Agar usia tak berlalu sia-sia by @jauharalzanki

Umur yg makin berkurang

 

 

~~~ Agar usia tak berlalu sia-sia ~~~

Bismillah, semoga tulisan ini menginspirasi kita untuk selalu berbuat baik .

Semangat selalu menimba ilmu, karena ia cahaya, petunjuk & sahabat yang setia. Ilmu membimbing & memuliakanmu. Cemerlang masa depanmu

Sahabat muslimkuku yang baik hati, izinkan sediki saaj saya becerita tentang usia .

Usia bukan sekedar deretan angka, bukan waktu yang berlalu begitu saja, bukan pula masa yang mengalir bebas tanpa batas, tapi usia akan diminta pertanggungjawabannya. Usia akan ditanya kelak di mahkamah Yang Maha Mulia. Untuk apa digunakan?

Saat ini, saat kita hidup, saat dikaruniai nikmat sehat dan waktu, sudah sepatutnya kita untuk mensyukurinya.

Caranya dengan manfaatkan karunia usia dengan sebaik-baiknya.

Belajar, menimba ilmu, memantapkan pemahaman, dan beramal kebajikan agar hidup lebih bermakna.

Tak layak kita lahir ke dunia lantas menggunakan usia seenaknya. Tak layak kita hidup hanya sekedar makan, bekerja, nikah, lantas meninggal dunia tanpa meninggalkan apa-apa.

Tak layak kita hidup hanya seperti itu saja.

Alangkah indah syair ini mengingatkan kita:

Isilah waktu jangan disia siakan . Rancanglah dengan teliti dan berkesan. Ilmu dicari luaskan pengalaman. Ibadah dilupa jangan.

Hidup dibina berlandaskan kebenaran. Semoga pulang dengan hati yang tenang. Masa di dunia hanyalah sementara.

Waktu di akhirat kekal selamanya. (Rabani, “Masa”)

Bila hidup tanpa berkarya, maka meninggal tak ada kenangannya.

Oleh karenanya kita harus berkarya agar menjadi insan yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.

Berkarya semampunya. Bila memiliki kelebihan potensi dan keluasan rizki bisa mendirikan lembaga pendidikan, menghidupkan organisasi, mengelola majelis, membangun perekonomian umat, menulis buku, dan lain sebagainya.

Mari berkarya agar hidup lebih bermakna, bermanfaat bagi keluarga, masyarakat dan umat dan umat.

Dalam berkarya, tentu kita butuh ilmu. Dengan demikian kita harus memiliki ilmu.

Sementara ilmu tidak bisa diperoleh tanpa belajar. Sehingga kita harus belajar agar memiliki ilmu untuk berkarya nyata.

Belajar selalu menimba ilmu. Ada pahala, surga, dan bahagia di sana. Insya Allah.

Demikian celotehan tak berharga dari orang awam tak berilmu. Mohon luruskan bila keliru. Mohon maaf atas segala kesalahan.

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: