“f e n o m e n a (Malam) Tahun Baru MALAM TASYABBUH SEDUNIA”

Tahun baru tidak merayakan nya

 

RENUNGAN UMAT ISLAM

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar

“f e n o m e n a (Malam) Tahun Baru MALAM TASYABBUH SEDUNIA”

Sungguh, engkau akan terkejut (heran) ketika memperhatikan
Interaksi (sebagian besar) Kaum Muslimin yang telah terpengaruh oleh orang2 kafir yang sudah melampaui batas.

KALIAN SAKSIKAN.., MEREKA MENGUTUK orang2 kafir DENGAN LISAN MEREKA, AKAN TETAPI,ANGGOTA BADANNYA MENGIKUTI (Cara Hidup,
Pola Pikir, Sikap, Serta Adat Kebiasaan mereka; orang2 kafir tsb).

Duhai., Saudaraku;
Para Pemuda/Pemudi
Yang (Kita) Telah di Muliakan dengan Agama (ISLAM) Ini.,
PIKIRKANLAH & COBALAH RENUNGKAN…

Akankah kita (ikut pula) menceburkan diri ke dalam Keramaian
(Malam Tahun Baru)???,
Dalam keramaian manusia; tempatnya bercampurnya laki2 & wanita
(walau pun dalam batas2 yang di anggap wajar)…???,
Atau akankah kita turut pula untuk merayakannya dengan berbagai dalih;
“(tapi, kita kan) hanya begini., begitu…” & 1001 macam alasan, dsb..?!
(bedakanlah berdalil dengan berdalih…),

ATAU PUN HANYA SEKEDAR MENIUP TEROMPET ALA yahudi..?!,

ATAU MEMBUNYIKAN LONCENG ALA nashrani..?!,

ATAU SEKEDAR BERMAIN KEMBANG API/MERCON ALA majusi..?!

ATAU PUN JUGA DENGAN HAL2/KESENANGAN2 YANG LAINNYA YANG (HAKIKATNYA)
JUGA DALAM RANGKA TURUT MERAYAKAN, MEMERIAHKAN,
MENIKMATI, & JUGA MENYAMBUT Malam Tahun Baru mereka..?!

Benarlah apa yang telah di sabdakan Nabi shallaLLAhu `Alaihi wa sallam;

“Sungguh kalian akan MENGIKUTI (menyerupai, meniru-niru) CARA-CARA
(gaya hidup, perilaku, pola pikir, ritual & adat kebiasaan, serta syi`ar-syi`ar) YANG ADA pada kaum sebelum kalian,
SEJENGKAL DEMI SEJENGKAL, SEHASTA DEMI SEHASTA.
Hingga meski pun mereka masuk ke lubang dhab (biawak), PASTI kalian mengikutinya pula.”

Seorang Sahabat bertanya:
“Ya RasuluLLAH, apakah kaum (sebelum kami) itu adalah yahudi & nashrani?”
Beliau shallaLLAHu `Alaihi wa sallam bersabda:
“Kalau bukan mereka siapa lagi?”
[Muttafaqun`Alayh].

Apakah kita rela ayah bunda kita di lemparkan ke dalam Neraka
karena tidak mendidik kita di atas Islam (yang benar)..?!

BERBAHAGIALAH WAHAI SAUDARAKU…!
DALAM KETERASINGAN
(orang2 asing/al-Ghuraba),
KITA AKAN TETAP BERTAHAN…!

BERBANGGALAH WAHAI SAUDARAKU & BERSYUKURLAH…!
SEBAB /ALLAH TABARAKA WA TA`ALA TELAH MENTAQDIRKAN KITA
HIDUP DI ATAS FITHRAH; DI ATAS (AGAMA) ISLAM YANG TELAH SEMPURNA INI
(lihat: QS. AL-MAA_IDAH [005]: 3),

YANG JUGA MERUPAKAN AGAMA SELURUH PARA NABI & RASUL `ALAYHIMUSH-SHALATU WAS-SALAM.

RENUNGKANLAH (Saudaraku)
sekali ini lagi… Akankah kita tetap turut jua dalam keramaian (perayaan)
Malam Tahun Baru
(yang sudah jelas menjadi Hari Besar/Hari Raya mereka, serta Salah Satu syi`ar mereka) kaum (kafir) yang juga jelas
PERMEMUSUHANNYA & (HAKIKATNYA) INGIN MENGHANCURKAN
AGAMA (ISLAM) INI..?!
(lihat QS. AL-BAQARAH [002]: 120).,

YANG AKAN MENJAUHKAN KITA DARI AGAMA (ISLAM) INI..?!,
MEMBUAT KITA BERPALING DARI KEBENARAN
(untuk mencari pembenaran)..?!,
& BERTASYABBUH (MENIRU, MENYERUPAI, TAQLID/IKUT-IKUTAN)
KEPADA mereka..?!

Ingatlah Selalu Pesan Nabi shallaLLAHu `Alaihi wa sallam Ini;
“MAN TASYABBAHA BIQAUM, FAHUWA MINHUM;
Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongannya.”
[HR. Ahamad & lainnya; di shahihkan oleh Syaikh al-Albany dalam al-Irwa` (1269)].

Apakah Kita (Tetap) Rela Mencampur Baurkan `Aqidah Kita
Antara Keimanan & Kekafiran..?!
Atau Bahkan Kita Mau Meremehkannya..?!”
LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH . . .
Semoga Bermanfaat . . .

{ Ummu Nurul }

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: