga engkau membaca Aamiin,sedangkan tidak ada do’a yang dipanjatkan?”

Rasulullah menjawab:
“Ketika aku menaiki mimbar,Malaikat Jibril menghampiriku dan berdoa

SEMOGA DI JAUHKAN DARI SYURGA:

1).Orang yang mendengar namamu( Muhammad),tetapi tidak bershalawat kepadamu,

2).Orang yang tidak mau berbuat baik kepada kedua orang tuanya.

3).Orang yang melewatkan begitu saja saat datangnya bulan puasa
Lalu aku meng’aamiin’i setiap do’a yang dibacakan Malaikat Jibril itu”

Sungguh sangat celaka,bila kita yang mengaku umat Nabi Muhammad,tetapi tidak mau bershalawat ketika mendengar nama beliau disebut.
Karena,bershalawat juga merupakan bukti cinta kita kepada Rasulullah Kekasih Allah.

Sungguh sangat nista,jika seorang anak yang telah dibesarkan dengan kasih sayang dan cucuran keringat orangtuanya,tetapi setelah menikah ia lebih sayang kepada anak dan istrinya.

Sungguh sangat merugi,jika saat datang masa panen amal di bulan puasa ketika kebaikan dilipat gandakan,tetapi kita melewatkan begitu saja tanpa meningkatkan amal ibadah kita.

Semoga kita termasuk umat yang mencintai Rasulullah SAW dan termasuk hamba yang dicintai Allah SWT..

Aamiin Yaa Robbal’alamiin…

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: