KEADILAN SUMBER KEJAYAAN UMAT

Timbangan

 

KEADILAN SUMBER KEJAYAAN UMAT

jika kita menyoal kejayaan suatu umat sejak dahulu kala sampai saat sekarang maka hal itu erat kaitanya dengan tegaknya keadilan atau tidak pada umat itu sendiri? Keadilan dan kejayaan merupakan SUNNATULLAH. keduanya ibarat mata rantai yang tidak dimungkin dipisahkan.

– Baik Antara diri sendiri dengan orang lain?
– Baik antara atasan (pimpin, direktur, bos dll) dengan bawahan (pegawai, pembantu, pekerja)? Demikian pula.
– Baik antara yang besar (penguasa) dengan yang kecil (rakyat)?

Yang demikian itu, karena islam adalah agama yang sempurna dan paripurna.
– Jika dengan musuh maupun lawan kita diperintahkan untuk berlaku adil,
– Apalagi dengan tetangga, baik yang dekat maupun yang jauh??!!
– apalagi dengan sesama saudara yang seaqidah, semanhaj??!!
– Konon lagi bila orang tersebut adalah masih keluarga dengan kita??!!

Keadilan selamanya tidak akan mendatangkan melain KEBAIKAN dan KEJAYAAN bagi UMAT. Oleh karana itu, konsep inilah yang dipakai oleh Nabi kita Muhammad shallahu ‘alaihi wa shallam dalam semua sisi kehidupannya.

– Baik dalam masalah lahir maupun batin.
– Baik dalam perkara kecil maupun besar.
– Baik dalam masalah maupun dunia maupun agama.
Semoga Allah merahmatinya syeihul islam Ibnu taimiyah ketika beliau melantunkan sebuah ungkapan yang berhaq ditulis sejarah dengan tinta emas:

– Sesungguhnya keadailan merupakan sesuatu yang telah disepakati atas kebaikan dan pujiannya, bagi pelakunya. Sedangkang kedzaliman adalah sesuatu telah disepakati atas kejelekan dan kebenciannya bagi pekalunya”. (minhajus sunnah an-nabawiyah : 5/126).

– Semua perkara manusia tidak akan lurus melainkan dengan keadilan, oleh karena dikatakan :”Sesungguhnya Allah akan menegakkan sautu negri yang adil, walaupun mereka adalah orang-orang kafir dan Allah tidak akan menegakkan suatu negri yang dzalim walaupun mereka adalah orang-orang muslim”.

– Sesengguhnya dunia akan selalu lestari dengan keadilan dan kedzadilan dan tidak akan perna lestari dengan kedzaliman dan islam. (Al-istiqomah : 2/249).

– Wajib untuk berlaku adil, karena Allah memerintahkan dengan keadilan. Dan tersebut merupakan sesuatu yang telah disepakati oleh semua akal-akal manusia dan semua syariat-syariat (agama lain) telah mewajibkannya dan menganggapnya sebagai kebaikan”. (minhajus sunnah an-nabawiyah : 6/378).

Semoga Allah menjadikan kita semua orang-orang yang selalu menegakkan keadilan, dimanapun dan kapanmun kita berada.

By. Hamidin As-sidawy, Abu harits (15/4/1435H).

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: