‘L.O.L’

 

 

‘L.O.L’

1.Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
SubhanAllah Alhamdulillah Allahu Akbar…

-L.O.L-
Sebelum kita Laugh Out Loud. Coba kita mengingat satu dosa saja yang kita lakukan. Sudah

2. Sekarang.. Silahkan berfikir sejenak.. bagaimana jika bertumpuk-tumpuk dosa…??!!

3. Kita hanya mampu mengingat dosa-dosa yang kita anggap besar saja. Itu juga kalau kita ingat..

4. Akan tetapi…ternyata terlalu banyak dosa yang kita remehkan ternyata sangat berbahaya bagi kita di akhirat kelak

5. Ingat! Allah Ta’ala tidak akan lupa sama dosa dosa kita.

6. Dan suatu saat, dosa yang kita remehkan menjadi sebuah ‘flashback’ pengingat. Dan, kita akan mengingat dosa-dosa kita secara detail…

7. "Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang. Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya"

8. (QS An-Naazi’aat : 34-35)

9. Tidak takutkah kita? Berfikirkah kita? Jangan Merasa Aman… Renungkanlah…
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

10. "Surga dan neraka ditampakkan kepadaku, maka aku tidak melihat tentang kebaikan dan keburukan seperti hari ini

11. Seandainya kamu mengetahui apa yang aku ketahui, kamu benar-benar akan sedikit tertawa dan banyak menangis.

12. Anas bin Mâlik – perawi hadits ini mengatakan,

13. "Tidaklah ada satu hari pun yang lebih berat bagi para Sahabat selain hari itu. Mereka menutupi kepala mereka sambil menangis sesenggukan.

14. [HR. Muslim, no. 2359]

15. Hadits ini mengingatkan kita untuk berfikir serta mempunyai rasa takut terhadap siksa Allah Azza wa Jalla.

16. Hendaknya kita juga tidak memperbanyak tertawa, karena banyak tertawa menunjukkan kelalaian dan kerasnya hati.

17. Sudah berkurangkah L.O.L kita?

18. Semoga manfa’at. Didapat dari Instagram DiariesImage.

Wa’alaikum sallam warohmatullahi wabarokatuh.
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Walahaulawala Quwwata illabilla hil ‘aliyil ‘azhim. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa ‘ala ali Muhammad. Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih.

 

 

 

     

     

Iklan

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: