SUATU HARI KUINGIN KEMBALI KESINI BERSAMA DIA YANG ENGKAU TULISKAN BERSAMAKU

 

Umroh

Cadar depan kabbah

Kabbah kamar tdr

Kabbah new

 

SUATU HARI KUINGIN KEMBALI KESINI BERSAMA DIA YANG ENGKAU TULISKAN BERSAMAKU

Ya Allah,
dengan jiwa raga penuh cinta aku datang ke rumahMu
penuhi panggilanMu bergaung di telinga,
getarkan sukma terdalamku
aku kecil dihadapan keagunganMu kebesaran kekuasaanMu
aku bahagia bisa berthawaf seperti yang Rasulullah contohkan
aku senang bertemu saudara saudari seiman seakidah
aku senang datang ke sini
sungguh bahagia
sangat senang

Ya Allah,
aku bersandar di tiang marmer ini penuh cinta
memandang Kaaba Rumah kemuliaan langit dan bumi
Cinta perpisahanku di tanah suciMu sebelum pulang
rinduku tak akan pernah padam meski sekejap sesaat
dan akan kuingat kubawa dalam dadaku
saat-saat setiap kali thawaf berdesak-desakan
melambaikan tangan pada rumahMu

Labbaik Allahumma Labbaik.
Labbaik, La Shareek Laka, Labbaik.
Innal Hamdah, Wan Ne’matah, Laka wal Mulk,
La Shareek Laka

Betapa nikmatnya mendekat, menyentuh,
lalu mencium Hajar Aswad suciMu
dalam cinta, dalam cinta dan dalam cinta padaMu…
teringat kala Nabiyullah Adam membangun rumah pertama ini
terbayang saat Nabiyullah Ibrahim melepas nabiyullah Ismail
meresapi masa Rasulullah tercinta membersihkan Kaaba dari berhala
lalu waktu seperti melompat sangat cepat dari masa itu ke saat ini
air mataku tak berhenti membasahi pipi merah ini
betapa inginnya aku ada dalam keimanan ini selamanya
betapa aku takut tergolong kaum yang lalai ingkar

Ya Allah,
Bukannya aku takut menjalani hidupku
Sebab hidup matiku telah kuserahkan padaMu
Sungguh tak peduli siapapun
Meski kumbang-kumbang jantan terus berdatangan tanpa henti padaku
Dari berbagai arah setiap saat
Berbagai upaya mereka tempuh tuk dapatkan hatiku
Yang kujaga dengan penjagaanMu berlapis-lapis
Aku mati rasa cinta

Tapi
Aku terkadang sering bertanya dalam sunyi
“Akankah aku sendiri terus dalam mencintaiMu ?
Aku khawatir bila kelak menikah,
Suamiku ternyata bukan lelaki ideal seperti khayalku
Atau dia terlalu rendah cintanya padaMu tak sepertiku
Yang bila aku melihatnya saja seperti menambah dosa saja
Entahlah

Aku bertanya padaMu dalam bisikan,
Apa yang harus kulakukan?
haruskah aku menunggu Lelaki Super Sholeh datang
Atau kucari seseorang biasa saja
yang hatinya dan hatiku ternyata telah saling bicara,
bercanda dan menyapa selama ini
melepas semua baju kebesaran sebenarnya
Sebab aku tetap muslimah biasa juga seperti lainnya
dan dia muslim biasa juga
tapi kami punya tekad bersama menjadi luar biasa
di bumi dan di langitMu…”

Ya Allah,
Segerakan aku dan dia bertemu bila memang kehendakMu
Tambahkanlah getaran-getaran hatiku padanya
Tambahkanlah, kuatkan aku Ya Allah
Tuangkan dalam dirinya cawan cintanya padaku karenaMu
Lelaki biasa yang mencintai aku karenaMu sungguh indah
dan aku ridho dan percaya takdir maghligai indah dan suci
Aku akan taat sebagai istri padanya tanpa syarat
Sebab Percaya Engkau punya rahasia-rahasia indah dibalik ini semua
Dan aku siap menghadapi apapun di depan sana bersamanya

Ya Allah,
Suatu hari kuingin kembali kesini
Ke rumahMu
Bersama dia yang Kau pilihkan untukku
Suamiku tercinta sang pemanah hatiku
di dunia ini hingga akhirat nanti
Selamanya.

Irfan Hidayat
18082010 —

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: