*TEMPAT INIKAH YANG MEMBUAT ALLAH MURKA ?*

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk, samudera, teks dan luar ruangan

 

COPAS

Fazillah salim

*************

*TEMPAT INIKAH YANG MEMBUAT ALLAH MURKA ?*

Kenapa TGB Diam..??? Dan membanggakan tempat ini.

Akhir Tahun 97 saya diundang oleh Gubernur NTB ,Harun Al Rasyid kala itu, dalam sebuah sambutan rapat kerja nasional asosiasi media, beliau berkelakar, ” berlama lamalah di lombok, karna keolakan lombok yang luar biasa dan aduhai , disepanjang pantai disebuah pulau kecil anda bisa berkeliling pantai, dan jika haus tidak perlu kawatir, karena disepanjang pantai itu ada “sumur”

Singkat cerita, selesai rakernas kami bertiga ” M.Taufiq ( sekarang wakil ketua DPR DKI dari Gerindra ) , M.Fahri Muhammad pemilik Smart FM groups, Cahaya sinaga ( Komisaris bank Mandiri, dari barisan projo ) dan saya sendiri, menyewa kapal tradisional lalu saya mendatangi pulau kecil yang diceritakan oleh Gubernur NTB Harun Al Rasyid kala itu.

Ada pulau kecil orang lombok menyebut gili, gili itu terdiri dari “Gili Menok, Gili Trawangan dan Gili Air” di Gili trawangan ,ketika datang di bibir pantai masih banyak turis lokal, tetapi jika dibandingkan turis manca maka turis manca yang paling dominan. jarang turis lokal mau meng explor pulau kecil yang diceritakan oleh gubernur, kami berempat mengexplor pulaunkecil itu, ternyata apa yang dibilang gubernur betu adanya, disudut tenggara Gili trawangan ada sebuah pantai nan indah, jika kita datang menjadi mahluk yang aneh dan asing, karena hampir 100% orang yang ada di pantai itu semua tidak ada yang berpakaian, alias telanjang bulat terdiri kaum nudits, termasuk waitress yang melayani tamupun hanya menggunakan sehelai kain segitiga untuk menutup “itu” tanpa memakai bra ( maaf ) yang lain semua turis nudist.

Siang hari sepanjag pantai kami menelusuri pantai kehausan , kata gubernur banyak sumur untuk minum, ternyata “sumur” yang dibilang gubernur itu hanyalah ungkapan yang merupakan kepanjagan dari “susu dijemur ” ( maaf ) kehidupan persis kebun binatang, kami berempat merasa asing, lalu kapal bergerak ke Gili Menok, Gili menok lebih kecil dari Gili trawangan , tahun 97 an apa yang kami lihat lbh dahsyat dari Gili trawangan, sejak hadir sdh disambut oleh orang yang tida punya baju dan bahkan sampai di restaurant pun tak seorangpun yang menggunakan baju, pulau kecil itu sebenarnya pulau tertutup buat turis domestik, karena kebanyakan turis manca yang stay over di gili menok adalah turis manca terutama dari amerika, canada, eropa dan sebagian timur tengah dari dubai dan maroko. Staff gubernur menyampaikan kepada kami hanya turis yang the have yang bisa masuk di gili ini, kami bisa masuk karna mendapat permit dari gouvernur.

Antara gili menok dan gili air ada kapal wisata yang lalu lalang dari benoa bali dan berhenti di titik antara gili air dan menok, disitulah bagai hotel terapung tempat surganya para turis manca yang menikmati indahnya laut, hiburan ditengah laut dan liarnya pemuas hawa nafsu, kata staff yang mendampingi kami, dia bilang, puncak hiburan yang dihadiri oleh orang nudist itu berjalan sepanjang malam dengan hingar bingarnya.

Dalam hati saya bertanya tanya, lombok NTB sepanjang sejarah pemerintahan dipegang oleh orang muslim dan bahkan yang saat ini beliau ulama dan khuffadz al qur’an , tidak tahukah mereka akan tempat2 super maksiat itu ?

Lalu dimana , jika ada kemungkaran maka selesaikan dengan tanganmu?
Tidak adakah MUI di lombok / NTB yang tahu ttg tempat2 tsb.

Sebenarnya sdh lama saya ingin menulis ttg tempat 2 super maksiat di Lombok sejak ada gempa pertama kedua ketiaga hingga keempat.
Pagi ini saya tidak bisa ngemoet untuk mengungkap kan pengalaman kami, Tempat2 itu kah yang membuat Allah murka dengan banyaknya bencana di lombok ?? bob.150818

Fb Asyta arsyita alfaro

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: